Rio Ngumoha Bersinar saat Liverpool Kalahkan Villarreal, Andoni Iraola Beri Pujian

Andoni Iraola memuji perkembangan Rio Ngumoha setelah Liverpool menaklukkan Villarreal 4-3 di Liga Champions.

Bola.com, Jakarta - Liverpool menekuk Villarreal 4-3 pada laga Liga Champions di Anfield, Rabu (21/10/2026) dini hari WIB, dengan Rio Ngumoha tampil menonjol lewat dua assist yang membantu kebangkitan tuan rumah. Andoni Iraola menilai winger 18 tahun itu kian komplet dalam menjalankan peran di tim.

Tim tamu sempat memimpin dua gol lebih dulu setelah Georges Mikautadze dan Sergi Cardona memanfaatkan kesalahan lini belakang The Reds. Namun, Alexis Mac Allister dan Ronald Araujo membalas sebelum jeda untuk menyamakan skor.

Selepas turun minum, Ngumoha kembali berperan lewat umpan silang yang dituntaskan Mac Allister pada menit ke-65. Florian Wirtz memperbesar keunggulan Liverpool, sementara gol Tani Oluwaseyi pada menit ke-87 membuat akhir laga tegang, sebelum skor 4-3 bertahan.

Kemenangan ini menjadi yang ketiga beruntun bagi Liverpool di fase liga Liga Champions. Ngumoha juga mencatat rekor pribadi sebagai pemain termuda ketiga yang membukukan lebih dari satu assist dalam satu pertandingan Liga Champions, pada usia 18 tahun dan 52 hari.

Simak jadwal lengkap pertandingan Liga Champions yang akan berlangsung di sini.

Yuk gabung channel whatsapp Bola.com untuk mendapatkan berita-berita terbaru tentang Timnas Indonesia, BRI Liga 1, Liga Champions, Liga Inggris, Liga Italia, Liga Spanyol, bola voli, MotoGP, hingga bulutangkis. Klik di sini (JOIN)

Iraola Nilai Ngumoha Terus Berkembang di Liverpool

Andoni Iraola mengapresiasi langkah maju Rio Ngumoha dalam beberapa aspek permainan. Menurutnya, penempatan yang lebih sering di sisi kanan membuat sang winger mampu mengeksplorasi peran berbeda dan beradaptasi dengan kebutuhan tim.

Perubahan itu terasa saat Liverpool harus merespons tekanan Villarreal. Ngumoha sempat kesulitan membantu fase bertahan pada babak pertama, tetapi Iraola menilai performanya meningkat setelah jeda, seiring kontribusi langsung pada gol ketiga tuan rumah.

"Saya sangat senang dengan Rio. Dia berusaha memperbaiki semua hal yang kami coba benahi. Dia sekarang lebih sering bermain di sisi kanan dan mampu beradaptasi dengan sangat baik," kata Iraola.

"Dia semakin sering bergerak ke tengah. Pada babak pertama, dia kesulitan dalam bertahan, tetapi penampilannya jauh lebih baik pada babak kedua. Dia sedang berkembang menjadi pemain yang lebih komplet, padahal usianya masih 18 tahun," lanjutnya.

Iraola Jelaskan Perubahan Taktik Liverpool

Iraola menjelaskan penyesuaian strategi ketika menghadapi Villarreal yang berupaya menguasai area tengah. Staff pelatih merespons dengan mengubah penempatan pemain untuk mengoptimalkan jalur serangan dan menutup ruang lawan.

Ryan Gravenberch dipasang sebagai bek kanan agar dapat berkolaborasi dengan Ngumoha, menambah daya gedor dari sisi tersebut. Liverpool juga lebih memusatkan permainan ke sisi kiri, langkah yang membantu mereka menutup babak pertama dengan baik dan mengawali paruh kedua secara positif.

"Pada babak pertama, mereka menumpuk banyak pemain di area tengah. Kami memutuskan menempatkan Ryan Gravenberch sebagai bek kanan agar dia bisa bekerja sama dengan Rio dan memberikan ancaman lebih besar. Saya sangat menghargai Ryan," ujar Iraola.

"Kami memutuskan untuk lebih memusatkan permainan ke satu sisi dan memberikan lebih banyak bantuan di sebelah kiri. Dari situ, kami mampu menutup babak pertama dengan baik dan mengawali babak kedua dengan sangat bagus," tambahnya.

Sumber: FotMob

Persaingan Panas di Liga Champions

Video Populer

Foto Populer