Max Verstappen Tak Risau Tertinggal Jauh dari George Russell di F1 GP Australia 2026

Pembalap Red Bull, Max Verstappen, tidak terlalu memikirkan jarak finisnya dengan pemenang balapan pembuka Formula 1 musim 2026 di Grand Prix Australia.

Bola.com, Jakarta - Pembalap Red Bull, Max Verstappen, tidak terlalu memikirkan jarak finisnya dengan pemenang balapan pembuka Formula 1 musim 2026 di Grand Prix Australia. Meski tertinggal cukup jauh dari George Russell, Verstappen memilih fokus membantu timnya memperkecil ketertinggalan performa sepanjang musim.

Pada balapan yang berlangsung di Sirkuit Grand Prix Melbourne, Minggu, Verstappen harus memulai lomba dari posisi belakang grid. Situasi itu terjadi setelah ia mengalami kecelakaan pada sesi kualifikasi, yang membuat peluangnya untuk bersaing di barisan depan langsung menipis sejak awal.

Meski menghadapi kondisi sulit, Verstappen tetap mampu menyelesaikan balapan di posisi keenam. Ia meraih delapan poin penting, meski tertinggal 54,617 detik dari Russell yang memulai balapan dari pole position dan akhirnya keluar sebagai pemenang.

Selisih hampir satu menit dengan Mercedes tentu menunjukkan adanya jarak performa yang cukup besar. Namun, Verstappen menegaskan bahwa ia tidak ingin terlalu memikirkan hal tersebut.

 

Yuk gabung channel whatsapp Bola.com untuk mendapatkan berita-berita terbaru tentang Timnas Indonesia, BRI Liga 1, Liga Champions, Liga Inggris, Liga Italia, Liga Spanyol, bola voli, MotoGP, hingga bulutangkis. Klik di sini (JOIN)

Verstappen Pilih Fokus Perbaiki Performa Tim

Menurut Verstappen, mengkhawatirkan jarak dengan rival tidak akan memberikan dampak nyata terhadap performa tim. Karena itu, ia lebih memilih fokus pada proses peningkatan yang dilakukan Red Bull secara bertahap.

“Saya bisa saja mengkhawatirkannya, tetapi itu tidak akan mengubah apa pun. Jadi saya tidak terlalu memikirkannya,” ujar Verstappen setelah balapan.

“Kami hanya bekerja sebagai tim untuk mencoba memperkecil jarak itu. Semoga langkah demi langkah kami bisa menjadi lebih kompetitif.”

Verstappen juga menyebut balapan di Melbourne tetap memberikan pengalaman positif baginya, terutama karena ia harus berjuang menyalip sejumlah pembalap dari tim papan tengah.

“Tentu saja kami memiliki kecepatan yang jauh lebih baik dibandingkan tim papan tengah. Saya hanya perlu menyalip mereka dengan bersih dan itu berhasil saya lakukan.”

Selain itu, pembalap asal Belanda tersebut mengaku mendapatkan banyak pelajaran dari pertarungan di lintasan, termasuk dalam memaksimalkan penggunaan sistem baterai pada mobil generasi baru Formula 1.

“Saya juga belajar banyak dari pertarungan di lintasan, seperti bagaimana menggunakan baterai dan beberapa hal lainnya. Itu cukup positif bagi kami.”

 

Russell Bawa Mercedes Dominasi Podium

Pada seri pembuka musim ini, George Russell tampil impresif dengan meraih kemenangan bersama Mercedes. Ia berhasil mempertahankan posisi terdepan sejak start hingga garis finis.

Dominasi Mercedes semakin terasa karena Andrea Kimi Antonelli juga finis di posisi kedua, membuat tim Silver Arrows meraih hasil satu-dua pada balapan pertama musim ini.

Sementara itu, satu-satunya pembalap non-Mercedes yang berhasil naik podium adalah Charles Leclerc dari Ferrari yang finis di posisi ketiga.

 

Hadjar Gagal Finis

Bagi Red Bull, hasil di Melbourne tidak sepenuhnya berjalan mulus. Verstappen menjadi satu-satunya pembalap tim tersebut yang berhasil mencapai garis finis.

Rekan setimnya, Isack Hadjar, yang memulai balapan dari posisi ketiga justru gagal menyelesaikan lomba. Mobilnya mengeluarkan asap di tengah balapan sehingga ia terpaksa mundur sebelum finis.

Situasi ini membuat Red Bull harus segera melakukan evaluasi sebelum menghadapi seri berikutnya.

 

Seri Kedua Digelar di China

Setelah balapan pembuka di Australia, Formula 1 musim 2026 akan langsung berlanjut ke seri kedua yang digelar di China.

Balapan tersebut dijadwalkan berlangsung di Sirkuit Internasional Shanghai pada Minggu, 15 Maret 2026. Seri ini akan menjadi kesempatan bagi Red Bull untuk mencoba memperkecil jarak performa dengan Mercedes yang tampil dominan di awal musim.

Video Populer

Foto Populer