Sukses


Espanyol B, Klub Peduli Pembinaan yang Cocok untuk Evan Dimas

Bola.com, Barcelona - Bintang muda Indonesia, Evan Dimas Darmono saat ini sedang menimba ilmu bersama klub Spanyol, Espanyol B. Rencananya pemain Surabaya United ini akan berlatih bersama Espanyol B selama empat bulan. Lalu, klub apakah Espanyol B hingga tertarik dengan talenta yang dimiliki Evan Dimas?

Espanyol B merupakan tim junior dari klub yang saat ini berlaga di La Liga, Espanyol. Klub asal Katalunya itu sekarang berkompetisi di Segunda Division B atau dua tingkat di bawah kasta tertinggi kompetisi sepak bola Spanyol, La Liga. Espanyol B sendiri dikenal sebagai klub percontohan untuk urusan pembinaan dan rajin melibatkan pemain hasil didikan ke tim utama. 

Klub yang bermarkas di Ciutat Esportiva Dani Jarque, dengan kapasitas 6000 penonton, ini dilatih oleh Lluis Planaguma. Di tangan Planaguma, Espanyol B mengakhiri kompetisi Segunda Division B di peringkat ke-11 pada musim 2014-2015.

Espanyol B berada di Segunda Division B selama tiga musim terakhir dan bersaing dengan klub cadangan La Liga lain seperti Barcelona B dan Real Madrid Castilla yang musim lalu ditangani oleh Zinedine Zidane.

Hal ini yang dipastikan membuat perjalanan Evan Dimas untuk mendapatkan kontrak dari Espanyol B tidak akan mudah. Sebab, Evan harus bersaing dengan talenta-talenta terbaik di dunia jika ingin dilirik oleh tim di Eropa.

Kondisi ini sebelumnya sempat dialami oleh pemain asal Indonesia, Arthur Irawan. Arthur yang berposisi sebagai bek sayap gagal mendapatkan kontrak meski tampil di 22 pertandingan dan mencetak dua gol.

Arthur yang juga sempat mencicipi klub Malaga B harus angkat kaki dan pindah ke klub Spanyol lain, Atletico Malagueno pada Januari 2014.

"Kesulitan berkarier di Eropa karena para pelatih di sana berpikir orang Indonesia tidak bisa bermain sepak bola," kata Arthur saat diwawancarai oleh bola.com beberapa waktu lalu.

"Menurut saya itu faktor yang salah. Tapi ketika saya sudah mulai bermain dan pelatih serta pemain lain melihat saya main baru konsepnya berubah bahwa orang Indonesia bisa bermain di Eropa," ujar Arthur.

Kultur sepak bola Spanyol yang identik dengan permainan bola-bola pendek agaknya bisa menjadi angin segar untuk Evan. Sebab, postur tubuh Evan yang hanya 167 cm dipastikan bakal menjadi faktor yang paling sulit dihilangkan jika berkarier di liga lain Eropa seperti Inggris dan Italia yang kerap kali mengandalkan tinggi badan untuk bersaing dengan lawan.

Namun, selama membela timnas U-19 dan Surabaya United, Evan mampu memberi warna baru bagi karakter permainan gelandang di Indonesia. Pemain berusia 20 tahun ini jarang sekali melepaskan umpan panjang ke kotak penalti dan lebih memilih memainkan umpan pendek serta umpan kombinasi antarpemain.

Hal tersebut yang dipraktekan oleh gelandang hebat asal Spanyol, Xavi Hernandez, Andres Iniesta hingga Juan Mata yang selalu mengandalkan umpan-umpan pendek ketimbang fisik dalam permainan.

Evan sendiri baru akan mulai melakoni latihan perdana bersama Espanyol B pada Selasa (9/2/2016). Selama mengikuti program yang diberikan La Liga, Evan Dimas tidak memiliki peluang untuk membela Espanyo B pada laga di Segunda division B karena namanya tidak terdaftar.

Video Populer

Foto Populer