Sukses


Duel Kapten Persela Vs PSM di BRI Liga 1: Umpan Terukur Wiljan Pluim Jadi Ancaman Buat Dwi Kuswanto

Bola.com, Jakarta - Beban berat disandang dua kapten, yakni Wiljan Pluim di kubu PSM Makassar dan Dwi Kuswanto di Persela Lamongan pada laga pekan ke-15 BRI Liga 1 di Stadion Moch Soebroto, Magelang, Kamis (2/12/2021).

Keduanya dituntut tampil prima untuk membawa tim masing-masing meraih tiga poin. Pasalnya, hanya dengan kemenangan, pamor klub yang mereka bela tetap terjaga, sekaligus mengamankan posisi di klasemen.

Seperti diketahui, PSM dan Persela sedang mengalami masa sulit. PSM Makassar sampai saat ini masih bertahan di papan tengah klasemen sementara BRI Liga 1 dengan nilai 18.

Akan tetapi, rentetan hasil minor membuat pelatih asal Bosnia, Milomir Seslija, dipecat, dan bukan tak mungkin Tim Juku Eja terjun bebas ke papan bawah.

Adapun Persela baru saja menelan empat kekalahan beruntun yang berujung pemecatan pelatih Iwan Setiawan. Sampai pekan ke-14, Persela Lamongan baru mengoleksi 12 poin, atau unggul satu angka atas Persik Kediri, penghuni zona degradasi.

Di lapangan, kedua kapten menempati posisi berbeda. Pluim yang sudah bergabung di PSM sejak 2016 adalah jenderal lapangan tengah sekaligus kreator serangan.

Eks gelandang Willem II (Belanda) itu tercatat sudah tampil dalam 112 laga bersama PSM Makassar di kompetisi kasta tertinggi plus mendulang 28 gol. Khusus di BRI Liga 1 musim ini, Pluim tampil penuh dalam 14 pertandingan dengan koleksi dua gol.

 

2 dari 4 halaman

Kerap Dikawal Ketat Lawan

Ketergantungan PSM Makassar kepada Pluim terlihat jelas dalam setiap laga tim kebanggaan masyarakat Sulawesi Selatan itu. Alhasil, ia selalu menjadi incaran utama pemain tim lawan.

Dengan skill olah bola yang mumpuni, Pluim berkali-kali melepaskan diri dari adangan pemain lawan untuk melepaskan umpan terukur.

"Situasi yang dialami Pluim ibarat buah simalakama buat PSM. Jadi, semuanya kembali tergantung kepada Pluim untuk menjaga kondisinya," kata Mirdan Midding, eks Direktur Teknik PSM era Liga Primer Indonesia kepada Bola.com, Selasa (30/11/2021).

Menghadapi Persela Lamongan, Pluim kemungkinan besar lebih banyak berkeliaran di kotak penalti lawan, menyusul absennya Anco Jansen yang terjerat akumulasi kartu kuning.

Adapun peran Pluim di lini tengah bisa dilakoni trio Rasyid Bakri, Sutanto Tan dan M. Arfan yang tampil menawan di Piala Menpora 2021. Di lini tengah juga masih ada Fajar Handika dan Bektur Talgat Uulu (Kirgistan).

Nama terakhir jadi sorotan setelah hanya duduk manis di bangku cadangan PSM Makassar. Baik di era Milomir Seslija mau pun Syamsuddin Batola.

 

3 dari 4 halaman

Kerja Keras Dwi Kuswanto

Dwi Kuswanto ditarik keluar ketika Persela menghadapi Persikabo 1973 pada laga pekan ke-14 akibat cedera. Tetapi, pada latihan reguler Persela, kapten Laskar Joko Tingkir itu terlihat sudah berlatih bersama rekan-rekannya.

Persela memang membutuhkan peran Dwi Kuswanto untuk meredam gelombang serangan PSM yang mengincar kemenangan pada laga nanti.Dwi menjadi pilihan utama di bawah mistar Persela sejak 2018.

Ia mengantikan legenda Persela, Choirul Huda, yang meninggal dunia setelah berbenturan dengan rekan setimnya, Ramon Rodrigues, pada laga Persela kontra Semen Padang di Liga 1 2017.

Sampai saat ini, Dwi Kuswanto sudah tampil dalam 62 laga bersama Persela di kompetisi kasta tertinggi. Pada musim 2020, Dwi Kuswanto sempat meninggalkan Persela dan bergabung di Persikabo 1973.

Menilik dari usianya yang sudah 36 tahun, pencapaian Dwi tetap berada di level tertinggi pantas mendapat apresiasi. Ia membuat eks kiper Timnas Indonesia U-19, Ravi Murdianto, lebih banyak duduk manis di bangku cadangan.

4 dari 4 halaman

Yuk Tengok Posisi Klub Favorit Kamu di Bawah Ini:

Video Populer

Foto Populer