MilkLife Superliga Junior 2026 Terapkan Sistem Skor 3x15, Siapkan Pebulu Tangkis Muda Hadapi Aturan Baru BWF

MilkLife Superliga Junior 2026 menghadirkan inovasi dengan menerapkan sistem penghitungan skor 3x15 poin.

Bola.com, Kudus - MilkLife Superliga Junior 2026 di GOR Djarum, Kudus, Jawa Tengah, pada 2-8 November 2026, menghadirkan inovasi dengan menerapkan sistem penghitungan skor 3x15 poin.

Langkah ini menjadi bagian dari persiapan pebulu tangkis muda Indonesia menghadapi perubahan regulasi Federasi Bulu Tangkis Dunia (BWF) yang dijadwalkan mulai berlaku pada 4 Januari 2027.

MilkLife Superliga Junior 2026 mempertandingkan kelompok umur U13, U15, U17, dan U19, baik putra maupun putri. Dengan keikutsertaan 707 atlet dari delapan negara, ajang ini diharapkan tidak hanya menjadi wadah persaingan, tetapi juga mempersiapkan generasi pebulu tangkis muda menghadapi perkembangan regulasi bulu tangkis dunia.

Dalam sistem 3x15, pertandingan tetap berlangsung maksimal tiga gim. Namun, setiap gim hanya dimainkan hingga 15 poin, berbeda dengan format 21 poin yang selama ini digunakan dalam pertandingan bulu tangkis internasional.

Perubahan regulasi tersebut sebelumnya telah disetujui dalam rapat tahunan BWF pada April 2026. Sistem baru ini bertujuan membuat durasi pertandingan lebih efektif sekaligus meningkatkan intensitas permainan.

 

 

Yuk gabung channel whatsapp Bola.com untuk mendapatkan berita-berita terbaru tentang Timnas Indonesia, BRI Liga 1, Liga Champions, Liga Inggris, Liga Italia, Liga Spanyol, bola voli, MotoGP, hingga bulutangkis. Klik di sini (JOIN)

Libatkan 8 Negara

Selain menerapkan sistem skor baru, MilkLife Superliga Junior 2026 juga memperluas partisipasi klub luar negeri. Jika sebelumnya keikutsertaan klub mancanegara hanya tersedia pada kelompok umur U17 dan U19, tahun ini kategori U15 juga mulai membuka kesempatan bagi peserta asing.

Tim dari luar Indonesia di antaranya Henan Province China, Sekolah Sukan Bukit Jalil Malaysia, Mia Elite Filipina, C.Y Foundation Badminton, Singapura, dan Global Academy (AS).

 

Bentuk Mental Pemain Muda

Program Director Bakti Olahraga Djarum Foundation, Yoppy Rosimin, menilai kompetisi beregu memiliki peran penting dalam membentuk mental para atlet muda.

Menurutnya, pengalaman menghadapi tekanan dalam pertandingan beregu internasional masih relatif terbatas bagi pemain junior. Karena itu, turnamen seperti MilkLife Superliga Junior diharapkan menjadi bekal sebelum mereka memperkuat Indonesia di berbagai kejuaraan internasional.

"Kami menginisiasi penyelenggaraan turnamen beregu dari berbagai kelompok usia ini karena pengalaman menghadapi tekanan dalam pertandingan beregu menjadi bekal penting bagi para atlet ketika kelak memperkuat Indonesia pada kejuaraan internasional," kata Yoppy.

Video Populer

Foto Populer