Marc Marquez Akui Egois Pakai Pemeran Pengganti di MotoGP Jepang

Marc Marquez mengakui egois baginya untuk menggunakan body double pada ajang pra-balapan di MotoGP Jepang.

Bola.com, Jakarta - Marc Marquez memilih tidak mengikuti ajang balap gokart yang digelar sebelum balapan MotoGP Jepang.

Sebagai gantinya, pembalap Ducati Lenovo itu menggunakan pemeran pengganti untuk hadir di grid.

Keputusan Marquez itu mendapat perhatian karena mayoritas pembalap ikut ambil bagian dalam kegiatan tersebut.

Jorge Martin juga turut serta, sedangkan balapan gokart dimenangi Somkiat Chantra yang finis di depan Pedro Acosta.

Marquez kemudian menjelaskan alasan di balik keputusannya setelah balapan. Menurutnya, kegiatan seperti balap gokart kurang tepat dilakukan ketika persaingan gelar juara dunia sedang memasuki tahap penting.

Yuk gabung channel whatsapp Bola.com untuk mendapatkan berita-berita terbaru tentang Timnas Indonesia, BRI Liga 1, Liga Champions, Liga Inggris, Liga Italia, Liga Spanyol, bola voli, MotoGP, hingga bulutangkis. Klik di sini (JOIN)

Sedang dalam Mode Persaingan

Marquez menilai fokus utamanya adalah tampil sebaik mungkin dalam balapan, terutama karena ia masih bersaing dengan Martin dalam perebutan gelar.

"Ada batas yang cukup tipis," kata Marc Marquez seperti dilaporkan Motorsport.com, dilansir Crash.

"Saya tentu memahami unsur hiburannya, tetapi kami sedang bersaing untuk kejuaraan, bukan sekadar bersenang-senang dan mengendarai gokart," tambahnya.

Marquez mengatakan satu di antara anggota tim kemudian mengusulkan agar seorang pemeran pengganti hadir menggantikannya dalam kegiatan sebelum balapan.

"Untuk Warm-Up, saya mengatakan saya membutuhkan es, lalu salah satu anggota tim keluar dan mengatakan akan keren jika seorang pemeran pengganti datang," ujar Marquez.

"Ini seperti momen 'hold my drink', lalu mereka menindaklanjutinya," lanjut juara dunia bertahan itu.

Egois?

Marquez mengakui keputusan itu bisa dianggap egois. Namun, menurutnya, pilihan itu diperlukan karena dirinya harus menentukan prioritas di tengah persaingan gelar juara dunia.

"Saya harus menentukan prioritas," katanya.

"Saya sudah ditegur, tetapi memang begitulah keadaannya."

"Sekarang kami harus egois dan tampil sebaik mungkin ketika hasil benar-benar ditentukan, yaitu saat balapan," ucap rider berusia 33 tahun itu.

Kegiatan sebelum Balapan

Keputusan Marquez menggunakan pemeran pengganti terjadi setelah MotoGP menggelar sejumlah kegiatan sebelum balapan di berbagai sirkuit. Salah satu yang mendapat perhatian adalah balapan tuk-tuk di Buriram pada awal musim.

Konsep kegiatan itu juga memiliki kemiripan dengan acara yang beberapa kali digelar Formula 1 sebelum balapan.

Satu di antara contohnya adalah balap gokart Lego yang pernah menjadi bagian dari agenda sebelum balapan di Miami dan Silverstone.

Pada balapan MotoGP Jepang, Marquez akhirnya meraih kemenangan setelah memulai dari posisi kedua.

Hasil itu membuatnya kembali mengamankan raihan maksimal 37 poin sepanjang akhir pekan dan memangkas jarak dengan Martin menjadi dua poin.

 

Sumber: Crash

Video Populer

Foto Populer