Timnas Bola Voli Putri Indonesia Siap Tempur di SEA V Cup 2026: Turnamen Invitasi di Korea Selatan Jadi Ujian Perdana

Skuad Merah Putih lebih dulu bertolak ke Jecheon, Korea Selatan, untuk mengikuti turnamen invitasi pada 23-26 Juli sebelum tampil di SEA V Cup 2026.

Bola.com, Jakarta - Pengurus Pusat Persatuan Bola Voli Seluruh Indonesia (PP PBVSI) resmi melepas keberangkatan Timnas Bola Voli Putri Indonesia yang akan menjalani rangkaian turnamen internasional sepanjang akhir Juli hingga awal Agustus 2026.

Skuad Merah Putih lebih dulu bertolak ke Jecheon, Korea Selatan, untuk mengikuti turnamen invitasi pada 23-26 Juli sebelum tampil di SEA V Cup 2026.

Pelepasan tim berlangsung di Padepokan Voli Jenderal Polisi Kunarto, Sentul, Bogor, Sabtu (19/7/2026). Sebanyak 18 anggota tim diberangkatkan, terdiri atas 14 atlet, 3 pelatih, dan 1 manajer.

Setelah menyelesaikan agenda di Korea Selatan, Timnas Putri akan melanjutkan perjuangan pada SEA V Cup 2026 yang digelar dalam dua putaran.

Leg pertama berlangsung di Vietnam pada 31 Juli hingga 2 Agustus, sedangkan leg kedua akan dimainkan di Thailand pada 7-9 Agustus.

PP PBVSI menilai dua ajang tersebut menjadi bagian penting dalam proses pembentukan tim menuju kejuaraan yang lebih besar, termasuk AVC Continental Championship dan Asian Games.

PBVSI berharap para pemain mampu menunjukkan perkembangan performa sekaligus membawa hasil positif bagi Indonesia.

 

Yuk gabung channel whatsapp Bola.com untuk mendapatkan berita-berita terbaru tentang Timnas Indonesia, BRI Liga 1, Liga Champions, Liga Inggris, Liga Italia, Liga Spanyol, bola voli, MotoGP, hingga bulutangkis. Klik di sini (JOIN)

Uji Coba di Korea Selatan Jadi Bekal Menuju SEA V Cup

Ketua Umum PP PBVSI, Imam Sudjarwo, mengatakan turnamen invitasi di Jecheon bukan sekadar laga persahabatan. Timnas Putri dijadwalkan menghadapi tim nasional senior Korea Selatan sebanyak tiga kali sebagai bagian dari uji coba sebelum bertarung di SEA V Cup.

Menurut Imam, laga-laga tersebut akan menjadi ukuran sejauh mana kesiapan para pemain setelah menjalani pemusatan latihan dalam beberapa pekan terakhir.

"Yang di Korea Selatan adalah uji coba untuk melihat sampai sejauh mana kemampuan timnas kita. Nanti pertandingan yang sebenarnya adalah SEA V Cup yang berlangsung di Vietnam dan Thailand," ujar Imam.

Ia meminta seluruh pemain memanfaatkan kesempatan tersebut untuk membangun kepercayaan diri sekaligus memperkuat kerja sama tim.

Imam juga mengingatkan para atlet agar tetap fokus selama menjalani turnamen dan tidak terbebani komentar di media sosial.

"Kalian adalah wakil negara. Bermainlah dengan totalitas, jaga chemistry, tetap tenang, dan tidak perlu membaca komentar netizen selama pertandingan berlangsung," tambahnya.

Target Runner-up SEA V Cup 2026

Selain menekankan pentingnya uji coba di Korea Selatan, PP PBVSI juga memasang target tinggi bagi Timnas Putri pada SEA V Cup 2026.

Federasi membidik posisi runner-up setelah melihat perkembangan performa tim dalam beberapa turnamen terakhir.

Imam mengakui Thailand masih menjadi unggulan utama di kawasan Asia Tenggara. Namun, ia optimistis Indonesia memiliki peluang besar bersaing dengan Vietnam dan Filipina untuk memperebutkan posisi kedua.

"Kita targetkan runner-up. Thailand memang masih menjadi tim terkuat, tetapi kita optimistis bisa mengalahkan Vietnam dan Filipina," ucap Imam.

Menurut Imam, peningkatan chemistry antarpemain menjadi modal penting bagi Timnas Putri. Ia melihat kekompakan skuad terus berkembang setelah menjalani berbagai agenda internasional dan pemusatan latihan.

Usai menyelesaikan SEA V Cup, Timnas Putri dijadwalkan kembali menjalani persiapan menghadapi AVC Continental Championship sebelum melanjutkan perjuangan di Asian Games.

PP PBVSI berharap setiap turnamen yang dijalani mampu menjadi batu loncatan untuk meningkatkan kualitas permainan sekaligus mendongkrak prestasi bola voli putri Indonesia di level internasional. (Fauzi Ananta)

Video Populer

Foto Populer