Dua Uji Coba Jadi Pemanasan, PSIM Siap Hadapi Tim Liga 1 Pekan Ini

PSIM mulai meningkatkan level lawan pada masa pramusim Super League 2026/2027.

Bola.com, Yogyakarta - Setelah menjalani dua pertandingan uji coba pramusim menghadapi klub lokal, PSIM Yogyakarta akan meningkatkan level lawan pada pekan ini.

Laskar Mataram dijadwalkan menjajal kekuatan tim-tim yang memiliki level persaingan lebih tinggi. Langkah tersebut menjadi bagian dari persiapan PSIM sebelum bertarung di Super League 2026/2027.

Pelatih PSIM, Jean-Paul van Gastel, menyebut partai uji coba merupakan sarana penting untuk mengukur perkembangan fisik sekaligus pemahaman taktik para pemain.

"Lawan yang dihadapi belum begitu kuat, jadi sulit untuk menilai. Mulai Minggu depan kami akan menghadapi tim-tim Liga 1 sehingga perlawanannya akan jauh lebih kuat," ujar Van Gastel, akhir pekan lalu.

Yuk gabung channel whatsapp Bola.com untuk mendapatkan berita-berita terbaru tentang Timnas Indonesia, BRI Liga 1, Liga Champions, Liga Inggris, Liga Italia, Liga Spanyol, bola voli, MotoGP, hingga bulutangkis. Klik di sini (JOIN)

Adaptasi Pemain Baru

Dua laga uji coba kontra tim lokal jadi bagian dari tahapan awal persiapan PSIM. Selain membangun fondasi fisik, pertandingan itu dimanfaatkan untuk mengasah pola permainan yang diinginkan tim pelatih.

"Saat ini fokus kami lebih pada bagian fisik dan cara bermain melawan lawan di level bawah agar bisa melatih skema yang diinginkan. Fisik masih harus ditingkatkan, begitu pula cara bermain kami," kata Van Gastel.

Latih tanding juga menjadi kesempatan bagi sejumlah pemain anyar Laskar Mataram untuk beradaptasi dengan tim. Tiga pemain asing turut mendapat sorotan dari tim pelatih.

"Marvin Loria datang terlambat, jadi dia baru mulai minggu ini dan belum saya turunkan karena perjalanannya masih panjang. Adrian Dalmau dan Mauro Caballero masing-masing bermain selama 45 menit," jelas Van Gastel.

Evaluasi

Pada uji coba terbaru, PSIM bersua UAD FC di Lapangan Yogyakarta Independent School (YIS), Sleman, Sabtu (8-8-2026). Sebelumnya, mereka ditantang Beta Jaya di lokasi yang sama, awal bulan ini.

Van Gastel menilai masih ada sejumlah aspek yang perlu dibenahi, terutama dalam hal pengambilan keputusan pemain ketika berada di lapangan.

"Babak pertama kurang bagus. Menurut saya, keputusan di lapangan masih buruk. Di babak kedua, intensitas permainan lebih tinggi dan pengambilan keputusan jauh lebih baik," ujar juru taktik tim asal Belanda tersebut 

"Kami bisa mencetak lebih banyak gol, yang sebenarnya bukan poin utamanya. Cara bermain yang kami inginkan jauh lebih terlihat pada babak kedua daripada babak pertama," lanjut Van Gastel.

Trilogi Sepak Bola Putri
Trilogi Sepak Bola Putri
Lihat Selengkapnya

Video Populer

Foto Populer