Kiper Real Betis Bongkar Siasat Psikologis Gagalkan Penalti Mbappe: Saya Coba Bikin Dia Ragu

Salah satu sosok yang paling menentukan kemenangan itu adalah kiper Alvaro Valles, yang menggagalkan penalti Kylian Mbappe pada masa injury time.

Bola.com, Jakarta - Real Betis menciptakan kejutan besar dengan mengalahkan Real Madrid 1-0, Sabtu (5/9/2026) dini hari WIB.

Salah satu sosok yang paling menentukan kemenangan itu adalah kiper Alvaro Valles, yang menggagalkan penalti Kylian Mbappe pada masa injury time.

Penyelamatan itu menjadi klimaks dari penampilan gemilang Valles sepanjang pertandingan.

Ketika Real Madrid mendapatkan peluang emas untuk menyamakan kedudukan dari titik putih, sang penjaga gawang berhasil membaca arah tendangan Mbappe dan menepisnya.

Namun, penyelamatan itu ternyata bukan sekadar keberuntungan atau insting seorang kiper.

Valles mengungkapkan dirinya bersama tim Betis sudah mempelajari kebiasaan Mbappe dalam mengeksekusi penalti.

Bahkan, sang kiper sengaja memainkan perang psikologis untuk membuat penyerang Real Madrid tersebut kehilangan fokus.

 

Yuk gabung channel whatsapp Bola.com untuk mendapatkan berita-berita terbaru tentang Timnas Indonesia, BRI Liga 1, Liga Champions, Liga Inggris, Liga Italia, Liga Spanyol, bola voli, MotoGP, hingga bulutangkis. Klik di sini (JOIN)

Valles Sudah Pelajari Kebiasaan Penalti Mbappe

Valles mengaku Real Betis sudah melakukan pekerjaan rumah sebelum pertandingan menghadapi Real Madrid.

Penjaga gawang itu mengetahui Mbappe gagal mengarahkan dua penalti terakhirnya ke sasaran yang diinginkannya.

Informasi itu kemudian menjadi bekal Valles ketika harus menghadapi sang superstar Prancis.

"Kami sudah menganalisis penalti-penaltinya. Dia mengarahkan dua penalti terakhirnya melebar," ujar Valles seperti dilansir Mundo Deportivo.

Valles kemudian berusaha tidak memberikan petunjuk mengenai arah yang akan dipilihnya.

Ia menunggu Mbappe menentukan arah tendangan sebelum bergerak. Strategi tersebut akhirnya membuahkan hasil karena Valles berhasil membaca eksekusi sang striker.

"Saya mencoba untuk tetap diam selama mungkin di sisi yang dia pilih dan untungnya saya bisa menyelamatkannya," ungkapnya.

Penyelamatan tersebut menjadi sangat penting karena terjadi pada penghujung pertandingan. Madrid sedang mengerahkan seluruh kekuatan untuk mencetak gol penyama kedudukan.

Jika penalti Mbappe berhasil masuk, pertandingan bisa saja berubah total.

Valles Sengaja Ganggu Konsentrasi Mbappe

Valles ternyata tidak hanya mengandalkan analisis teknis. Sebelum penalti dieksekusi, sang kiper mencoba mengganggu konsentrasi Mbappe dengan memainkan mind game.

"Saya mencoba sedikit membuat Mbappe kehilangan fokus dengan mengatakan kepadanya bahwa ini sudah menit terakhir, betapa beruntungnya situasi ini... dan itu berhasil," kata Valles.

Taktik sederhana tersebut ternyata cukup untuk menciptakan keraguan dalam benak Mbappe.

Dalam situasi penalti, faktor mental memang bisa sama pentingnya dengan kemampuan teknis. Penendang harus mampu tetap tenang dan menentukan arah bola dalam hitungan detik.

Valles memanfaatkan situasi tersebut dengan sempurna.

Ia tidak terburu-buru memilih arah dan baru bergerak ketika Mbappe mengambil keputusan. Hasilnya, bola berhasil ditepis dan Real Betis mempertahankan keunggulan 1-0.

Bagi Valles, penyelamatan tersebut tentu menjadi salah satu momen paling berkesan dalam kariernya.

Betis Bertahan Mati-matian Hadapi Tekanan Real Madrid

Meski penyelamatan penalti Valles menjadi sorotan utama, sang kiper menegaskan kemenangan Betis bukan hasil kerja satu pemain.

Setelah mencetak gol, Betis harus bertahan mati-matian menghadapi tekanan Real Madrid.

Los Blancos meningkatkan intensitas serangan pada menit-menit terakhir dan menempatkan lebih banyak pemain di area pertahanan Betis.

Situasi tersebut membuat pertandingan berlangsung sangat tegang.

"Kami tahu menghadapi lawan yang sangat sulit dan tujuan kami adalah mendapatkan hasil," ujar Valles.

Menurutnya, Betis mampu bertahan dengan sangat baik setelah unggul.

"Setelah kami unggul, kami bertahan dengan sangat baik dan mendapatkan sedikit keberuntungan yang sering kali dibutuhkan," lanjutnya.

Keberuntungan itu akhirnya hadir melalui kegagalan Mbappe mengeksekusi penalti.

Namun, Valles tetap memberikan kredit kepada seluruh pemain Betis yang bekerja keras mempertahankan keunggulan hingga pertandingan berakhir.

Clean Sheet Jadi Kunci Kemenangan Berharga Betis

Valles menolak anggapan bahwa dirinya menjadi satu-satunya pahlawan kemenangan Betis. Menurutnya, seluruh pemain memiliki peran dalam mengamankan tiga poin penting tersebut.

"Tim melakukan pekerjaan yang luar biasa. Ini adalah hasil kerja semua orang," tegas Valles.

Ia juga memuji rekan-rekannya yang terus bertahan meski mendapatkan tekanan luar biasa dari lini depan Madrid.

"Menit-menit terakhir sangat menegangkan dan menarik. Kami tahu betapa berbahayanya Madrid di lini depan. Mereka menempatkan banyak pemain untuk menyerang, tetapi kami mengamankan kemenangan dengan menjaga clean sheet," ungkapnya.

Kemenangan ini menjadi modal penting bagi Betis untuk terus membangun kekuatan di kandang.

Bagi Real Madrid, sebaliknya, kegagalan Mbappe dari titik putih menjadi salah satu momen paling pahit dalam pertandingan.

Sang superstar sebenarnya memiliki kesempatan menyelamatkan Los Blancos dari kekalahan, tetapi Valles sudah membaca situasi dan berhasil memenangkan perang psikologis.

Satu penalti, satu perang pikiran, dan satu penyelamatan menentukan: Alvaro Valles menjadi alasan Real Madrid pulang dari La Cartuja tanpa membawa poin.

Sumber: Madrid Universal

Persaingan di La Liga Spanyol

Video Populer

Foto Populer