F1 Kembali ke Sirkuit yang 6 Tahun Tak Dipakai usai GP Bahrain dan Arab Saudi Dibatalkan

F1 kembali ke trek yang tidak digunakan selama enam tahun setelah GP Bahrain dan Arab Saudi, April ini, dibatalkan.

Bola.com, Jakarta - Formula 1 dipastikan kembali mengaspal di Sirkuit Nürburgring setelah enam tahun absen, meski hanya untuk sesi uji coba.

Keputusan ini diambil menyusul pembatalan dua balapan pada April, yakni GP Bahrain dan Arab Saudi.

Untuk pertama kalinya sejak 2020, tidak ada balapan Formula 1 yang digelar pada bulan April. Situasi ini dipicu konflik yang masih berlangsung di Timur Tengah sehingga kedua seri tersebut tidak dapat dilaksanakan.

Sebelumnya, rencana uji coba ban basah oleh Pirelli di Bahrain juga terpaksa dibatalkan. Rekaman yang disiarkan BBC memperlihatkan sebuah rudal menghantam Pusat Komunikasi Nasional yang berjarak sekitar 24 kilometer dari sirkuit.

Sebagai gantinya, Pirelli telah menggelar pengujian di Sirkuit Suzuka, sementara Ferrari dijadwalkan melakukan uji coba kondisi basah di lintasan Fiorano pekan ini.

Yuk gabung channel whatsapp Bola.com untuk mendapatkan berita-berita terbaru tentang Timnas Indonesia, BRI Liga 1, Liga Champions, Liga Inggris, Liga Italia, Liga Spanyol, bola voli, MotoGP, hingga bulutangkis. Klik di sini (JOIN)

Manfaatkan Jeda

Kini, Formula 1 berupaya memaksimalkan jeda April dengan menjadwalkan uji coba tambahan di Nürburgring pada 14 dan 15 April.

Dua tim besar, Mercedes dan McLaren, dipastikan ambil bagian di sirkuit legendaris tersebut.

Tim-tim akan menggunakan konfigurasi lintasan Grand Prix dengan 17 tikungan. Sementara itu, lintasan Nordschleife, yang dikenal sangat panjang dan menantang, sudah tidak lagi digunakan di Formula 1 sejak GP Jerman 1976 karena alasan keselamatan.

Pembalap Red Bull, Max Verstappen, sempat mengungkapkan kekagumannya terhadap Nurburgring.

"Putaran apa pun yang Anda jalani di sana, dengan mobil apa pun, selalu menyenangkan," ujar Verstappen, tahun lalu.

Konfigurasi Lintasan

Lintasan Nordschleife memiliki panjang 22,8 kilometer dengan lebih dari 150 tikungan. Sejumlah insiden besar pernah terjadi di sana, termasuk kecelakaan hebat yang dialami Niki Lauda, yang akhirnya membuat Formula 1 memindahkan balapan ke Sirkuit Hockenheim.

Untuk uji coba kali ini, konfigurasi lintasan Grand Prix akan dilengkapi area run-off yang luas serta sistem pemantauan digital canggih guna mendukung pengumpulan data secara maksimal bagi tim.

Baik Mercedes maupun McLaren belum mengumumkan pembalap yang akan turun dalam uji coba tersebut. Namun, keduanya diperkirakan akan membagi waktu lintasan kepada lebih dari satu pembalap selama dua hari.

Formula 1 dijadwalkan kembali bergulir pada 1 Mei melalui akhir pekan sprint di Miami. Pada seri tersebut, Ferrari dan McLaren akan berupaya mengejar dominasi Mercedes di awal musim.

 

Sumber: Sportbible

Video Populer

Foto Populer