Sukses


Rute yang Harus Dilalui Wakil Indonesia pada PUBG SEA Championship 2019 Menuju PUBG Classic

Bola.com, Jakarta - Bluehole dan PUBG Corp mengumumkan perhelatan South East Asia (SEA) Championship 2019, yang bakal menjadi jalan menuju level yang lebih tinggi, PUBG Classic. Sekadar highlight, tim-tim asal Indonesia bakal bekerja keras pada turnamen PlayersUnknown’s Battleground (PUBG) tersebut.

Markets Insider merilis, ajang SEA Championships 2019 bakal menjadi turnamen PUBG yang terketat. Maklum, deretan tim terbaik, plus tim undangan, akan saling berjibaku agar mendapatkan slot pada area yang lebih bergengsi.

Roadmap SEA Championships 2019 akan memulai Season 1 pada bulan ini, tepatnya 16 dan 17 Maret 2019. Setelah itu, para partisipan akan melakoni 'perang' Season 2 pada Juni 2019, dan Season 3 (Oktober 2019).

Pada musim 2019 ini, sebanyak 16 tim esports PUBG bakal bersaing menjadi yang terbaik se-Asia Tenggara. Mereka akan berebut hadiah sebesar 50 ribu dolar AS atau sekitar Rp750 juta. Bonus lain, tim pemenang akan menuju turnamen global PUBG.

Metode yang dipakai panitia penyelenggara adalah memberikan kesempatan kepada pemenang Season 1 dan Seaso 2 SEA Championships 2019. Mereka bakal bertarung head-to-head dalam turnamen global, dan diikuti All-Star Games. Pada akhir Season 3, tim teratas akan berkumpul untuk turnamen PUBG Global Championship.

Pada turnamen tahun ini, beberapa tim papan atas sudah pasti hadir. Mereka di antaranya tim esports MITH dan Purple Mood asal Thailand, tim Divine Esports dan Refund Gaming (Vietnam), serta jagoan Indonesia, Aerowolf Team 7.

 

2 dari 2 halaman

Para Pesaing

Selain tim existing, ada juga tim PUBG yang mendapat fasilitas undangan alias invitational. Mereka menjadi perwakilan masing-masing negara, seperti Armory Gaming dan Tokiostriker asal Thailand. Lalu ada perwakilan dari Vietnam, yakni Rate Me Five Stars, Vikings Gaming, dan GAMEHOME Esports.

Dua tim asal Indonesia juga bakal berjibaku, yaitu Aerowolf Team 1 dan RRQ. Mereka akan mendapat lawan ArkAngel dan NCGC Vortex (Filipina); serta Geek Fam dan Battle Arena Elites (Malaysia).

Tiga tim teratas dari turnamen ini akan mendapatkan kesempatan bersaing dengan 21 tim pro global lainnya pada ajang FACEIT Global Summit: PUBG Classic. Ada dua dua agenda turnamen PUBG Classic menjelang turnamen Global Championship.

Turnamen kedua PUBG Classic akan diikuti 16 tim dari Amerika Utara, Eropa / Timur Tengah / Afrika, Amerika Latin, dan Oseania. Sementara itu, 16 tim lainnya dari Tiongkok, Korea, Asia Tenggara, Taipei dan Jepang akan bersaing di dalam PUBG Classic ketiga.

Pada akhirnya, akan terpilih 32 tim esports yang bakal bertarung di PUBG Global Championship. Para finalis tersebut akan saling bertarung guna membawa pulang hadiah total 2 juta dolar AS atau sekitar Rp28 miliar.

Sumber: Markets Insider

0 Komentar

Belum ada komentar

    Video Populer

    Foto Populer