4 Fakta Menarik Kemenangan Dramatis Persib atas Melbourne Victory: Dukungan Bobotoh dan Mariano Peralta Jadi Pembeda

Di balik kemenangan dramatis Persib atas Melbourne Victory, terdapat sejumlah fakta menarik yang tersaji pada pertandingan tersebut.

Bola.com, Jakarta - Persib Bandung meraih kemenangan dramatis setelah berhasil mengalahkan Melbourne Victory pada laga Grup E AFC Champions League Two (ACL 2). Bertanding di AAMI Park, Melbourne, Australia, Rabu 4 November 2026, Maung Bandung menang dengan skor akhir 2-1.

Kemenangan ini terasa sangat istimewa karena Persib harus berjuang keras untuk membalikkan keadaan hingga pengujung laga. Sempat tertinggal lebih dulu, tim besutan Igor Tolic tersebut menunjukkan mental pantang menyerah.

Sejak pertandingan dimulai, kedua tim langsung memperagakan permainan terbuka. Persib maupun Melbourne Victory sama-sama berusaha mengambil kendali permainan.

Persib mendapatkan peluang pertamanya melalui Uilliam Barros pada menit ke-8. Sontekan Barros masih melebar tipis di sisi kanan gawang Melbourne Victory.

Peluang terbaik Persib hadir melalui Balsa Sekulic di menit ke-33. Penyerang asal Montenegro tersebut melepaskan tendangan keras dari luar kotak penalti, tetapi bola hanya menghantam mistar gawang.

Petaka akhirnya menghampiri Maung Bandung pada menit ke-71. Kesalahan Fitrah Maulana dalam mengantisipasi bola udara membuat Brendan Hamill mendapatkan kesempatan. Bola kemudian mengenai badan Julio Cesar dan masuk ke gawang Persib.

Tertinggal satu gol membuat Persib meningkatkan tekanan. Sejumlah pergantian dilakukan pelatih Igor Tolic dengan memasukkan Mariano Peralta, Ragnar Oratmangoen, dan Luka Menalo.

Keputusan pelatih asal Kroasia tersebut menjadi titik balik permainan Maung Bandung karena ketiganya mampu memberikan tambahan tenaga serta variasi serangan.

Usaha Persib akhirnya membuahkan hasil pada menit ke-85. Berawal dari umpan Ragnar Oratmangoen, Luka Menalo mendapatkan kesempatan untuk melepaskan penyelesaian akhir. Sempat ditepis Jack Duncan, bola kembali mengarah kepada Menalo yang langsung menyambarnya menjadi gol penyama kedudukan. Skor berubah 1-1.

Drama belum berakhir. Ketika pertandingan memasuki menit ke-90, Mariano Peralta melakukan aksi individu luar biasa dari sisi kiri. Pemain asal Argentina ini berhasil melewati dua pemain Melbourne Victory sebelum mengirimkan umpan mendatar ke dalam kotak penalti.

Balsa Sekulic yang berdiri di posisi tepat sukses menyambut bola dan mencetak gol kemenangan. Skor 2-1 untuk Persib bertahan hingga peluit panjang dibunyikan.

Di balik kemenangan dramatis Persib atas Melbourne Victory, terdapat sejumlah fakta menarik yang tersaji pada pertandingan tersebut.

 

Yuk gabung channel whatsapp Bola.com untuk mendapatkan berita-berita terbaru tentang Timnas Indonesia, BRI Liga 1, Liga Champions, Liga Inggris, Liga Italia, Liga Spanyol, bola voli, MotoGP, hingga bulutangkis. Klik di sini (JOIN)

1. Bobotoh Penuhi AAMI Park

Antusiasme Bobotoh untuk memberikan dukungan langsung kepada Persib di Australia terbilang luar biasa. Mereka terlihat memadati sejumlah bagian tribune AAMI Park yang memiliki kapasitas sekitar 30.000 penonton.

Meski harus menempuh perjalanan jauh untuk mendukung tim kesayangannya, Bobotoh tidak kehilangan semangat. Nyanyian dan yel-yel dukungan untuk Persib terus menggema sepanjang pertandingan.

Dukungan tersebut menjadi suntikan motivasi bagi Thom Haye dan kawan-kawan, terutama ketika Maung Bandung berada dalam situasi tertinggal 0-1.

Gemuruh suporter pecah ketika Persib berhasil menyamakan kedudukan hingga akhirnya mencetak gol kemenangan.

 

2. Persib lolos ke 16 besar

Kemenangan atas Melbourne Victory bukan sekadar tambahan tiga poin bagi Persib. Hasil tersebut sekaligus memastikan Maung Bandung mengamankan tiket ke babak 16 besar ACL 2 2026/2027.

Persib kini kukuh di puncak klasemen sementara Grup E dengan koleksi 12 poin dari empat pertandingan. Mereka unggul delapan poin atas Melbourne Victory yang menempati posisi ketiga dengan empat poin.

Dengan dua laga tersisa, torehan poin Persib sudah tidak mungkin dikejar tim lainnya. Persib tinggal menghadapi The Cong-Viettel dan FC Seoul.

Lolos ke babak 16 besar bukan pengalaman yang pertama bagi Persib. Musim lalu, Persib yang ditangani Bojan Hodak juga melaju ke babak gugur sebagai juara Grup G dengan raihan 13 poin.

 

3. Mariano Peralta Pembeda

Keputusan pelatih Igor Tolic memasukan Mariano Peralta saat posisi tertinggal patut diacungi jempol. Penyerang berusia 28 tahun tersebut memberikan dampak luar biasa terhadap permainan tim.

Dua gol Persib ke gawang Melbourne Victory tidak lepas peran Mariano Peralta dari sisi sayap. Pergerakan Peralta membuat pertahanan lawan kewalahan.

 

4. Empat Kemenangan Beruntun

Persib tampil luar biasa sepanjang fase grup. Dari empat pertandingan yang telah dilalui, Thom Haye dkk. sukses menyapu bersih setiap pertandingan dengan kemenangan.

Kemenangan pertama terjadi ketika Persib melakoni laga tandang melawan FC Seoul di Korea Selatan. Dalam laga tersebut, Persib sukses mencatatkan kemenangan dengan skor tipis 1-0.

Hasil positif tersebut berlanjut saat menjamu wakil Vietnam, The Cong-Viettel di Stadion Si Jalak Harupat, Kabupaten Bandung. Maung Bandung menang dengan skor akhir 1-0.

Pada pertandingan ketiga, Persib meraih poin penuh lagi ketika menghadapi Melbourne Victory di Bandung. Persib sukses mengalahkan klub Australia tersebut dua gol tanpa balas.

Terbaru, Persib menaklukkan Melbourne Victory di markasnya sendiri dengan skor akhir 2-1.

Video Populer

Foto Populer