Ferrari Siapkan Upgrade Besar SF-26 di F1 2026, Waspadai Ancaman Red Bull pada Akhir Musim

Ferrari dikabarkan menyiapkan pembaruan aerodinamika SF-26 di GP Amerika Serikat dan Meksiko.

Bola.com, Jakarta - Ferrari dikabarkan menyiapkan paket pembaruan besar untuk mobil SF-26 pada fase akhir Formula 1 2026.

Langkah ini menjadi bagian dari upaya tim asal Italia tersebut untuk memperbaiki performa mobil sekaligus mempertahankan posisi kedua klasemen konstruktor dari tekanan Red Bull.

Crash melaporkan, Ferrari berencana memperkenalkan lantai mobil (floor) dengan desain baru pada Grand Prix Amerika Serikat di Austin.

Pembaruan lain, termasuk revisi sidepod dan sejumlah bagian bodi, diperkirakan menyusul pada Grand Prix Meksiko.

Pembaruan tersebut datang pada periode penting karena persaingan menuju akhir musim makin ketat.

Ferrari masih memiliki posisi yang harus dipertahankan, sementara Red Bull menunjukkan peningkatan performa setelah Max Verstappen memenangi dua seri Grand Prix terakhir.

 

Simak jadwal lengkap Premier League 2026/2027 di sini.

Yuk gabung channel whatsapp Bola.com untuk mendapatkan berita-berita terbaru tentang Timnas Indonesia, BRI Liga 1, Liga Champions, Liga Inggris, Liga Italia, Liga Spanyol, bola voli, MotoGP, hingga bulutangkis. Klik di sini (JOIN)

Fokus Perbaiki Aerodinamika SF-26

Satu di antara fokus utama Ferrari adalah lantai mobil yang berperan penting dalam menghasilkan downforce, yakni gaya tekan ke bawah yang membantu mobil tetap stabil dan memiliki daya cengkeram ketika melaju di tikungan.

Desain baru ini diharapkan meningkatkan daya tekan sekaligus memperluas rentang pengaturan mobil yang dapat digunakan secara efektif.

"Dengan rentang pengaturan yang lebih luas, tim diharapkan memiliki fleksibilitas lebih besar dalam menyesuaikan mobil dengan karakteristik sirkuit," tulis Crash.

Hal tersebut penting agar performa SF-26 tidak hanya bergantung pada kondisi tertentu, tetapi bisa lebih konsisten di berbagai lintasan.

Ferrari juga dikabarkan menyiapkan perubahan pada sidepod dan bodi mobil.

Bagian-bagian tersebut berkaitan dengan pengelolaan aliran udara di sekitar mobil sehingga revisinya diharapkan membantu meningkatkan efisiensi aerodinamika SF-26.

Mengurangi Hambatan Udara

Selain mengejar peningkatan downforce, Ferrari berupaya mengatasi persoalan kecepatan di lintasan lurus.

Salah satu perhatian tim adalah hambatan udara (drag) yang dapat mengurangi kecepatan maksimum mobil ketika melaju di trek lurus.

Revisi sidepod dan bukaan pendingin pada penutup mesin disebut menjadi bagian dari upaya tersebut.

Pengelolaan aliran udara yang lebih efisien dapat membantu mengurangi hambatan tanpa mengorbankan kebutuhan pendinginan komponen mobil.

"Jika pembaruan berjalan sesuai harapan, Ferrari berpeluang mendapatkan keseimbangan yang lebih baik antara performa di tikungan dan kecepatan di lintasan lurus," lanjut Crash.

Namun, hasil akhirnya tetap bergantung pada seberapa efektif desain baru tersebut bekerja ketika diuji dalam kondisi balapan sesungguhnya.

Red Bull Jadi Ancaman

Pembaruan SF-26 juga berkaitan dengan persaingan di klasemen konstruktor.

Saat ini Ferrari berada di posisi kedua sementara Red Bull mulai menunjukkan kebangkitan melalui kemenangan beruntun Verstappen. Untuk sementara, Red Bull tertinggal 112 poin dari Ferrari di klasemen konstruktor.

Selisih itu masih memberi Ferrari ruang untuk mempertahankan posisi, tetapi peningkatan performa Red Bull membuat sisa musim tetap penting bagi kedua tim.

Di sisi pembalap, Lewis Hamilton dan Charles Leclerc masing-masing berada di posisi ketiga dan kelima klasemen.

Ferrari membutuhkan hasil konsisten dari kedua pembalapnya agar pengembangan SF-26 dapat memberikan dampak maksimal terhadap perolehan poin tim.

 

Sumber: Crash

Video Populer

Foto Populer