Jalur Neraka Menuju Final Piala Dunia 2026 Mengintai Belanda atau Jepang

Drama Grup F Piala Dunia 2026, Belanda dan Jepang berebut jalur mudah ke final.

Bola.com, Jakarta - Persaingan di Grup F Piala Dunia 2026 bukan hanya soal lolos ke fase gugur. Posisi juara grup bisa menjadi penentu seberapa berat perjalanan sebuah tim menuju partai final.

Saat ini, Belanda dan Jepang menjadi dua tim yang paling berpeluang finis di puncak klasemen. Finis sebagai runner-up berpotensi menyeret salah satu dari mereka ke jalur yang jauh lebih berat pada fase gugur.

Setelah dua pertandingan, Belanda memimpin klasemen Grup F berkat kemenangan telak 5-1 atas Swedia. Tim Oranje mengoleksi empat poin, sama seperti Jepang.

Lantaran pertemuan kedua tim berakhir imbang 2-2, penentuan posisi klasemen bergantung pada selisih gol.

Belanda dan Jepang sama-sama memiliki selisih gol +4, tetapi Belanda unggul produktivitas dengan tujuh gol berbanding enam milik Jepang.

Kendati baru saja dihajar Belanda, Swedia belum sepenuhnya tersingkir dari persaingan. Mereka mengoleksi tiga poin dan memiliki selisih gol nol berkat kemenangan besar atas Tunisia pada laga pembuka.

Peluang Swedia untuk finis sebagai runner-up memang sangat kecil. Mereka harus bermain imbang melawan Jepang dan berharap Belanda kalah 0-5 dari Tunisia.

 

Yuk gabung channel whatsapp Bola.com untuk mendapatkan berita-berita terbaru tentang Timnas Indonesia, BRI Liga 1, Liga Champions, Liga Inggris, Liga Italia, Liga Spanyol, bola voli, MotoGP, hingga bulutangkis. Klik di sini (JOIN)

Juara, Jalur Lebih Bersahabat

Tim yang keluar sebagai juara Grup F akan menghadapi peringkat kedua Grup C, yang saat ini ditempati Maroko.

Jika mampu melewati rintangan tersebut, mereka berpeluang menghadapi pemenang duel Korea Selatan kontra Swiss pada fase berikutnya.

Di babak perempat final, lawan yang kemungkinan besar menunggu adalah Jerman.

Apabila berhasil menyingkirkan Jerman, jalan menuju final relatif lebih terbuka. Pada semifinal, mereka berpotensi bertemu Ghana, Uruguay, Austria, Amerika Serikat, Ekuador, Selandia Baru, Ceko, atau Republik Demokratik Kongo.

Meski harus berhadapan dengan Jerman di perempat final, jalur tersebut masih dianggap jauh lebih ringan dibandingkan skenario yang menanti tim peringkat kedua Grup F.

 

Runner-up, Jalur Neraka

Finis di posisi kedua Grup F bisa menjadi mimpi buruk. Runner-up grup akan langsung berhadapan dengan juara Grup B yang saat ini ditempati Brasil pada fase gugur pertama.

Jika berhasil melewati Brasil, tantangan berikutnya kemungkinan adalah Prancis pada babak 16 besar.

Kesulitan belum berhenti di situ. Pada perempat final, mereka berpotensi bertemu salah satu dari Spanyol, Inggris, atau Portugal.

Apabila mampu bertahan hingga semifinal, Argentina bisa menjadi lawan berikutnya.

Dengan skenario tersebut, runner-up Grup F berpeluang menghadapi juara dunia di setiap babak fase gugur yang dijalani.

Itulah mengapa pertandingan terakhir Grup F dipastikan berlangsung sangat penting, berbeda dengan beberapa grup lain yang mulai kehilangan tensi persaingan.

 

Belanda di Atas Angin

Belanda menjadi favorit kuat untuk mengunci status juara grup. Pasalnya, mereka akan menghadapi Tunisia yang sudah tersingkir setelah hanya mencetak satu gol dan kebobolan sembilan kali sepanjang turnamen.

Di sisi lain, Jepang dan Swedia akan berhadapan dalam laga yang juga menentukan.

Jepang membutuhkan kemenangan atas Swedia dengan selisih gol yang lebih besar dibandingkan kemenangan Belanda atas Tunisia jika ingin merebut posisi puncak klasemen.

Sementara itu, Swedia wajib mengalahkan Jepang dan berharap Belanda gagal meraih kemenangan.

Menariknya, tim yang finis di peringkat ketiga juga masih berpeluang lolos ke fase gugur. Berdasarkan proyeksi saat ini, tiga poin dengan selisih gol minus dua diperkirakan sudah cukup untuk mengamankan tiket ke babak 32 besar.

Namun, jalur yang akan ditempuh tim peringkat ketiga masih sulit diprediksi karena posisi akhir klasemen belum ditentukan.

Untuk sementara, simulasi yang ada memperkirakan Swedia akan bertemu sesama negara Skandinavia, Norwegia, pada babak 32 besar.

 

Sumber: Planet Football

Jangan Lewatkan Laporan Eksklusif dari AS

Nikmati liputan eksklusif Piala Dunia 2026 di Bola.com. Kami menyajikan berbagai liputan menarik, unik, dan analisis yang konferhensif dengan datang langsung ke Amerika Serikat. Klik link ini!

 

Jurnalis KLY Sports, Hery Kurniawan, peliput Piala Dunia 2026. (Multimedia KLY)

Video Populer

Foto Populer