Klausul Kontrak Thomas Tuchel Tertulis Bisa Dipecat jika Timnas Inggris Gagal di Piala Dunia 2026

Federasi Sepak Bola Inggris (FA) memasukkan klausul performa yang memungkinkan Thomas Tuchel diberhentikan apabila gagal memenuhi target di Piala Dunia 2026.

Bola.com, Jakarta - Masa depan Thomas Tuchel bersama Timnas Inggris ternyata belum sepenuhnya terjamin meski telah menerima perpanjangan kontrak hingga turnamen besar berikutnya, Euro 2028.

Federasi Sepak Bola Inggris (FA) memasukkan klausul performa yang memungkinkan pelatih asal Jerman itu diberhentikan apabila gagal memenuhi target di Piala Dunia 2026.

Thomas Tuchel ditunjuk sebagai pelatih The Three Lions pada awal tahun lalu dengan misi utama membawa Inggris meraih gelar juara dunia.

Awalnya, kontraknya hanya berlaku hingga berakhirnya turnamen yang berlangsung di Amerika Serikat, Kanada, dan Meksiko tersebut.

Namun, pada Februari lalu, FA memutuskan memperpanjang masa kerja mantan pelatih Chelsea dan Bayern Munchen itu selama dua tahun tambahan hingga Euro 2028.

Meski demikian, Chief Executive FA, Mark Bullingham, mengungkapkan bahwa kontrak baru tersebut tetap memuat klausul yang berkaitan dengan pencapaian tim.

"Klausul performa selalu ada dalam setiap kontrak yang dibuat FA, tetapi saya tidak akan membahas detailnya," ujar Bullingham kepada wartawan di markas Timnas Inggris di Kansas City.

Nikmati liputan eksklusif Piala Dunia 2026 di Bola.com. Kami menyajikan berbagai liputan menarik, unik, dan analisis yang konferhensif dengan datang langsung ke Amerika Serikat. Klik link ini!

Jurnalis KLY Sports, Hery Kurniawan, peliput Piala Dunia 2026. (Multimedia KLY)

Yuk gabung channel whatsapp Bola.com untuk mendapatkan berita-berita terbaru tentang Timnas Indonesia, BRI Liga 1, Liga Champions, Liga Inggris, Liga Italia, Liga Spanyol, bola voli, MotoGP, hingga bulutangkis. Klik di sini (JOIN)

FA Bisa Bertindak Jika Target Tidak Tercapai

Pernyataan tersebut memunculkan kemungkinan bahwa Tuchel dapat kehilangan pekerjaannya apabila Timnas Inggris tampil mengecewakan di Piala Dunia 2026.

Bullingham juga ditanya mengenai kemungkinan adanya klausul yang memungkinkan Tuchel mengakhiri kontraknya lebih awal.

Namun, ia menegaskan posisi FA cukup kuat dalam kesepakatan tersebut. "Kami bisa memastikan dia tetap menjalani kontraknya," kata Bullingham.

Sejak mengambil alih kursi pelatih Inggris, Tuchel menunjukkan catatan impresif. Ia sukses memenangi delapan pertandingan kompetitif secara beruntun tanpa kebobolan satu gol pun.

Meski demikian, tantangan sesungguhnya baru akan dimulai saat Inggris menjalani laga pertama mereka di Piala Dunia 2026.

The Three Lions dijadwalkan menghadapi Kroasia pada Rabu malam waktu setempat sebelum melanjutkan pertandingan Grup L melawan Ghana dan Panama.

 

 

Alasan FA Perpanjang Kontrak Sebelum Piala Dunia

Bullingham menjelaskan bahwa keputusan memperpanjang kontrak Tuchel sebelum Piala Dunia 2026 bukan tanpa alasan.

FA ingin menghindari spekulasi mengenai masa depan sang pelatih yang berpotensi mengganggu fokus tim selama turnamen berlangsung.

Menurutnya, pelatih dengan reputasi dan kualitas seperti Tuchel akan selalu menjadi incaran banyak klub maupun tim nasional jika kontraknya dibiarkan mendekati masa habis.

"Faktanya, dia adalah manajer kelas dunia yang selalu diminati banyak pihak. Kami tahu dia melakukan pekerjaan yang sangat baik dan kami tidak bisa berharap seseorang hanya menunggu tanpa kepastian sambil melihat apa yang akan terjadi," jelas Bullingham.

"Itu bukan realitas dalam profesi apa pun. Kami memiliki pelatih yang bekerja dengan sangat baik, kami merasa bisa mengikatnya selama dua tahun lagi." 

"Selain itu, kami akan menghadapi turnamen kandang di Euro 2028, di mana tekanannya bahkan lebih besar, dan kami memiliki pelatih yang sudah berpengalaman menghadapi situasi seperti itu," tambahnya. 

Sumber: talksport 

 

Yuk Lihat Peta Persaingan

Video Populer

Foto Populer