Persaingan di Papan Bawah Klasemen BRI Super League Makin Ketat: Dua Tim Catat Kebangkitan, Sisanya Makin Kelimpungan!

Simak persaingan di papan bawah klasemen BRI Super League musim ini.

Bola.com, Jakarta - Persaingan yang tersaji di papan bawah klasemen BRI Super League 2025/2026 makin ketat menuju akhir musim. Sejumlah tim sukses mengukir catatan positif untuk bangkit dari zona merah, sedangkan beberapa lainnya mulai terancam nasibnya.

Yang terbaru, Persis Solo, yang baru saja keluar dari zona merah, berhasil mengantongi 20 poin untuk berada di peringkat ke-15 klasemen. Jumlah ini setara milik Madura United dan Semen Padang, yang berada di bawahnya dengan koleksi yang sama.

Sementara itu, di saat yang bersamaan, ada beberapa tim yang nasibnya mulai terancam. Sebab, meski saat ini berada di papan tengah, mereka bisa saja rontok apabila terus-menerus mengalami hasil buruk pada sisa pertandingan di BRI Super League musim ini.

Lantas, bagaimana peta persaingan yang sejauh ini melingkupi papan bawah klasemen sementara BRI Super League? Siapa saja tim-tim yang mengukir performa oke untuk meninggalkan zona ini? Berikut Bola.com menyajikan ulasannya.

Yuk gabung channel whatsapp Bola.com untuk mendapatkan berita-berita terbaru tentang Timnas Indonesia, BRI Liga 1, Liga Champions, Liga Inggris, Liga Italia, Liga Spanyol, bola voli, MotoGP, hingga bulutangkis. Klik di sini (JOIN)

Dua Tim Catat Kebangkitan

Di tengah ketatnya persaingan yang tersaji di papan bawah ini, muncul dua kontestan yang sukses mencatatkan kebangkitan pada putaran kedua. Mereka mulai mengukir hasil yang positif sehingga bisa lolos dari kubangan zona merah.

Ya, siapa lagi kalau bukan dua wakil Jawa Tengah, Persijap Jepara dan Persis Solo. Di putaran kedua ini, Laskar Kalinyamat punya rekor yang sangat baik saat bermain di kandang, yakni mengukir tiga kemenangan dan satu imbang

Hal ini berarti mereka sudah bisa mengantongi 10 poin dari empat laga. Ditambah dua hasil imbang saat melakukan away, Persijap mampu mencatatkan lesatan posisi yang amat signifikan, hingga kini berada di peringkat ke-14 klasemen.

Sementara itu, hasil yang dicatatkan Persis juga tak jauh berbeda. Laskar Sambernyawa sudah berhasil melewati enam pertandingan terakhir tanpa terkalahkan. Dari enam laga itu, mereka meraih dua kemenangan dan empat imbang.

Total 10 poin dari enam laga ini sudah cukup bagi anak asuh Milomir Seslija untuk meninggalkan zona merah pada pekan ke-25.

Mereka sejauh ini berada di peringkat ke-15, unggul head-to-head atas dua tim di bawahnya, Madura United dan Semen Padang.

Masih Tetap Kelimpungan

Di tengah kesuksesan Persijap dan Persis menjauhi zona merah, beberapa kontestan di papan bawah masih tetap kelimpungan menghadapi persaingan ketat yang tersaji pada putaran kedua BRI Super League 2025/2026 ini.

Satu di antara klub yang paling mengenaskan tentu saja PSBS Biak. Skuad berjuluk Badai Pasifik ini tak kunjung berhasil mendapatkan momentum untuk mengakhiri tren buruknya. Mereka sudah melalui delapan laga tanpa kemenangan.

Alhasil, posisi skuad Badai Pasifik akhirnya harus ambrol ke dasar klasemen dengan koleksi 18 poin. Situasi yang jauh lebih parah sebetulnya dialami oleh Madura United. Sebab, Laskar Sappe Kerab sudah melewati 13 laga tanpa kemenangan.

Rekor buruk inilah yang membuat mereka perlahan-lahan amblas ke zona bawah. Madura United sudah tak mampu lagi bersaing untuk bisa bertahan. Nasibnya pun kini terkatung-katung terancam degradasi.

Adapun Semen Padang sendiri sebetulnya mulai membaik, meski dihantui inkonsistensi. Mereka setidaknya bisa meraup lima poin dari lima laga terakhir. Namun, itu masih belum cukup untuk membawa mereka keluar dari zona merah.

Dua Tim Terancam

Sejumlah tim yang saat ini menempati papan tengah, juga harus mulai mempertimbangkan nasibnya masing-masing. Di tengah inkonsistensi menuju akhir musim ini, nasibnya bisa terancam jika tak bisa bangkit dari kondisi buruk ini.

Tim pertama yang layak dapat peringatan keras itu ialah PSM Makassar. Dari lima laga terakhir, Juku Eja harus menelan empat kekalahan dan satu imbang. Alhasil, mereka berada di peringkat ke-13 dengan koleksi 24 poin. Artinya, PSM hanya terpaut empat poin saja dari zona degradasi.

Selain itu, Persik Kediri juga harus berhati-hati. Sebab, mereka tampil kurang konsisten dengan satu kemenangan dan tiga kekalahan dari lima laga terakhir. Kini, Macan Putih berada di peringkat ke-12 dengan koleksi 29 poin. 

Jaraknya memang masih sembilan poin dari zona merah, tetapi Persik harus berhati-hati jika tak ingin terseret ke area berbahaya ini. Kompetisi musim ini masih menyisakan sembilan laga, dan segala kemungkinan masih bisa terjadi.

Timnas Corner: Semua Tentang Timnas Indonesia
Timnas Corner: Semua Tentang Timnas Indonesia
Lihat Selengkapnya

Video Populer

Foto Populer