Jude Bellingham Makin Nyaman di Bawah Asuhan Jose Mourinho: Bebas Bergerak, Makin Gacor

Jude Bellingham bersinar di bawah Jose Mourinho, menikmati kebebasan peran barunya.

Bola.com, Jakarta - Jude Bellingham menikmati peran barunya di bawah asuhan Jose Mourinho di Real Madrid.

Gelandang Timnas Inggris itu merasa lebih leluasa bergerak dan menilai kebebasan tersebut membantunya tampil apik pada awal musim La Liga 2026/2027.

Bellingham kembali menjadi satu di antara pemain penting Real Madrid saat mengalahkan Malaga 4-0 di Santiago Bernabeu, Minggu (30-8-2026). Ia membuka keunggulan pada menit ke-19 melalui tembakan mendatar dari sisi kanan.

Pemain berusia 23 tahun itu kemudian turut berperan dalam terciptanya gol kedua Real Madrid. Sundulannya mengarah ke gawang, tetapi pertahanan Malaga gagal menghalau bola hingga masuk ke gawang.

Kemenangan atas Malaga membuat Real Madrid meraih tiga kemenangan beruntun di La Liga musim ini. Bellingham juga telah mencatatkan dua gol dan dua assist dari tiga pertandingan tersebut.

Yuk gabung channel whatsapp Bola.com untuk mendapatkan berita-berita terbaru tentang Timnas Indonesia, BRI Liga 1, Liga Champions, Liga Inggris, Liga Italia, Liga Spanyol, bola voli, MotoGP, hingga bulutangkis. Klik di sini (JOIN)

Luar Biasa

Mourinho memberikan pujian tinggi kepada Bellingham setelah pertandingan. Pelatih asal Portugal itu menyebut sang gelandang sebagai pemain yang "luar biasa".

Bellingham mengaku menikmati perubahan peran yang diberikan Mourinho. Ia kini mendapat kebebasan lebih besar untuk bergerak ke area depan maupun turun lebih dalam ketika dibutuhkan.

"Sekarang saya sedikit lebih bebas, dengan kebebasan untuk bergerak lebih jauh ke depan dan turun lebih dalam jika kami membutuhkannya. Saya sangat menikmatinya. Itulah mengapa saya bermain dengan baik," kata Bellingham kepada Real Madrid TV.

Bellingham sebelumnya juga mencetak gol ketika Real Madrid menang 2-1 atas Espanyol pada pertandingan pembuka musim. Ia kemudian menyumbangkan dua assist dalam kemenangan 4-1 atas Real Sociedad sebelum kembali tampil apik kontra Malaga.

Tuntutan Tinggi

Kendati puas dengan hasil akhir, Bellingham tetap menyoroti penampilan Real Madrid pada 20 menit terakhir pertandingan.

Los Blancos sudah unggul 3-0 sejak setengah jam pertama, tetapi baru mencetak gol keempat pada menit ke-91.

"Itu pertandingan yang hebat, tetapi 20 menit terakhir benar-benar buruk. Saya tidak tahu mengapa, kami tidak bermain bagus," ujar Bellingham.

Mourinho juga menilai Bellingham memiliki tuntutan tinggi terhadap dirinya sendiri dan rekan-rekannya. Ia menyukai sikap tersebut, tetapi tidak ingin Bellingham terlalu sering turun ke area kiri pertahanan.

Mourinho mengungkapkan situasi serupa pernah terjadi ketika Real Madrid menghadapi Benfica. Saat itu, Bellingham kerap turun terlalu dalam di sisi kiri.

Menurut Mourinho, pemain berusia 23 tahun itu kini sudah memahami tugasnya dan merasa nyaman menjalankan peran tersebut.

Apresiasi dari Suporter

Penampilan Bellingham mendapat apresiasi dari publik Santiago Bernabeu. Ia menerima tepuk tangan dari para suporter ketika ditarik keluar pada menit ke-87.

"Ini selalu sangat spesial. Sebuah kehormatan bisa bermain untuk klub ini dan di stadion ini. Tepuk tangan itu sangat menyenangkan," tutur Bellingham.

Mourinho turut puas melihat koneksi yang mulai terbangun antara Bellingham, Kylian Mbappe, dan Vinicius Junior.

Ia menilai pemain-pemain berkualitas memang ingin bermain bersama rekan yang memiliki kualitas serta kecepatan berpikir serupa.

"Saya selalu mengatakan bahwa saya menginginkan pemain-pemain terbaik. Yang saya lihat adalah mereka semua benar-benar bagus," ujar Mourinho.

Lima Perubahan

Pada pertandingan melawan Malaga, Mourinho melakukan lima perubahan dalam susunan pemain Real Madrid.

Marc Cucurella, Trent Alexander-Arnold, Antonio Rudiger, Eduardo Camavinga, dan Brahim Diaz masuk ke starting XI.

Bellingham menilai kedalaman skuad Real Madrid menjadi satu di antara kekuatan tim. Menurutnya, pemain yang tidak tampil pada pertandingan sebelumnya tetap siap ketika mendapatkan kesempatan.

"Kami memiliki skuad yang sangat kuat, tim yang hebat, dengan kualitas di setiap posisi. Ketika pelatih ingin melakukan perubahan, pemain lain yang tidak bermain pada laga sebelumnya sudah siap. Itulah mengapa kami bermain sangat baik hari ini," kata Bellingham.

 

Sumber: ESPN

Video Populer

Foto Populer