Meski Dihujat karena Ambil Keputusan Tak Populer, Sir Jim Ratcliffe Yakin MU Menuju Arah Tepat

Co-owner MU, Sir Jim Ratcliffe, yakin Setan Merah sedang menuju ke arah yang benar setelah serangkaian keputusan yang sangat tidak populer.

Bola.com, Jakarta - Sir Jim Ratcliffe menyadari betul bahwa langkah-langkah yang ia ambil di Manchester United tidak selalu populer. Namun, co-owner Setan Merah itu yakin keputusan-keputusan sulit tersebut kini mulai menunjukkan hasil.

Ratcliffe resmi menjadi pemegang saham minoritas MU pada Februari 2024. Miliarder asal Inggris itu kemudian mengambil alih kendali operasional sepak bola klub.

Sejak kedatangannya di Old Trafford, sejumlah kebijakan kontroversial diambil. Termasuk di antaranya gelombang pemutusan hubungan kerja di berbagai lini klub. Tak hanya itu, dua pelatih kepala, Erik ten Hag dan Ruben Amorim, juga diberhentikan dalam periode kepemimpinannya.

Kendati menuai kritik, pendiri INEOS tersebut menegaskan bahwa langkah-langkah tersebut memang perlu dilakukan dan kini mulai membuahkan dampak positif.

"Saya sudah melihat cukup banyak hal seperti ini di klub sepak bola. Jika Anda melakukan hal-hal sulit, yang kami rasa memang harus dilakukan di Manchester United… kami merasa itu adalah hal yang benar untuk dilakukan. Tetapi, Anda memang menjadi sangat tidak populer untuk sementara waktu," kata Ratcliffe kepada Sky News.

Yuk gabung channel whatsapp Bola.com untuk mendapatkan berita-berita terbaru tentang Timnas Indonesia, BRI Liga 1, Liga Champions, Liga Inggris, Liga Italia, Liga Spanyol, bola voli, MotoGP, hingga bulutangkis. Klik di sini (JOIN)

Berani Tak Populer

Ia tak menampik bahwa dirinya sempat berada dalam posisi yang tidak disukai publik.

"Ya, saya sangat tidak populer di Manchester United karena kami membuat banyak perubahan. Tetapi, menurut pandangan saya, itu untuk kebaikan, dan saya pikir, kami mulai melihat beberapa bukti di klub bahwa itu mulai membuahkan hasil," lanjutnya.

Dalam menjalankan proyek restrukturisasi tersebut, Ratcliffe tidak bekerja sendiri. CEO MU, Omar Berrada, dan Direktur Sepak Bola, Jason Wilcox, menjadi bagian penting dari timnya, termasuk keputusan untuk memecat Amorim.

Sejak ditinggal Sir Alex Ferguson pada akhir musim 2012/2013, MU memang kesulitan menemukan stabilitas dan konsistensi di berbagai sektor.

Harapan Baru

Namun, harapan baru mulai terlihat di bawah arahan pelatih kepala anyar, Michael Carrick.

Di lima laga Premier League pertamanya sebagai pelatih, Carrick mengumpulkan 13 poin, sebuah awal yang menjanjikan. MU kini menempati posisi keempat klasemen dan berada dalam jalur yang kuat untuk mengamankan tiket Liga Champions musim 2026/2027.

Teranyar, gol penyeimbang di menit akhir dari Benjamin Sesko memastikan hasil imbang 1-1 melawan West Ham United pada Rabu dini hari WIB lalu. Hasil itu memperpanjang catatan tak terkalahkan United bersama Carrick menjadi lima pertandingan.

Setan Merah selanjutnya akan bertandang ke markas Everton pada Selasa (23-2-2026) dini hari WIB sebelum menjamu Crystal Palace, Minggu (1-3-2026).

Meski Carrick tengah dipertimbangkan untuk mengisi jabatan pelatih secara permanen, sejumlah nama lain juga masuk bursa kandidat, termasuk Thomas Tuchel, Oliver Glasner, dan Gareth Southgate.

 

Sumber: Sportsmole

Timnas Corner: Semua Tentang Timnas Indonesia
Timnas Corner: Semua Tentang Timnas Indonesia
Lihat Selengkapnya

Video Populer

Foto Populer