Piala Dunia 2026: Ternyata Ada Andil Alessandro Del Piero pada Regulasi Semua Pemain Ada di Lapangan saat Nyanyikan Lagu Kebangsaan

Presiden FIFA, Gianni Infantino, mengungkapkan sosok di balik salah satu perubahan paling menarik pada Piala Dunia 2026.

Bola.com, Jakarta - Presiden FIFA, Gianni Infantino, mengungkapkan sosok di balik salah satu perubahan paling menarik pada Piala Dunia 2026.

Ternyata, legenda Juventus dan Timnas Italia, Alessandro Del Piero, menjadi pencetus ide agar seluruh anggota skuad tampil di lapangan saat lagu kebangsaan dikumandangkan sebelum pertandingan.

Piala Dunia 2026 menghadirkan sejumlah perubahan aturan dan prosedur pertandingan. Sebagian mendapat respons positif, sementara lainnya masih memunculkan perdebatan di kalangan pencinta sepak bola.

Namun, salah satu perubahan yang mendapat banyak apresiasi adalah keputusan FIFA untuk menghadirkan seluruh 26 pemain dalam skuad ke lapangan sebelum kick-off. Sebelumnya, hanya 11 pemain inti yang berbaris mengikuti prosesi lagu kebangsaan.

Aturan baru ini memungkinkan seluruh anggota tim, termasuk pemain cadangan, merasakan momen spesial dan menjadi bagian dari atmosfer pertandingan sejak awal.

 

 

Yuk gabung channel whatsapp Bola.com untuk mendapatkan berita-berita terbaru tentang Timnas Indonesia, BRI Liga 1, Liga Champions, Liga Inggris, Liga Italia, Liga Spanyol, bola voli, MotoGP, hingga bulutangkis. Klik di sini (JOIN)

Berawal dari Obrolan dengan Del Piero

Dalam sebuah konferensi pers, Gianni Infantino menjelaskan bahwa ide tersebut lahir dari percakapannya dengan Alessandro Del Piero beberapa bulan sebelum turnamen dimulai.

"Untuk pertama kalinya, seluruh pemain, total 26 orang, akan berada di lapangan. Akan ada bendera-bendera besar dan lagu kebangsaan akan dikumandangkan dengan seluruh tim berada di lapangan," kata Infantino.

Ia kemudian menceritakan bagaimana Del Piero mengusulkan perubahan tersebut.

"Beberapa bulan lalu Alessandro Del Piero berkata kepada saya, 'Mengapa tidak membawa semua pemain ke lapangan saat lagu kebangsaan diputar?' Saya bertanya, 'Mengapa?' Lalu dia menjawab, 'Karena kami semua adalah bagian dari tim yang sama'."

Menurut Infantino, gagasan itu langsung menarik perhatiannya dan kemudian dibahas lebih lanjut bersama berbagai pihak di FIFA.

 

Terinspirasi Momen Del Piero di Piala Dunia 2006

Infantino juga sempat menyinggung perjalanan Del Piero bersama Italia di Piala Dunia 2006. Saat itu, Del Piero bukan pemain inti reguler, tetapi mampu memberikan kontribusi besar ketika diturunkan dari bangku cadangan.

Legenda berusia 51 tahun tersebut mencetak gol spektakuler saat Italia mengalahkan Jerman 2-0 pada semifinal Piala Dunia 2006 di Dortmund.

"Saya tidak tahu apakah itu karena gol yang dicetaknya di Piala Dunia 2006 saat melawan Jerman, ketika dia masuk dari bangku cadangan dan mencetak salah satu gol terindah dalam sejarah turnamen," ujar Infantino.

"Mungkin itulah alasan dia mengatakan bahwa semua pemain adalah bagian dari tim yang sama," lanjutnya. 

 

Memberi Pengalaman Berharga untuk Semua Pemain

Infantino menilai perubahan tersebut memiliki dampak positif bagi seluruh pemain, khususnya mereka yang mungkin tidak mendapatkan kesempatan tampil selama turnamen berlangsung.

Menurutnya, berada di lapangan saat lagu kebangsaan berkumandang merupakan salah satu momen paling emosional dalam sepak bola internasional.

"Kami mulai mendiskusikannya bersama. Dalam sebuah Piala Dunia, tidak semua pemain akan mendapatkan kesempatan bermain," kata Infantino. 

"Karena itu, penting untuk membuat mereka merasa menjadi bagian dari momen emosional saat lagu kebangsaan dikumandangkan. Saya percaya ini adalah sesuatu yang positif, baik bagi para pemain maupun para pendukung," tambahnya. 

Kebijakan baru tersebut menjadi salah satu inovasi yang paling disambut baik sepanjang gelaran Piala Dunia 2026, karena dinilai memperkuat rasa kebersamaan dan persatuan di dalam setiap tim peserta.

Lihat Selengkapnya

Video Populer

Foto Populer