Usai Maksimalkan Jeda MotoGP, Marc Marquez Tak Sabar Tancap Gas Lagi

Marc Marquez mengaku memaksimalkan jeda MotoGP 2026 dengan sebaik-baiknya.

Bola.com, Jakarta - Sorotan akan kembali tertuju pada kondisi fisik Marc Marquez saat seri di Sirkuit Jerez digelar akhir pekan ini.

Trek tersebut bukan tempat biasa bagi pembalap asal Spanyol itu, mengingat di sana pula ia pernah mengalami cedera lengan serius yang mengubah perjalanan kariernya pada 2020.

Menjelang GP Spanyol tersebut, kondisi kebugaran Marquez kembali menjadi perhatian. Pasalnya, juara bertahan MotoGP itu masih berjuang dengan cedera bahu yang didapat saat tampil di Mandalika, Oktober tahun lalu.

Di tengah persaingan ketat, di mana Ducati masih berupaya mengejar performa Aprilia pada awal musim, Marquez mengakui dirinya belum berada dalam kondisi terbaik.

"Motor itu krusial, tetapi saya juga sama pentingnya," ujar Marquez kepada timnya di Austin beberapa waktu lalu.

"Saya sedang kesulitan," ungkapnya.

Yuk gabung channel whatsapp Bola.com untuk mendapatkan berita-berita terbaru tentang Timnas Indonesia, BRI Liga 1, Liga Champions, Liga Inggris, Liga Italia, Liga Spanyol, bola voli, MotoGP, hingga bulutangkis. Klik di sini (JOIN)

Kendala Marquez

Ia kemudian menjelaskan lebih terperinci kendala yang dihadapinya.

"Pada lap-lap awal saat ban masih baru, motor menjadi lebih agresif, dan saat ini saya tidak bisa mengendarainya dengan baik."

"Sepertinya saya terbiasa berada dalam posisi yang bukan posisi alami di atas motor, dan saya hanya sekadar membalap."

"Saya masih cepat, tetapi tidak bisa membuat perbedaan."

"Terutama saya ingin meningkatkan diri saya sendiri, lebih daripada sekadar motor," ujar pembalap kelahiran 17 Februari, 33 tahun silam tersebut.

Memanfaatkan Jeda Balapan

Meski begitu, Marquez menegaskan telah memanfaatkan jeda balapan dengan maksimal untuk mempercepat proses pemulihan. Penundaan seri Qatar memberinya waktu tambahan sebelum menghadapi seri Eropa pertama musim ini di Jerez.

"Saya memanfaatkan jeda tiga pekan ini semaksimal mungkin untuk pemulihan menjelang balapan Eropa pertama musim ini dan juga balapan kandang yang sudah sangat dekat," kata Marquez.

"Saya senang; Jerez adalah sirkuit yang saya sukai, bersejarah, lengkap, dan akan dipenuhi banyak penggemar," ucapnya.

"Memenangi Sprint di sini tahun lalu sangat spesial, perasaan yang unik."

"Saya tidak sabar untuk kembali bekerja, terutama untuk persiapan tes hari Senin," tambah pembalap asal Spanyol itu.

Bidik Kemenangan Pertama Sejak 2019.

Musim lalu, Marquez sempat meraih kemenangan di Sprint di Jerez, tetapi melakukan kesalahan di balapan utama yang kemudian dimenangi adiknya, Alex Marquez.

Saat ini, Marquez berada di posisi kelima klasemen sementara dan masih memburu podium pertamanya di balapan utama musim ini.

Ia juga menaruh perhatian pada pembaruan motor Ducati yang akan diuji dalam sesi tes penting setelah balapan.

Jika mampu menang pada balapan hari Minggu, itu akan menjadi kemenangan grand prix pertama Marquez di Jerez sejak 2019.

 

Sumber: Crash

Timnas Corner: Semua Tentang Timnas Indonesia
Timnas Corner: Semua Tentang Timnas Indonesia
Lihat Selengkapnya

Video Populer

Foto Populer