Bola.com, Jakarta - Sebuah tendangan voli yang melambung di atas mistar, eksekusi tendangan bebas khas yang justru membentur pagar betis, hingga selebrasi yang terhenti karena gol dianulir akibat offside.
Berbagai momen mengecewakan itu mewarnai pertandingan terakhir Cristiano Ronaldo bersama Timnas Portugal.
Situasi tersebut seolah menggambarkan kenyataan yang telah berubah dalam perjalanan karier Ronaldo. Pemain yang pernah menjadi salah satu sosok paling mematikan di sepak bola, kini justru dianggap sebagai beban bagi timnya.
Bagi banyak orang, kemerosotan Ronaldo terasa begitu menyakitkan. Pemain asal Madeira itu selama bertahun-tahun memikat dunia lewat kemampuan luar biasa, atletisme yang seolah tak mengenal usia, serta kepribadian yang selalu menarik perhatian.
Namun, babak terakhir karier internasionalnya tidak berakhir seperti dongeng. Perjalanan gemilangnya justru ditutup dengan momen yang sulit dikenang.
Aljazeera menjadi satu di antara media internasional ternama yang mengulas secara khusus seputer pensiunnya Ronaldo dari Timnas Portugal.
Ronaldo meninggalkan tim nasional dengan sederet pencapaian individu yang sulit ditandingi pemain lain.
Ia tercatat sebagai pemegang rekor penampilan terbanyak di level internasional, yakni 234 kali, sekaligus pencetak gol terbanyak dengan koleksi 146 gol.
"Portugal akan selalu menjadi bagian dari diri saya," kata pemain berusia 41 tahun itu dalam video berdurasi lima menit yang dibagikan pada Kamis.
Pernyataan tersebut menjadi salam perpisahan kepada tim yang pertama kali dibelanya pada 2003.
Tampil perkasa dan memesona, Garudayaksa FC menuntaskan ambisi mengamankan tiga angka usai bentrok kontra PSS Sleman pada laga pekan kedelapan BRI Super League 2026/2027, Minggu (1-11-2026) malam WIB.
Yuk gabung channel whatsapp Bola.com untuk mendapatkan berita-berita terbaru tentang Timnas Indonesia, BRI Liga 1, Liga Champions, Liga Inggris, Liga Italia, Liga Spanyol, bola voli, MotoGP, hingga bulutangkis. Klik di sini (JOIN)
Tak Lagi Mengejutkan
:strip_icc():format(webp)/kly-media-production/medias/8262253/original/088990800_1781776534-portugal_cristiano_ronaldo_vs_congo-4.jpg)
Keputusan Ronaldo mengakhiri karier internasional sebenarnya tidak terlalu mengejutkan. Beberapa pekan sebelum pengumuman tersebut, namanya menjadi pusat kontroversi.
Situasi itu membuat penggemar dan kritikus bertanya-tanya apakah perjalanan sang kapten bersama Portugal memang telah mencapai penghujungnya.
Pengaruh Ronaldo yang mulai berkurang di lapangan, perselisihan terbuka dengan pelatih Portugal, Jorge Jesus, serta pernyataan hampir 2.000 kata setelah ia meninggalkan pemusatan latihan secara mendadak menjadi bahan perbincangan luas di dunia sepak bola.
Pada akhirnya, semua itu mengiringi keputusan Ronaldo untuk pensiun dari tim nasional.
Mantan pemain Liverpool yang kini menjadi pundit, Jamie Carragher, turut menyoroti sikap Ronaldo dalam podcast "The Overlap".
"Dia ingin manajer keluar dan berkata, 'Saya telah mencadangkan pemain dengan kaliber Pele dan (Diego) Maradona,’” ujar Carragher.
"Bagaimana seseorang bisa mengatakan hal seperti itu tentang dirinya sendiri? Gila, bukan?"
Pengaruh Ronaldo di Timnas Portugal Mulai Menurun
:strip_icc():format(webp)/kly-media-production/medias/5169431/original/018889000_1742528887-000_37D33EC.jpg)
Selama lebih dari dua dekade, Ronaldo menjadi sosok yang sulit diabaikan setiap kali mengenakan seragam Portugal.
Ia membawa Selecao meraih trofi mayor pertama dalam sejarah mereka, yakni gelar Euro 2016. Setelah itu, Ronaldo turut membantu Portugal menjuarai UEFA Nations League pada 2019 dan 2025.
Namun, situasi mulai berubah pada 2022.
Ronaldo, yang sebelumnya dipuja sebagai pahlawan, perlahan mendapat sorotan berbeda ketika tampil di Piala Dunia Qatar. Minimnya gol membuatnya kehilangan tempat di starting XI dalam dua pertandingan penting fase gugur.
Penampilan serta sikapnya juga menuai kritik ketika Portugal akhirnya tersingkir di perempat final.
Situasi serupa kembali terjadi pada Euro 2024. Piala Dunia 2026 kemudian menjadi penampilan terakhir Ronaldo di panggung terbesar sepak bola.
Di Piala Dunia 2026, ia mencetak tiga gol, termasuk gol pertamanya sekaligus satu-satunya di fase gugur.
Ronaldo menutup kiprahnya di Piala Dunia 2026 dengan catatan sebagai pemain pertama yang mampu mencetak gol dalam enam edisi berbeda. Kendati demikian, pencapaian individu itu tidak membawanya meraih trofi yang selama ini diidamkan.
Portugal tersingkir pada babak 16 besar setelah kalah dari Spanyol, yang kemudian keluar sebagai juara. Dengan hasil tersebut, impian Ronaldo untuk mengangkat trofi Piala Dunia tidak pernah terwujud.
"Saya telah memenangi Euro 2016 dan, bagi saya, itu sama pentingnya dengan Piala Dunia. Trofi itu akan selalu bersama saya," kata pemenang lima Ballon d'Or tersebut, tahun ini.
Pernyataan itu seolah menunjukkan Ronaldo mulai menerima akhir perjalanan internasionalnya yang pahit.
Nama Ronaldo Tetap Mendunia
:strip_icc():format(webp)/kly-media-production/medias/8359730/original/054220900_1782235074-063_2282965616.jpg)
Sepanjang kariernya, Ronaldo kerap dibandingkan dengan legenda Argentina, Lionel Messi. Persaingan keduanya memicu perdebatan panjang mengenai siapa yang pantas menyandang status pemain terbaik sepanjang masa atau greatest of all time (GOAT).
Karena itu, keputusan Ronaldo mengakhiri karier internasional setelah Messi lebih dahulu melakukannya terasa seperti sebuah ironi. Meski demikian, perpisahan keduanya berlangsung dalam suasana yang berbeda.
Messi mendapat penghormatan meriah setelah membawa Argentina mencapai final Piala Dunia untuk kedua kalinya secara beruntun.
Sementara itu, Ronaldo meninggalkan Portugal setelah periode penuh ketegangan di dalam tim. Ia juga kemungkinan tidak memperoleh kesempatan untuk mengucapkan salam perpisahan secara langsung di atas lapangan.
Kendati demikian, pengumuman pensiun Ronaldo tetap disambut dengan banyak ungkapan penghormatan dari penggemar dan berbagai tokoh sepak bola.
Ronaldo kerap disebut sebagai idola masa kecil oleh sejumlah rekan setimnya, baik di level klub maupun tim nasional. Ia juga termasuk salah satu figur paling terkenal di dunia.
Aljazeera menulis, di taman terdekat sekalipun, bukan hal sulit untuk menemukan anak-anak yang mengenakan jersey bertuliskan "Ronaldo 7” sambil bermain sepak bola.
Popularitas Ronaldo juga tidak terbatas pada dunia olahraga. Ia menjadi kekuatan komersial bagi tim nasional maupun klub yang dibelanya, dengan daya tarik yang melampaui sepak bola.
Presiden FIFA, Gianni Infantino, turut memberikan penghormatan kepada Ronaldo.
"Tidak banyak pemain yang mampu menyentuh hati penggemar sepak bola di seluruh dunia seperti Cristiano," kata Infantino.
"Kariernya ditandai oleh bakat luar biasa, tekad yang tak pernah padam, serta keinginan kuat untuk terus melampaui batas dari apa yang mungkin dilakukan," tambah pria Swiss-Italia tersebut.
Ronaldo Selalu Mengundang Perdebatan
:strip_icc():format(webp)/kly-media-production/medias/8261560/original/020942400_1781744954-AP26168812020257.jpg)
Popularitas besar yang dimiliki Ronaldo juga membuatnya terus berada dalam sorotan. Aksi, kemampuan, dan keterampilannya di lapangan mengukuhkan reputasinya sebagai salah satu pemain terbaik sepanjang masa.
Namun, perilakunya ketika bertanding serta anggapan dirinya arogan juga membuat opini publik terbelah.
Dalam wawancara terbaru dengan The Athletic, mantan manajer Manchester United, Erik ten Hag, membahas persoalan yang pernah dihadapinya bersama Ronaldo.
Ten Hag menuding sang pemain beberapa kali tidak mengikuti sesi latihan ketika menjalani periode keduanya di klub tersebut. Ia juga menyebut Ronaldo tidak mampu meningkatkan detak jantungnya hingga level yang dibutuhkan ketika berlatih.
Bagi sebagian orang, Ronaldo merupakan ikon yang mengubah wajah sepak bola Portugal. Namun, pihak lain justru mempertanyakan kecenderungannya untuk lebih mengutamakan kepentingan individu.
Perdebatan mengenai bagaimana seharusnya Ronaldo dikenang mungkin akan terus berlangsung selama bertahun-tahun.
Namun, satu hal yang pasti, warisan kariernya yang penuh dinamika mungkin paling tepat dirangkum melalui slogan terkenal mantan klubnya, Manchester United: "Dibenci, dipuja, tak pernah diabaikan."
Sumber: Aljazeera
:strip_icc():format(webp)/kly-media-production/medias/9392105/original/032795300_1793978214-Ronaldo_Waves.jpg)
:strip_icc():format(webp)/kly-media-production/medias/9304394/original/038011800_1784714028-500x656_-_Trilogi_Bola_Putri_ALT.png)
:strip_icc():format(webp)/kly-media-production/medias/9325940/original/066277700_1786947216-WhatsApp_Image_2026-08-17_at_12.20.24__1_.jpeg)
:strip_icc():format(webp)/kly-media-production/medias/9331213/original/098579800_1787506421-WhatsApp_Image_2026-08-23_at_23.39.40-Thailand_juara.jpg)
:strip_icc():format(webp)/kly-media-production/medias/9327273/original/057541200_1787090211-Foto_1.jpg)
:strip_icc():format(webp)/kly-media-production/medias/9331132/original/084809100_1787485316-WhatsApp_Image_2026-08-23_at_18.27.53-Malaysia.jpg)
:strip_icc():format(webp)/kly-media-production/medias/9331049/original/087222300_1787473134-jordan-2-.jpg)
:strip_icc():format(webp)/kly-media-production/medias/9331081/original/061168000_1787479638-WhatsApp_Image_2026-08-23_at_16.45.25.jpg)
:strip_icc():format(webp)/kly-media-production/medias/9330163/original/090749500_1787327583-WhatsApp_Image_2026-08-21_at_22.17.32__1_-Indonesia_vs_Yordania.jpg)
:strip_icc():format(webp)/kly-media-production/medias/9330058/original/080861400_1787311712-WhatsApp_Image_2026-08-21_at_17.30.36-Thailand.jpg)
:strip_icc():format(webp)/kly-media-production/medias/9330162/original/084467300_1787327583-WhatsApp_Image_2026-08-21_at_22.28.12-Indonesia_vs_Yordania.jpg)
:strip_icc():format(webp)/kly-media-production/medias/8359730/original/054220900_1782235074-063_2282965616.jpg)
:strip_icc():format(webp)/kly-media-production/medias/9326084/original/081519200_1786955669-messi.jpg)
:strip_icc():format(webp)/kly-media-production/medias/732413/original/037610200_1409819621-000_DV1792781.jpg)
:strip_icc():format(webp)/kly-media-production/medias/7845662/original/097107000_1780668046-20260605BL_Timnas_Indonesia_Vs_Oman_FIFA_Matchday_2026-03.jpg.jpeg)
:strip_icc():format(webp)/kly-media-production/medias/9308723/original/067808700_1785171639-20260727BS_Timnas_Indonesia_vs_Kamboja_07.jpg)
:strip_icc():format(webp)/kly-media-production/medias/9366130/original/016498100_1791253536-033A5626.jpg)
:strip_icc():format(webp)/kly-media-production/medias/9308715/original/025386000_1785170912-20260727BS_Timnas_Indonesia_vs_Kamboja_01.jpg)
:strip_icc():format(webp)/kly-media-production/medias/7903638/original/073021500_1780733997-20260605BL_Timnas_Indonesia_Vs_Oman_FIFA_Matchday_2026_34.jpg)
:strip_icc():format(webp)/kly-media-production/medias/8259075/original/006227600_1781447167-Turki_vs_Australia-2.jpg)
:strip_icc():format(webp)/kly-media-production/medias/9333552/original/042852300_1787795490-WhatsApp_Image_2026-08-27_at_08.23.16.jpeg)
:strip_icc():format(webp)/kly-media-production/medias/9361171/original/085985600_1790680525-verdonk.jpg)
:strip_icc():format(webp)/kly-media-production/medias/9290287/original/000483800_1783449810-me1.jpg)
:strip_icc():format(webp)/kly-media-production/medias/9329375/original/078708000_1787275749-FIFA.jpg)
:strip_icc():format(webp)/kly-media-production/medias/4265162/original/053966100_1671397771-20221219-Selebrasi-Argentina-AP-11.jpg)
:strip_icc():format(webp)/kly-media-production/medias/9392111/original/061926500_1793979752-1000139672.jpg)
:strip_icc():format(webp)/kly-media-production/medias/9392107/original/027044000_1793978946-1000139679.jpg)
:strip_icc():format(webp)/kly-media-production/medias/9391306/original/037354900_1793888778-Madura_United_vs_Arema_FC.jpg)
:strip_icc():format(webp)/kly-media-production/medias/9391991/original/040813700_1793961483-884986821_18130358621504418_2597645139520831508_n.jpg)
:strip_icc():format(webp)/kly-media-production/medias/9308682/original/027663600_1785164817-20260727WP_Persebaya_vs_Persija_03.jpg)
:strip_icc():format(webp)/kly-media-production/medias/4353254/original/017884800_1678416316-AP23068656813679.jpg)
:strip_icc():format(webp)/kly-media-production/medias/8380798/original/058541300_1782259430-Didier_Deschamps.jpg)
:strip_icc():format(webp)/kly-media-production/medias/1471449/original/001403300_1484296471-Manchester_United_Vs_Liverpool_02.jpg)
:strip_icc():format(webp)/kly-media-production/medias/735220/original/033540000_1410344361-000_Hkg9628601.jpg)
:strip_icc():format(webp)/kly-media-production/medias/5404083/original/016927800_1762372165-qarabag-vs-chelsea-2.jpg)
:strip_icc():format(webp)/kly-media-production/medias/9391381/original/061645500_1793901235-AP26295677253007.jpg)
:strip_icc():format(webp)/kly-media-production/medias/679538/original/Giggs.jpg)
:strip_icc():format(webp)/kly-media-production/medias/9336119/original/053091100_1788135012-Real_Madrid_s_Jude_Bellingham.jpg)
:strip_icc():format(webp)/kly-media-production/medias/9304346/original/002496100_1784713022-JJ_Gabriel.jpg)
:strip_icc():format(webp)/kly-media-production/medias/5473220/original/077080500_1768392787-2.jpg)
:strip_icc():format(webp)/kly-media-production/medias/9391388/original/090511600_1793918230-000_D3ZJ9YR.jpg)
:strip_icc():format(webp)/kly-media-production/medias/9390730/original/062112700_1793856063-IMG_6642.jpg)
:strip_icc():format(webp)/kly-media-production/medias/9390685/original/032053800_1793854322-0L5A4786.jpg)
:strip_icc():format(webp)/kly-media-production/medias/9390614/original/072284600_1793851279-site_1_image_870x_6aeaf7b89c087.jpg)
:strip_icc():format(webp)/kly-media-production/medias/5419161/original/046390200_1763641138-Dasco_bertemu_Prabowo.jpg)
:strip_icc():format(webp)/kly-media-production/medias/9390460/original/041272200_1793841138-Screenshot_2026-11-05-07-11-26-60_40deb401b9ffe8e1df2f1cc5ba480b12.jpg)
:strip_icc():format(webp)/kly-media-production/medias/9390466/original/044488600_1793841777-IMG_5525.jpg)