Como Mengguncang Liga Champions: Lumat Lens 9-1, Samai Rekor Kemenangan Terbesar

Como masuk buku sejarah Liga Champions usai hancurkan Lens 9-1.

Bola.com, Jakarta - Como mencatatkan sejarah di Liga Champions setelah meraih kemenangan telak 9-1 atas Lens, Kamis (5-11-2026) dini hari WIB.

Hasil tersebut membuat klub asal Italia itu menyamai rekor kemenangan terbesar sepanjang sejarah kompetisi.

Como menyamai selisih delapan gol yang sebelumnya ditorehkan Liverpool dan Real Madrid.

Liverpool pernah menang 8-0 atas Besiktas, sedangkan Real Madrid mencatatkan skor serupa ketika menghadapi Malmo.

Selain itu, Como menjadi tim pertama sejak 1971 yang mampu mencetak sembilan gol dalam laga tandang di Piala Eropa.

Mereka juga menjadi klub kedua setelah Bayern Munchen yang membukukan sembilan gol dalam satu pertandingan Liga Champions.

Yuk gabung channel whatsapp Bola.com untuk mendapatkan berita-berita terbaru tentang Timnas Indonesia, BRI Liga 1, Liga Champions, Liga Inggris, Liga Italia, Liga Spanyol, bola voli, MotoGP, hingga bulutangkis. Klik di sini (JOIN)

Malam Gila

Kemenangan ketiga dari empat pertandingan membawa Como naik ke peringkat keempat klasemen dengan koleksi sembilan poin.

Hasil tersebut juga melanjutkan perjalanan impresif mereka pada musim debut di Liga Champions dengan torehan 19 gol.

"Ini malam yang luar biasa," ujar kapten Como, Lucas Da Cunha, dikutip dari Reuters.

"Kami memulai pertandingan dengan hasrat besar. Kami ingin meraih tiga poin, seperti yang selalu kami lakukan, dan malam ini kami berhasil mewujudkannya.

"Ini malam yang gila dengan hasil yang luar biasa, tetapi kami tidak boleh terlalu terbawa suasana," lanjutnya.

Hasil Mencolok

Como sudah unggul 3-0 pada babak pertama, dengan Anastasios Douvikas mencetak dua gol. Setelah turun minum, mereka kembali menggetarkan gawang Lens sebanyak lima kali hanya dalam rentang 22 menit.

Douvikas melengkapi hattrick dalam periode tersebut. Lens sempat memperkecil ketertinggalan melalui Ruben Aguilar, sebelum Matteo Papaccioli menutup pesta gol Como pada masa injury time.

Perjalanan Como di Liga Champions musim ini telah menghadirkan sejumlah hasil mencolok. Mereka sebelumnya juga meraih kemenangan 4-1 atas RB Leipzig dan Manchester United.

Koleksi 19 gol Como dalam empat pertandingan pertama di kompetisi Eropa utama menyamai rekor Queens Park Rangers pada 1976.

QPR sebelumnya menjadi klub dengan jumlah gol terbanyak dalam empat laga awal di kompetisi Eropa utama.

Tim asuhan Cesc Fabregas selanjutnya akan menghadapi AEK Athena dan Real Betis. Como kemudian bakal menjalani dua pertandingan yang lebih berat pada League Phase, yakni melawan Paris Saint-Germain dan Barcelona.

Lens Catat Kekalahan Terburuk

Di sisi lain, Lens harus menerima kekalahan memalukan di hadapan pendukung sendiri. Klub Prancis tersebut berada di peringkat ke-33 klasemen dengan raihan tiga poin.

Kekalahan 1-9 dari Como menjadi yang terbesar bagi klub asal Prancis sepanjang sejarah Liga Champions.

Lens juga menjadi tim pertama dari lima liga top Eropa yang kebobolan sembilan gol di kandang sendiri dalam kompetisi Eropa.

"Satu-satunya kata yang terlintas di benak saya adalah perasaan terhina," kata Yannick Cahuzac, pelatih Lens, kepada Canal+.

"Kami didominasi dalam setiap aspek permainan. Sulit untuk menjelaskannya.

"Kebobolan dengan skor seperti itu sudah melampaui apa yang bisa dijelaskan melalui rencana permainan," ucapnya.

 

Sumber: Reuters

Video Populer

Foto Populer