Sukses


Cara Melindungi Data Pribadi di Internet

Bola.com, Jakarta - Di era digital seperti sekarang, internet sudah menjadi sebuah kebutuhan dalam kehidupan sehari-hari. Apalagi, kini internet sudah bisa diakses oleh semua orang dari berbagai kalangan.

Internet telah memberikan kemudahan dalam berbagai hal bagi para penggunanya. Dengan internet, seseorang bisa melihat perkembangan dunia dengan cepat dan nyaman tanpa harus datang secara fisik/langsung.

Kendati banyak memberikan kemudahan, ada bahaya yang mengintai di dunia maya, seperti pencurian data, pencurian kekayaan intelektual, sabotase, dan masih banyak lagi.

Maka itu, kita harus mewaspadai kejahatan-kejahatan yang ada di internet. Data pribadi merupakan satu di antara hal yang harus diperhatikan dan diwaspadai sebagai kejahatan siber.

Hal itu karena data pribadi yang ada di internet bisa disalahgunakan oleh pihak-pihak yang tidak bertanggung jawab.

Dengan data, mereka bisa membobol akun pribadi, membuat akun pinjaman online menggunakan data kita, menjadikan kita sasaran iklan internet, dan menjual data untuk kepentingan marketing.

Bagi kamu yang ingin melindungi data pribadi di internet, ada beberapa cara yang bisa dilakukan. Bagaimana caranya?

Berikut ini beberapa cara melindungi data pribadi di internet agar tidak bocor, dilansir dari ditsmp.kemdikbud.go.id, Jumat (16/12/2022).

Yuk gabung channel whatsapp Bola.com untuk mendapatkan berita-berita terbaru tentang Timnas Indonesia, BRI Liga 1, Liga Champions, Liga Inggris, Liga Italia, Liga Spanyol, bola voli, MotoGP, hingga bulutangkis. Klik di sini (JOIN)

2 dari 4 halaman

Cara Melindungi Data Pribadi di Internet

1. Memastikan data terenkripsi

Setiap situs memiliki sistem keamanan enkripsi untuk memastikan data terkode dengan aman saat dikirimkan lewat situs website. Contohnya seperti Secure HTTP atau yang disebut dengan HTTPS dan sertifikasi SSL.

Biasanya situs yang memiliki keamanan enkripsi data bisa diketahui dengan alamat situs yang diawali dengan https. Selain itu, keamanan juga bisa dilihat dengan adanya logo gembok di kiri atas sebelah tautan situs.

2. Berhati-hati saat menggunakan jaringan Wi-Fi

Kamu harus berhati-hati ketika sedang berada di tempat umum dan menemukan Wi-Fi yang bisa diakses secara gratis. Jaringan Wi-Fi ini bisa disalahgunakan oleh orang yang tidak bertanggung jawab untuk mencuri data pribadi.

Biasanya menggunakan access point palsu yang jika seseorang login maka data pribadinya akan tercuri. Hindarilah access point yang berpotensi meminta username, password, dan informasi pribadi lainnya.

3 dari 4 halaman

Cara Melindungi Data Pribadi di Internet

3. Waspadai tautan phising

Saat ini banyak sekali tautan (link) yang mengatasnamakan instansi atau organisasi. Dalam beberapa kasus, link tersebut dapat mengarahkan ke halaman login palsu sebagai jebakan dan mencuri data pribadi.

Caranya adalah jangan asal memberikan data pribadi di situs yang tidak tepercaya. Periksa kembali alamat (domain) situs, contohnya untuk situs pemerintahan menggunakan domain .go.id.

4. Gunakan password yang sulit ditebak

Password atau kata sandi adalah hal yang paling penting dalam akses login. Oleh karena itu, gunakanlah kata sandi yang sulit untuk ditebak.

Hindari penggunaan kata sandi menggunakan tanggal lahir ataupun nama. Selain itu, ganti kata sandi setiap tiga bulan sekali.

4 dari 4 halaman

Cara Melindungi Data Pribadi di Internet

5. Gunakan mode Incognito ketika berselancar

Saat berselancar di internet, gunakan mode Incognito (penyamaran). Saat ini kebanyakan browser canggih sudah memiliki mode ini. Di dalam mode ini akan mematikan perekaman data ketika browsing.

Browser tidak akan merekam alamat situs dan laman yang telah dikunjungi. Browser juga tidak dapat merekam data pribadi, seperti nama pengguna untuk login, password, juga cache dan cookies dari situs web yang dikunjungi.

 

Sumber: Kemdikbud

Baca artikel seputar cara lainnya dengan mengeklik tautan ini.

Video Populer

Foto Populer