Usai Final Piala Dunia 2026, Nicolas Otamendi Akhiri Karier di Timnas Argentina

Nicolas Otamendi resmi pensiun dari Timnas Argentina usai final Piala Dunia 2026 kontra Spanyol. Laga di New Jersey jadi penutup kiprahnya.

Bola.com, Jakarta - Nicolas Otamendi menutup kiprahnya bersama Timnas Argentina. Bek 38 tahun itu mengumumkan pensiun pada Kamis, 23 Juli 2026, beberapa hari setelah kekalahan Albiceleste dari Spanyol di final Piala Dunia 2026.

Laga puncak di New Jersey Stadium pada Senin, 20 Juli 2026, berakhir 0-1 untuk Spanyol dan menjadi penampilan terakhir Otamendi. Ia tampil sebagai wakil kapten dalam partai tersebut.

Otamendi menjadi pemain tertua kedua Argentina di final itu pada usia 38 tahun 157 hari, hanya kalah dari Lionel Messi. Sebelumnya, ia sudah memberi isyarat bahwa Piala Dunia 2026 akan menjadi turnamen terakhirnya.

Selama 17 tahun membela Albiceleste, Otamendi membukukan 139 penampilan dan deretan trofi bergengsi. Catatan lengkapnya menegaskan perannya sebagai salah satu bek sentral paling konsisten di era modern Argentina.

Yuk gabung channel whatsapp Bola.com untuk mendapatkan berita-berita terbaru tentang Timnas Indonesia, BRI Liga 1, Liga Champions, Liga Inggris, Liga Italia, Liga Spanyol, bola voli, MotoGP, hingga bulutangkis. Klik di sini (JOIN)

Akhiri Kiprah di Timnas Usai Final Piala Dunia 2026

Pengumuman pensiun Otamendi disampaikan melalui unggahan video di akun Instagram pribadinya pada Kamis, 23 Juli 2026. Momen itu hadir tak lama setelah Argentina gagal mempertahankan gelar dunia.

Partai final Piala Dunia 2026 di New Jersey Stadium menjadi panggung terakhirnya bersama tim nasional. Kekalahan 0-1 dari Spanyol menutup perjalanan Albiceleste di turnamen tersebut sekaligus menandai salam perpisahan Otamendi.

Di laga itu, ia mengenakan ban wakil kapten dan menambah satu cap penutup dalam karier internasionalnya. Usia 38 tahun 157 hari menempatkannya sebagai pemain tertua kedua Argentina di final, di belakang Lionel Messi.

Rekam Jejak 17 Tahun Nicolas Otamendi Bersama Argentina

Otamendi memulai debut internasional pada 2009 dan sejak itu mengoleksi 139 penampilan selama 17 tahun. Konsistensinya membuatnya kerap jadi andalan di berbagai era pelatih.

Gelar tertinggi diraih di Piala Dunia 2022. Ia juga mengangkat dua trofi Copa América pada edisi 2021 dan 2024, serta menambah koleksi dengan Finalissima 2022.

Selain puncak kejayaan, Otamendi juga melewati sejumlah final besar sebagai runner-up. Argentina finis kedua di Piala Dunia 2014 dan 2026, serta di Copa América 2015 dan 2016.

Bek tengah ini tampil di empat edisi Piala Dunia FIFA, yakni 2010, 2018, 2022, dan 2026. Jejak panjang itu menegaskan kontinuitasnya di level tertinggi.

Pada Piala Dunia 2026, ia terlibat dalam tujuh pertandingan, dengan enam di antaranya sebagai pemain pengganti. Perannya ikut berkontribusi mendorong Argentina hingga partai puncak.

Pesan Perpisahan dan Langkah Berikutnya

Dalam video perpisahan di Instagram, Otamendi menyebut seragam Argentina sebagai kehormatan tertinggi. "Takdir menentukan bahwa pertandingan terakhir saya adalah final Piala Dunia. Hasilnya memang bukan yang kami harapkan, tetapi saya pergi dengan kepala tegak, karena tahu bahwa tim ini telah memberikan segalanya hingga detik terakhir," tulis Otamendi.

Ia menyampaikan terima kasih mendalam kepada para pendukung. "Kalian membuat kami merasa setiap kali lagu kebangsaan diputar, kami bukan hanya sebelas pemain, tetapi jutaan orang yang membela mimpi yang sama," tambahnya.

Otamendi juga meninggalkan pesan untuk generasi penerus. "Jangan pernah berhenti percaya. Akan ada kemunduran yang tampaknya mustahil untuk diatasi, tetapi seragam ini selalu menghargai mereka yang mempertahankannya dengan kerendahan hati, pengorbanan, dan cinta," ujarnya.

Setelah menutup karier internasional, Otamendi baru-baru ini bergabung dengan River Plate. Kepindahan itu menandai berakhirnya 16 tahun kariernya di Eropa.

Dengan keputusannya pensiun dari tim nasional, Lionel Messi kini menjadi satu-satunya anggota skuad Piala Dunia 2014 yang masih aktif membela Albiceleste.

Trilogi Sepak Bola Putri
Trilogi Sepak Bola Putri
Lihat Selengkapnya

Video Populer

Foto Populer