Enea Bastianini Tinggalkan Tech3, Bilang Keputusan Ini Tak Pernah Mudah

Enea Bastianini tinggalkan Tech3 di akhir musim ini dan gabung Trackhouse Aprilia di MotoGP 2027.

Bola.com, Jakarta - Enea Bastianini mengucapkan salam perpisahan kepada Tech3 KTM setelah kepindahannya ke Trackhouse Aprilia untuk MotoGP 2027 resmi dikonfirmasi.

Bastianini mengakui keputusan meninggalkan Tech3 bukan perkara mudah. Pembalap asal Italia itu menyampaikan perasaannya setelah Tech3 mengumumkan kepergiannya.

"Tidak pernah mudah untuk membuat keputusan seperti ini. Kalian telah menjadi keluarga saya dan akan tetap menjadi keluarga saya sampai akhir. Terima kasih, saya mencintai kalian semua," tulis Bastianini dalam balasan terhadap unggahan Tech3.

Bastianini sebelumnya sempat dikaitkan dengan kemungkinan kembali ke Gresini. Namun, ia akhirnya memilih bergabung dengan Trackhouse Aprilia, pabrikan yang memimpin klasemen kejuaraan musim ini.

Yuk gabung channel whatsapp Bola.com untuk mendapatkan berita-berita terbaru tentang Timnas Indonesia, BRI Liga 1, Liga Champions, Liga Inggris, Liga Italia, Liga Spanyol, bola voli, MotoGP, hingga bulutangkis. Klik di sini (JOIN)

Tim Keempat

Pada MotoGP 2027, Bastianini akan menjadi satu dari tiga pembalap Italia di jajaran RS-GP. Ketiganya sama-sama pernah membela Ducati.

Bastianini meninggalkan Ducati setelah kehilangan kursi tim pabrikan untuk musim 2025 yang kemudian ditempati Marc Marquez. Selama bersama Ducati, Bastianini meraih tujuh kemenangan Grand Prix.

Kepindahan ke KTM membuat Bastianini bergabung dengan tim keempatnya dalam lima tahun. Tidak hanya berganti tim, ia juga harus meninggalkan Ducati Desmosedici untuk mengendarai KTM RC16.

Adaptasi Bastianini dengan motor KTM sempat berjalan sulit. Ia kesulitan menemukan performa terbaik dari motor asal Austria tersebut, sementara krisis finansial yang dialami KTM turut membatasi pengembangan motor.

Perkembangan Bastianini

Kehadiran Maverick Vinales sebagai rekan setim sekaligus pembalap baru Tech3 menjadi satu di antara jalan bagi tim untuk berkembang. Namun, Bastianini masih kesulitan menembus posisi 10 besar.

Situasi kemudian berubah setelah MotoGP Jerman 2025. Bastianini tidak tampil karena mengalami keracunan makanan.

Pada saat yang sama, Vinales mengalami cedera bahu saat latihan yang hingga kini masih memengaruhi kebugarannya.

Bastianini kemudian bangkit pada seri berikutnya di Brno. Ia berhasil finis di podium Sprint, meski peluang meraih hasil serupa pada balapan utama berakhir setelah mengalami kecelakaan.

Pencapaian Bastianini

Hasil podium kembali diraih Bastianini di Katalonia. Guenther Steiner, yang akan menjadi bosnya di masa depan, turut menyaksikan pencapaian tersebut.

Podium pada balapan utama di Katalonia masih menjadi hasil terbaik Bastianini bersama Tech3. Ia juga sempat naik podium Sprint di COTA musim ini setelah Pedro Acosta mendapat penalti seusai balapan.

Saat ini Bastianini berada di posisi ke-12 klasemen sementara Kejuaraan Dunia. Meski demikian, ia menjadi pembalap KTM dengan posisi terbaik kedua setelah Acosta.

Tech3 belum mengumumkan pengganti Bastianini. Namun, mereka disebut-sebut akan memiliki susunan pembalap baru yang terdiri dari Luca Marini dan rookie, Senna Agius, untuk memasuki era baru mesin 850cc dan ban Pirelli.

 

Sumber: Crash

Video Populer

Foto Populer