Emil Audero Jujur Ungkap Alasan Sempat Menolak Timnas Indonesia, Kini Bangga Membela Garuda

Pengakuan jujur Emil Audero pilih membela Timnas Indonesia, meski sebelumnya sempat mengatakan 'tidak'.

Bola.com, Jakarta - Kiper Timnas Indonesia, Emil Audero, mengungkapkan alasan dirinya sempat menolak kesempatan menjadi Warga Negara Indonesia (WNI) sebelum akhirnya memilih membela Skuad Garuda.

Pertimbangan keluarga menjadi alasan utama keputusannya saat itu, tetapi kini ia justru merasa bahagia dengan pilihan yang diambil.

"Saya tidak menerimanya saat itu karena situasi keluarga. Kemudian saya ingin mencoba pengalaman baru dan melihat sepak bola di luar Eropa," kata Emil Audero dalam wawancara bersama jurnalis terkemuka Italia, Gianluca Di Marzio.

Keputusan memperkuat Indonesia kini menjadi bagian penting dalam perjalanan karier kiper berusia 29 tahun tersebut.

Emil bahkan berharap Timnas Indonesia bisa berkembang menjadi kekuatan yang diperhitungkan di level internasional dalam satu dekade mendatang.

"Dalam 10 tahun ke depan, saya ingin melihat Indonesia menjadi tim yang mampu merepotkan tim-tim nasional Eropa," ujarnya.

Pernyataan EmilĀ itu disampaikan setelah dirinya turut mengantarkan Timnas Indonesia menjuarai FIFA ASEAN Cup 2026.

Yuk gabung channel whatsapp Bola.com untuk mendapatkan berita-berita terbaru tentang Timnas Indonesia, BRI Liga 1, Liga Champions, Liga Inggris, Liga Italia, Liga Spanyol, bola voli, MotoGP, hingga bulutangkis. Klik di sini (JOIN)

Sempat Menolak

EmilĀ lahir di Lombok, Nusa Tenggara Barat, 18 Januari 1997. Ayahnya, Edy Mulyadi, berasal dari Indonesia, sedangkan ibunya, Antonella Audero, merupakan warga Italia.

Kendati memiliki darah Indonesia dan lahir di Indonesia, Emil tidak langsung menerima kesempatan untuk memperkuat Timnas Indonesia.

Pada Mei 2024, ia masih menyatakan fokus menjalani karier di Italia sekaligus menepis spekulasi mengenai kemungkinan bergabung dengan Skuad Garuda.

Saat itu, Emil masih memiliki perjalanan panjang bersama tim nasional kelompok umur Italia. Ia pernah memperkuat Italia U-15, U-16, U-17, U-18, U-19, U-20, hingga U-21.

Namun, pandangannya kemudian berubah.

Emil akhirnya memutuskan menerima kesempatan membela Indonesia dan resmi menjadi WNI setelah mengucapkan sumpah kewarganegaraan di Kedutaan Besar Republik Indonesia (KBRI) di Roma, Italia, 10 Maret 2025.

Dalam wawancara bersama Gianluca Di Marzio, Emil menjelaskan Indonesia memiliki ikatan kuat dalam kehidupannya.

"Ayah saya orang Indonesia, ibu saya orang Italia, dan saya lahir di Indonesia. Saya merasa memiliki akar yang kuat di sana," tutur Emil.

Perjalanan di Timnas Indonesia Sejauh Ini

Perjalanan Emil bersama Skuad Garuda dimulai pada 5 Juni 2025.

Ia menjalani debut ketika Timnas Indonesia menghadapi China pada putaran ketiga kualifikasi Piala Dunia 2026 di Jakarta. Indonesia memenangi pertandingan tersebut.

Setelah melewati proses adaptasi bersama tim nasional, Emil turut merasakan keberhasilan meraih gelar FIFA ASEAN Cup 2026.

Dalam pertandingan final melawan Thailand pada 5 Oktober 2026, ia menggagalkan tendangan pemain lawan dan membantu Indonesia meraih gelar juara.

Gelar tersebut menjadi pencapaian istimewa bagi Emil sejak memutuskan membela Timnas Indonesia.

Emil mengaku puas dengan keputusan yang telah diambil. Baginya, pengalaman bersama Timnas Indonesia memberikan banyak hal baru, bukan hanya dalam karier sepak bola, tetapi juga dalam kehidupan pribadi.

"Saya sangat senang dengan pilihan yang saya buat. Pengalaman seperti ini memberikan banyak hal, baik secara pribadi maupun dalam hal sepak bola," jelasnya.

Ā 

Sumber: Gianluca Di Marzio

Video Populer

Foto Populer