Status Generasi Emas Sudah Lewat, Rudi Garcia Tegaskan Belgia Bakal Tampil Tanpa Beban di Piala Dunia 2026

Pelatih Timnas Belgia, Rudi Garcia, menegaskan timnya memiliki ambisi besar di Piala Dunia 2026, tapi tak terbebani status generasi emas.

Bola.com, Jakarta - Pelatih Timnas Belgia, Rudi Garcia, menegaskan timnya memiliki ambisi besar di Piala Dunia 2026. Meski Belgia dianggap sebagai favorit di Grup G, ia meminta para pemain dan pendukung untuk tidak meremehkan lawan.

Belgia yang akan menjalani penampilan ke-15 di Piala Dunia tergabung bersama Mesir, Iran, dan Selandia Baru. Garcia menargetkan timnya lolos sebagai juara grup agar mendapat jalur yang lebih menguntungkan di fase gugur.

Secara pengalaman dan prestasi, Belgia unggul jauh dibandingkan para pesaingnya. Setan Merah telah 14 kali tampil di putaran final dan pernah dua kali mencapai semifinal, termasuk saat finis di posisi ketiga pada Piala Dunia 2018.

Meski demikian, Garcia menegaskan Belgia tetap menghormati seluruh lawan di Grup G. Ia menyebut Mesir sebagai salah satu tim terbaik Afrika dan menilai pertandingan melawan wakil Asia serta Oseania juga akan menjadi tantangan yang patut diwaspadai.

"Kami sangat menghormati tiga tim lain di grup ini. Mesir adalah salah satu tim terbaik di Afrika. Saya mengenal baik Mohamed Salah karena pernah melatihnya di Roma," kata Garcia kepada FIFA.

"Kami juga akan menghadapi wakil Asia dan Oseania. Kami memang tidak terlalu sering melihat mereka bermain, tetapi kami menantikan tantangan tersebut," tambahnya.

Yuk gabung channel whatsapp Bola.com untuk mendapatkan berita-berita terbaru tentang Timnas Indonesia, BRI Liga 1, Liga Champions, Liga Inggris, Liga Italia, Liga Spanyol, bola voli, MotoGP, hingga bulutangkis. Klik di sini (JOIN)

Perpaduan Generasi Lama dan Baru

Belgia kini tidak lagi diperkuat sejumlah pemain yang menjadi bagian dari generasi emas mereka.

Nama-nama seperti Eden Hazard, Jan Vertonghen, Toby Alderweireld, dan Dries Mertens sudah tidak lagi menjadi bagian dari skuad.

Namun, Belgia masih memiliki sejumlah pemain berpengalaman seperti Kevin De Bruyne, Thibaut Courtois, dan Romelu Lukaku.

Selain itu, muncul pula generasi baru yang siap meneruskan tongkat estafet, termasuk Jeremy Doku, Leandro Trossard, dan Diego Moreira.

Menurut Garcia, kombinasi pengalaman dan talenta muda membuat Belgia tetap layak diperhitungkan.

"Saya tidak pernah kekurangan ambisi. Kami ingin melangkah sejauh mungkin. Skuad ini memiliki kualitas untuk mencapai hal-hal besar," katanya.

Tak Lagi Beban Generasi Emas

Garcia juga menilai situasi Belgia saat ini berbeda dibandingkan saat mereka datang sebagai unggulan utama pada Piala Dunia 2018 dan 2022.

Kala itu, generasi emas Belgia selalu masuk dalam daftar favorit juara, terutama karena sempat bertahun-tahun menduduki peringkat pertama ranking FIFA.

Kini, Belgia datang dengan ekspektasi yang lebih rendah. Namun justru kondisi tersebut dianggap menguntungkan.

"Selama bertahun-tahun Belgia berada di puncak ranking FIFA dan selalu difavoritkan. Sekarang situasinya berbeda."

"Kami mungkin hanya dianggap sebagai kuda hitam, dan saya menyukai posisi itu."

Sumber: FIFA

Video Populer

Foto Populer