Piala Presiden 2026: Gelandang Muda Persebaya Tegaskan Tak Gentar Hadapi Arema FC di Bali

Di tengah tensi rivalitas yang tinggi, gelandang muda Persebaya, Toni Firmansyah, memastikan Bajul Ijo siap menghadapi tantangan besar kontra Arema FC.

Bola.com, Surabaya - Aroma panas Derbi Jawa Timur menyelimuti Piala Presiden 2026. Persebaya Surabaya dan Arema FC dipastikan bentrok pada babak semifinal dalam duel yang diprediksi menyedot perhatian pecinta sepak bola nasional.

Di tengah tensi rivalitas yang tinggi, gelandang muda Persebaya, Toni Firmansyah, memastikan Bajul Ijo siap menghadapi tantangan besar tersebut. Ia optimistis timnya telah menjalani persiapan terbaik demi mengamankan tiket ke partai final.

“Saya sangat yakin Persebaya juga menyiapkan tim dengan matang. Ini bagus untuk Persebaya di pramusim ini untuk bersiap di liga musim depan,” ungkap Toni, Senin (3/8/2026). 

Persebaya akan menghadapi Arema FC pada semifinal Piala Presiden 2026 yang berlangsung di Stadion Kapten I Wayan Dipta, Gianyar, Bali, Selasa (4/8/2026). Laga tersebut menjadi ujian berikutnya bagi Bajul Ijo setelah tampil impresif sepanjang fase grup.

Toni menegaskan seluruh elemen tim telah mempersiapkan diri dengan serius untuk menghadapi pertandingan bergengsi tersebut. Menurutnya, turnamen pramusim ini menjadi momen penting bagi Persebaya untuk membangun fondasi sebelum memasuki kompetisi Super League 2026/2027.

 

Yuk gabung channel whatsapp Bola.com untuk mendapatkan berita-berita terbaru tentang Timnas Indonesia, BRI Liga 1, Liga Champions, Liga Inggris, Liga Italia, Liga Spanyol, bola voli, MotoGP, hingga bulutangkis. Klik di sini (JOIN)

Tak Takut Lawan Siapa Pun

Pemain berusia muda itu juga menilai tidak ada lawan yang mudah pada fase semifinal. Keempat tim yang berhasil lolos dinilainya memiliki kualitas sehingga setiap pertandingan dipastikan berlangsung dengan intensitas tinggi.

Meski demikian, Toni menegaskan Persebaya ke semifinal tanpa rasa gentar. Ia percaya semangat juang yang menjadi identitas Kota Surabaya akan menjadi modal penting untuk menghadapi rival bebuyutan mereka.

“Kita tahu Persebaya adalah Kota Pahlawan, kita tidak takut melawan siapa pun,” ucap pemain asli Surabaya tersebut.

Selain berbicara mengenai kesiapan tim, Toni turut memberikan apresiasi terhadap penyelenggaraan Piala Presiden 2026.

Baginya, turnamen pramusim ini sangat membantu tim pelatih untuk mengukur perkembangan permainan sekaligus mengevaluasi kekuatan skuad sebelum kompetisi resmi dimulai.

Meski begitu, ia berharap penyelenggara dapat menetapkan jadwal turnamen lebih jauh hari pada edisi-edisi berikutnya. Dengan demikian, setiap peserta memiliki waktu persiapan yang lebih ideal.

“Terima kasih turnamen pramusim ini untuk mengetahui kelebihan dan kekurangan tim Persebaya. Hanya saja kalau bisa, jadwalnya bisa jauh hari dipertimbangkan secepatnya. Kami akan fokus, kita antusias, kita akan kerja keras agar bisa menjadi juara,” tuturnya.

 

 

Jadi Sorotan

Pertandingan ini tentu bakal menyedot perhatian publik secara besar. Pertemuan dua tim besar asal Jawa Timur dibumbui dengan rivalitas kental sejak lama.

Menariknya, pertemuan terakhir kedua tim juga terjadi di Gianyar hanya tiga bulan silam, tepatnya 28 April 2026. Saat itu, Singo Edan dipaksa takluk 0-4 oleh Bajul Ijo dengan semua gol lahir di babak kedua.

Arema dan Persebaya juga pernah saling berjumpa di turnamen ini, di partai puncak pada Piala Presiden 2019. Saat itu, format turnamen menggunakan dua leg.

Duel sengit sempat muncul di Stadion GBT yang berakhir 2-2 pada 9 April 2019. Pada akhirnya, Arema keluar sebagai pemenang usai unggul 2-0 dalam leg kedua di Stadion Kanjuruhan, 12 April 2019.

Trilogi Sepak Bola Putri
Trilogi Sepak Bola Putri
Lihat Selengkapnya

Video Populer

Foto Populer