Sukses


BRI Liga 1: 3 Faktor yang Membuat Persija Jakarta Bermain Imbang di Kandang Persebaya Surabaya

Bola.com, Surabaya - Persija Jakarta kembali gagal meraih kemenangan di BRI Liga 1 2023/2024. Kali ini, mereka ditahan tuan rumah Persebaya Surabaya di Stadion Gelora Bung Tomo (GBT), Surabaya, Jawa Timur, Sabtu (9/12/2023) sore WIB.

Klub berjulukan Macan Kemayoran itu cuma mampu bermain seri 1-1 kontra Tim Bajul Ijo pada pekan ke-22 BRI Liga 1.

Persija Jakarta sebetulnya berhasil unggul lebih dulu lewat kaki Maciej Gajos pada menit ke-7. Namun, Persebaya Surabaya berhasil menyamakan kedudukan via Bruno Moreira pada menit ke-25.

Ini menjadi hasil imbang ketiga secara berturut-turut yang diraih Persija Jakarta di Liga 1 2023/2024. Sebelumnya, mereka bermain seri dengan Persita 1-1 dan ditahan Bhayangkara FC dengan skor 2-2.

Tambahan satu poin membuat Tim Macan Kemayoran berada di peringkat sembilan klasemen sementara BRI Liga 1 dengan torehan 29 poin. Adapun Persebaya menempati posisi ke-13 dengan koleksi 24 angka.

Bola.com merangkum setidaknya ada tiga faktor yang membuat Persija Jakarta ditahan Persebaya Surabaya di BRI Liga 1. Apa saja? Yuk simak ulasannya di bawah ini.

---

Yuk gabung channel whatsapp Bola.com untuk mendapatkan berita-berita terbaru tentang Timnas Indonesia, BRI Liga 1, Liga Champions, Liga Inggris, Liga Italia, Liga Spanyol, bola voli, MotoGP, hingga bulutangkis. Klik di sini (JOIN)

 

2 dari 5 halaman

Gagal Memanfaatkan Keunggulan

Hasil yang didapat Persija Jakarta dalam beberapa laga terakhir menjadi catatan dan PR tersendiri bagi jajaran tim pelatih. Berkaca dari tiga pertandingan yang telah dimainkan, konsentrasi barangkali jadi faktor krusial untuk segera dibenahi.

Dari tiga laga tersebut, Tim Macan Kemayoran sebenarnya mampu mencatat keunggulan atas lawan-lawannya. Bahkan, dua laga di antaranya mereka berhasil mencetak gol lebih dulu. Namun, Persija Jakarta tidak bisa menjaga keunggulan hingga peluit berbunyi panjang.

3 dari 5 halaman

Selalu Tak Full Team

Persija baru mengukir enam kemenangan, menelan lima kekalahan, dan 11 kali bermain seri dari 22 laga di Liga 1 musim ini. Hal itu membuat Tim Macan Kemayoran sebagai klub dengan torehan hasil imbang terbanyak sejauh ini.

Kegagalan Persija mendulang poin penuh pada musim ini tak lepas dari absennya pilar penting dalam hampir setiap laga yang dijalani. Entah itu karena cedera atau akumulasi kartu. Kondisi sulit tersebut sebelumnya diungkapkan asisten pelatih Persija, Pasquale Rocco.

Pada duel kontra Persebaya, misalnya. Setidaknya ada dua pemain yang absen; Ondrej Kudela dan Gustavo Almeida. Kudela tidak dibawa karena terkena akumulasi kartu kuning. Di sisi lain Almeida mengalami cedera dan diperkirakan menepi selama tiga pekan.

 

4 dari 5 halaman

Lini Depan Kurang Tajam

Satu di antara kendala lainnya yaitu kurang tajamnya barisan depan Tim Macan Kemayoran. Sejauh ini, Persija Jakarta sudah mencetak 32 gol, dan tujuh gol di antaranya dilesakkan Ryo Matsumura yang berposisi gelandang.

Sang ujung tombak, Marko Simic yang didatangkan pada awal musim ini belum mampu tampil maksimal. Penyerang asal Kroasia itu baru mencatat tiga gol dan lebih banyak berkutat dengan cedera.

Pada putaran kedua Liga 1, Persija mendatangkan Gustavo Almeida dari Arema FC. Dia diharapkan dapat menjadi solusi lini depan klub kebanggaan The Jakmania itu. Sayangnya, pemain berusia 28 tahun itu malah cedera pada laga debutnya.

5 dari 5 halaman

Simak Persaingan Musim Ini:

Video Populer

Foto Populer