Andoni Iraola Waspadai Bournemouth, Liverpool Diminta Tak Kenal Ampun

Andoni Iraola menuntut Liverpool tampil kejam di markas Bournemouth pada pekan kelima, Minggu (20/9), dalam kepulangannya ke Vitality Stadium.

Bola.com, Jakarta - Laga Liverpool Bournemouth pada pekan kelima Liga Inggris 2026/2027, Minggu (20/9), jadi sorotan karena Andoni Iraola meminta The Reds tampil kejam saat kembali ke Vitality Stadium. Kunjungan ini bernuansa emosional bagi pelatih asal Spanyol tersebut.

Di awal musim, Liverpool mengantongi enam poin dari empat pertandingan dan belum terkalahkan. Mereka berada di peringkat kedelapan berkat tiga hasil imbang, sementara Bournemouth menempati posisi ke-15 dengan tiga poin dan belum meraih kemenangan di Liga Inggris.

Iraola baru memimpin Liverpool dalam enam pertandingan sejak hengkang dari Bournemouth pada akhir musim lalu, setelah sebelumnya membawa The Cherries meraih tiket ke kompetisi Eropa untuk pertama kalinya. Meski tak tersentuh kekalahan, performa Liverpool dinilai masih bervariasi.

Dari sisi persiapan, The Reds memiliki waktu pemulihan dua hari lebih banyak usai menghadapi Tottenham di Carabao Cup pada Selasa. Bournemouth baru bermain pada Kamis melawan Real Sociedad di laga perdana Liga Europa.

Yuk gabung channel whatsapp Bola.com untuk mendapatkan berita-berita terbaru tentang Timnas Indonesia, BRI Liga 1, Liga Champions, Liga Inggris, Liga Italia, Liga Spanyol, bola voli, MotoGP, hingga bulutangkis. Klik di sini (JOIN)

Iraola Ingin Liverpool Fokus Pada Kemenangan

Kembali ke Bournemouth menjadi momen khusus bagi Iraola, mengingat kedekatannya dengan para pemain dan staf yang pernah bekerja bersamanya. Meski demikian, begitu peluit pertama berbunyi, prioritasnya hanya satu: membawa Liverpool pulang dengan tiga poin.

Iraola memahami bahwa pertandingan tidak akan mudah karena Bournemouth sudah akrab dengan pola permainan yang ia terapkan. Di sisi lain, pengetahuannya terhadap kekuatan dan kelemahan mantan timnya membuat duel ini diprediksi berjalan dengan dinamika yang berbeda.

"Secara pribadi, saya sangat menantikan untuk bertemu mereka dan memeluk mereka. Mereka adalah pemain-pemain yang saya cintai, begitu juga dengan staf yang pernah bekerja bersama saya dan sangat saya hargai," kata Iraola.

"Saya sangat senang ketika mereka memainkan pertandingan Eropa pertama mereka. Saya mendoakan yang terbaik untuk mereka, tetapi ada bagian lain yang lebih penting, yaitu kami harus pergi ke sana dan menang serta tampil sekejam mungkin, lalu membicarakan semuanya setelah pertandingan," lanjut Iraola.

Iraola Waspadai Bournemouth

Iraola menilai pemahaman taktik antar-kedua tim bisa saling meniadakan keunggulan. Karena itu, ia tidak ingin Liverpool terlena meski memiliki persiapan yang lebih panjang dari lawan.

Liverpool memang bermain pada Selasa, memberi tambahan waktu untuk pemulihan dan persiapan. Namun, catatan Bournemouth dalam periode yang panjang membuat mereka sulit ditaklukkan, sesuatu yang tidak dilewatkan oleh Iraola.

"Pertandingan ini akan sulit. Mereka tentu sangat memahami apa yang ingin kami lakukan," ujar Iraola.

"Tetapi saya juga mengetahui kekuatan dan kelemahan mereka. Jadi, Anda tidak pernah tahu siapa yang memiliki keuntungan lebih besar dalam hal tersebut, tetapi pertandingan ini akan terasa berbeda," tegasnya.

Liverpool Punya Keuntungan

Dari jadwal, Liverpool berada dalam posisi yang lebih menguntungkan. Usai meladeni Tottenham di Carabao Cup pada Selasa, The Reds mendapat dua hari tambahan pemulihan dibanding Bournemouth yang baru bermain di Liga Europa pada Kamis kontra Real Sociedad.

Iraola mengakui jeda waktu itu bisa memberi dampak positif, meski ia tetap menyoroti ketangguhan Bournemouth. Dalam rentang yang panjang, jumlah kekalahan Bournemouth relatif sedikit, menegaskan bahwa mengalahkan mereka bukan tugas mudah.

"Saya pikir kami memiliki keuntungan. Hampir sepanjang waktu justru sebaliknya, kami adalah tim yang bermain paling akhir, tetapi kali ini kami bermain dua hari lebih awal daripada mereka," kata Iraola.

"Saya pikir seharusnya ada keuntungan di sana, tetapi saya juga tahu ke mana kami akan pergi dan apa yang mereka miliki di sana, bukan hanya stadionnya tetapi juga secara keseluruhan. Ketika melihat jumlah pertandingan yang mereka kalah dalam waktu yang panjang, Anda menyadari betapa sulitnya mengalahkan Bournemouth," lanjutnya.

Persaingan Sengit di Liga Inggris

Video Populer

Foto Populer