Sukses


5 Jagoan Tua Klub-Klub Liga 1 Asal Jawa Timur: Dari Kiper hingga Striker Lengkap

Bola.com, Surabaya - Keberadaan pemain senior dalam sebuah tim Liga 1 tak bisa dipandang sebelah mata. Walau tak lagi muda, pemain berusia senja menawarkan banyak hal yang tak ada dalam diri pemain muda.

Meski tak bisa dimungkiri bila secara fisik para pemain tua ini bakal tertinggal. Tapi pengetahuan dan pengalamannya selama ini bakal terus menjaganya bersaing di kompetisi level tertinggi seperti Liga 1.

Tak hanya itu, pengalamannya menghadapi berbagai pertandingan dan lawan yang berbeda membuatnya semakin matang. Itu sebabnya, tak jarang para pelatih memercayakan ban kapten di lengan mereka.

Bisa dikatakan, mereka adalah penyambung lidah sang pelatih kepada rekan setimnya saat berlaga. Kepemimpinannya sangat dibutuhkan untuk membimbing pemain lain mengeluarkan seluruh potensi terbaiknya.

Dari lima klub Liga 1 asal Jawa Timur, terdapat beberapa nama lawas yang tetap menjadi andalan. Konsistensi jadi satu kunci bagaimana bersaing dengan para pemain yang jauh lebih muda. Siapa saja mereka?

 

2 dari 7 halaman

Dwi Kuswanto

Persela Lamongan beruntung memiliki sosok sekaliber Dwi Kuswanto di bawah mistar gawang. Kemampuan membaca arah bola ditunjang refleks yang masih terjaga, membuat pria asal Sidoarjo tersebut masih tetap diperhitungkan di sepak bola nasional.

Penampilan cemerlang di Piala Menpora seolah menjadi bukti kehebatan pemain berusia 35 tahun tersebut. Dalam empat laga yang dijalani Laskar Joko Tingkir, julukan Persela, Dwi Kuswanto berhasil menjaga gawagnya tetap bersih dalam dua laga dan hanya kebobolan tiga gol.

Patut untuk disaksikan bagaimana aksi Dwi Kuswanto ketika Liga 1 2021/2022 bergulir nantinya.

 

3 dari 7 halaman

Slamet Nurcahyono

Madura United merupakan satu tim yang memiliki kepercayaan tinggi terhadap para pemain gaek. Dari deretan nama tenar yang mengisi skuad asuhan Rachmad Darmawan ini terselip nama Slamet Nurcahyono yang telah berusia 38 tahun.

Kepiawaiannya dalam bermain telah diakui Presiden klub, Achsanul Qosasi, yang memercayakan nomor punggung 10 favoritnya kepada pria asal Jember tersebut.

Sebagai seorang playmaker dirinya masih sanggup mengobrak-abrik pertahanan lawan seorang diri ketika Liga 1 2021/2022 bergulir nantinya.

 

4 dari 7 halaman

Samsul Arif Munip

Persebaya Surabaya mungkin memiliki banyak pemain muda dalam skuadnya. Tapi kehadiran penyerang veteran Samsul Arif Munip jelang Liga 1 2021/2022 tak bisa dipandang remeh begitu saja.

Pemain asal Bojonegoro berusia 36 tahun tersebut merupakan salah satu striker lokal yang tetap terjaga ketajamannya. Dalam tiga musim terakhir, kontribusi golnya selalu mampu menembus dua digit.

 

5 dari 7 halaman

Dendi Santoso

Bersama Ahmad Alfarizi, Dendi Santoso merupakan pemain yang disegani di kubu Arema FC. Pemain asli Malang tersebut menyandang status "One Man Club" sejak pertama kali menjalani debut di tim utama Singo Edan pada 2009.

Jika pada awal kemunculannya Dendi diingat sebagai seorang winger tajam, kini ia bertransformasi sebagai seorang gelandang serang. Bermain lebih ke tengah, visi permainannya yang unik membuatnya pas memerankan posisi barunya di Liga 1.

 

6 dari 7 halaman

OK John

Pemain bernama lengkap Onorionde Kughegbe John ini merupakan palang pintu tangguh yang telah lama malang melintang di sepak bola Indonesia.

Sempat melanjutkan karier di Malaysia, pemain asal Nigeria yang telah berusia 37 tahun tersebut kini memperkuat tim Macan Putih, julukan Persik.

Satu kelebihannya, statusnya kini bukan lagi seorang legiun asing. Sejak 2018, dirinya telah memperoleh kewarganegaraan Indonesia dan Persik pun bisa memaksimalkan empat slot pemain asing di Liga 1.

7 dari 7 halaman

Video

Video Populer

Foto Populer