Timnas Skateboard Indonesia Bidik Medali di Asian Games 2026: Visual Lintasan Bisa Jadi Tantangan

Timnas Skateboard Indonesia terus melakukan latihan intensif di Amplitude Skatepark, Kerobokan, Bali.

Bola.com, Denpasar - Asian Games 2026 di Aichi-Nagoya, akan dibuka dalam 6 hari lagi. Kontingen Indonesia punya target 4 emas dari 35 cabor yang diikuti. Total 432 atlet yang dikirim untuk Asian Games 2026.

Tujuh di antara 432 atlet itu, berasal dari cabor skateboard. Timnas Skateboard Indonesia terus melakukan latihan intensif di Amplitude Skatepark, Kerobokan, Bali.

Dari informasi yang dihimpun, Basral Graito Hutomo dkk. akan bertolak ke Aichi pada 20 September mendatang.

Cabor skateboard akan dipertandingkan di Aichi Sky Expo Hall B yang terletak di Tokoname, Prefektur Aichi.

Tujuh atlet Timnas Skateboard Indonesia adalah Sanggoe Darma Tanjung, Basral Graito Hutomo, Ni Wayan Malana Fairbrother, dan Zeefara Mahika Darmawan yang turun di nomor street.

Di nomor park, ada Nyimas Bunga Cinta, Mikaila Shanum Caya, dan Yusi Firdausy. Sebenarnya masih ada satu atlet lagi yang memperkuat Timnas Skateboard Indonesia.

Namun, dari informasi yang dihimpun, salah satu atlet itu akan bergabung dalam skuad ke Aichi, akan dilakukan saat seluruh tim bertolak ke Jakarta pada 15 September mendatang.

 

Yuk gabung channel whatsapp Bola.com untuk mendapatkan berita-berita terbaru tentang Timnas Indonesia, BRI Liga 1, Liga Champions, Liga Inggris, Liga Italia, Liga Spanyol, bola voli, MotoGP, hingga bulutangkis. Klik di sini (JOIN)

Latihan Intens

Pelatih Timnas Skateboard Indonesia, Anthony Adam Caya, yang diwawancarai pada Sabtu sore (12/9/2026), belum memberikan keterangan terkait satu atlet itu.

Kemungkinan besar, atlet itu adalah Jason Lijnzaat yang turun di nomor park. Kebetulan ia tidak terlihat dalam sesi latihan. Sedangkan Basral Graito sedang sakit saat sesi latihan berlangsung.

Adam Caya hanya mengatakan sekarang adalah persiapan terakhir sebelum menuju Jakarta.

“Kami sudah melakukan latihan intens dari tanggal 5 September hingga 15 September. Selanjutnya kami menuju Jakarta dan langsung ke Jepang pada 20 September,” jelasnya.

“Atlet yang turun di nomor park, lebih dulu berangkat. Baru sehari setelahnya, atlet di nomor street yang menyusul,” tambahnya.

Menurutnya, seluruh atlet dalam keadaan siap tempur di Asian Games 2026. Satu medali menjadi target kali ini.

Hal itu berkaca ke Asian Games 2023, Hangzhou, di mana Timnas Skateboard Indonesia sukses membawa satu perak yang didapat oleh Sanggoe Darma Tanjung.

Di samping itu ada beberapa negara kuat seperti tuan rumah Jepang dan China.

“Minimal bisa mempertahankan satu medali yang didapat saat Asian Games sebelumnya. Tapi saya melihat semua atlet memiliki peluang,” imbuhnya.

“Seperti Jepang, Korea Selatan, dan China, mereka sudah langganan di Kejuaraan Dunia. Kami sekarang harus berhadapan dengan mereka. Sangat berat untuk kami, tapi tidak menyurutkan semangat untuk melawan mereka nanti,” tambahnya.

Ada Tantangan

Meskipun seluruh atlet dalam kondisi prima untuk berlaga, ia mengaku masih ada satu tantangan yang perlu dilewati.

Tuan rumah baru mengirimkan visual lintasan yang dibuat dua minggu sebelum pertandingan.

Dari pantauan, lintasan skateboard yang dibuat tuan rumah, sangat berbeda jika dibandingkan lintasan yang biasanya dipakai berlatih. Di sinilah, menurut Adam Caya menjadi tantangannya.

“Kami baru melihat desain visual lintasan. Sekarang kami mencoba mengimplementasikannya saat sesi latihan. Ini menjadi keuntungan untuk tuan rumah,” terangnya.

Itu sebabnya sesi latihan saat ini fokuskan untuk mengatur strategi yang harus dilakukan saat Asian Games.

“Kami harus benar-benar memastikan mereka melakukan upgrade skill sesuai kemampuannya. Kami juga ingin meminimalkan cedera sebelum Asian Games,” tutupnya.

Video Populer

Foto Populer