Sukses


Timothy Bradley Makin Pede Taklukkan Manny Pacquiao

Bola.com, Las Vegas - Petinju Amerika Serikat, Timothy Bradley, makin percaya diri mampu menaklukkan Manny Pacquiao pada pertarungan di MGM Grand, Las Vegas, Amerika Serikat, 9 April 2016. Keyakinan Bradley menebal sejak menggaet Teddy Atlas sebagai pelatihnya.

Atlas adalah analis tinju ESPN yang pernah bekerja sama dengan mantan juara dunia kelas berat, Mike Tyson. Pengalaman dan kualitas Atlas itulah yang menumbuhkan kepercayaan diri Bradley. Dia yakin pelatihnya tersebut bakal merancang strategi pertarungan berbasis pertahanan rapat dan kelincahan untuk menundukkan Pac-Man.

Kolaborasi dengan Atlas telah menghasilkan kemenangan ke-33 bagi Bradley, yaitu saat mengalahkan mantan juara dunia kelas ringan, Brandon Rios, secara technical knockout (TKO), pada November 2015. Bradley meyakini jika bisa mengulangi tampilan seperti saat meladeni Rios, maka pertarungan kontra Pacquiao bakal dimenanginya.

“Pertarungan kali ini (melawan Pacquiao) bakal berbeda karena saya kini sudah jadi petinju yang lebih baik,” kata Bradley, seperti dilansir Los Angeles Times, Kamis (31/3/2016).

“Anda bisa mengatakan apapun tentang pertarungan kontra Rios, bahwa dia gemuk, kelebihan berat badan, apapun. Tapi, periksa performa saya. Betapa kuat pukulan saya, dan betapa jitu juga pukulan saya. Saya kuat,” imbuhnya.

Manny Pacquiao dan Bradley telah dua kali bertemu di ring pada 2012 dan 2014. Rekor pertemuan keduanya seimbang. Bradley memenangi pertarungan pada 2012, sedangkan duel ulang pada 2014 jadi milik Pac-Man.

Bagi Pacquiao, ini adalah pertarungan perdananya seusai kalah dari Floyd Mayweather Jr. pada Mei tahun lalu. Bradley mengaku tak akan menjiplak mentah-mentah gaya Mayweather. Tapi, dia telah mempelajari gaya bertarung sang lawan dan menyiapkan taktik untuk mengalahkannya.

“Floyd adalah Floyd..tapi ada hal-hal tertentu yang digunakan orang-orang yang pernah mengalahkan Pacquiao. Saya melihat gaya tertentu, yaitu gaya untuk mengisolasi Pacquiao,” ujar Bradley.

“Saat ini saya hanya perlu memperkuat diri. Saya tak perlu berpikir bahwa dia lebih lemah. Asalkan secara teknik lebih bagus, kans menang semakin besar,” tegas Timothy Bradley.

Video Populer

Foto Populer