Mohamed Salah di Ambang Pintu Keluar Liverpool Menuju Arab Saudi: Sudah Berikan Lampu Hijau untuk Agennya

Agen Mohamed Salah, Ramy Abbas Issa, telah memulai negosiasi dengan klub raksasa Saudi, Al-Ittihad, setelah sang pemain memberikan persetujuan awal.

Bola.com, Jakarta - Bintang Liverpool, Mohamed Salah, dikabarkan telah memberi izin kepada agennya untuk membuka pembicaraan terkait kepindahan ke Liga Arab Saudi.

Menurut laporan Foot Mercato, agen Salah, Ramy Abbas Issa, telah memulai negosiasi dengan klub raksasa Saudi, Al-Ittihad, setelah sang pemain memberikan persetujuan awal.

Mohamed Salah, yang kini berusia 33 tahun, memang telah lama dikaitkan dengan Saudi Pro League. Pada 2023, Al-Ittihad bahkan sempat mengajukan tawaran fantastis senilai 150 juta pound, tapi Liverpool menolaknya.

Liverpool mempertahankan sang pemain tahun lalu dan berhasil meyakinkan Mohamed Salah untuk menandatangani kontrak baru hingga 2027.

Namun, situasi berubah drastis musim ini setelah hubungannya dengan pelatih Arne Slot memburuk, yang kembali memunculkan tanda tanya besar atas masa depan Mohamed Salah di Anfield.

Yuk gabung channel whatsapp Bola.com untuk mendapatkan berita-berita terbaru tentang Timnas Indonesia, BRI Liga 1, Liga Champions, Liga Inggris, Liga Italia, Liga Spanyol, bola voli, MotoGP, hingga bulutangkis. Klik di sini (JOIN)

Al-Ittihad Siap Menyambut, Ruang Finansial Terbuka Lebar

Laporan yang sama menyebutkan Mohamed Salah kini jauh lebih terbuka terhadap kemungkinan hijrah ke Timur Tengah dibandingkan 12 bulan lalu. Al-Ittihad sendiri tengah melakukan perombakan besar-besaran dalam skuad mereka.

Juara bertahan Liga Arab Saudi itu baru saja berpisah dengan Karim Benzema dalam transfer yang cukup kontroversial, sehingga membuka ruang besar dalam struktur gaji klub.

Selain itu, N’Golo Kante telah dijual pada Januari, sementara kontrak Fabinho akan berakhir pada Juni mendatang.

Nama Moussa Diaby, yang juga merupakan pemain dengan bayaran tinggi dan beroperasi di posisi serupa dengan Salah, turut dikaitkan dengan kepulangan ke Eropa.

Semua faktor tersebut membuat Al-Ittihad memiliki kapasitas finansial yang sangat kuat untuk mendatangkan Salah.

Performa Menurun dan Ketegangan dengan Arne Slot

Sementara di sisi lain, performa Mohamed Salah musim ini juga menjadi sorotan. Ia sedang menuju musim paling tidak produktif sejak bergabung dengan Liverpool pada 2017, dengan catatan hanya enam gol sejauh ini.

Ketegangan memuncak pada Desember lalu ketika Salah dicoret dari skuad Liverpool usai sebuah wawancara kontroversial. Dalam wawancara tersebut, ia secara terbuka mengungkapkan bahwa hubungannya dengan Arne Slot telah memburuk.

“Sepertinya klub telah melempar saya ke bawah bus. Begitulah perasaan saya. Saya rasa sangat jelas bahwa ada seseorang yang ingin saya menanggung semua kesalahan,” ujar pemain asal Mesir itu.

Kekecewaan Salah: Janji yang Tak Ditepati

Mohamed Salah juga menyinggung janji-janji yang ia terima pada musim panas lalu, yang menurutnya tidak ditepati oleh klub. Ia merasa posisinya di tim tidak lagi mencerminkan kepercayaan yang dijanjikan kepadanya.

“Saya mendapat banyak janji pada musim panas, dan sejauh ini saya justru duduk di bangku cadangan selama tiga laga, jadi saya tidak bisa mengatakan mereka menepati janji,” tegasnya.

Hubungan pribadi Mohamed Salah dengan Arne Slot pun disebut berubah secara tiba-tiba, tanpa penjelasan yang jelas.

“Saya sudah sering mengatakan sebelumnya bahwa saya punya hubungan yang baik dengan pelatih, dan tiba-tiba kami tidak punya hubungan sama sekali. Saya tidak tahu kenapa, tapi menurut pandangan saya, sepertinya ada seseorang yang tidak menginginkan saya di klub ini.”

Dengan negosiasi yang kini dikabarkan telah berjalan, bursa transfer musim panas mendatang berpotensi menjadi momen penentuan bagi masa depan salah satu ikon terbesar Liverpool dalam satu dekade terakhir.

Sumber: Mirror

Persaingan di Premier League

Video Populer

Foto Populer