Raphinha Tak Khawatir Kekalahan Barcelona dari PSG Berimbas ke El Clasico

Raphinha tegaskan kekalahan Barcelona dari PSG tak akan menular saat hadapi Real Madrid di El Clasico.

Bola.com, Jakarta - Kapten Barcelona, Raphinha, menegaskan kekalahan 2-4 dari Paris Saint-Germain (PSG) di Liga Champions, Rabu (21-10-2026) dini hari WIB, tidak akan memengaruhi persiapan timnya menghadapi Real Madrid dalam laga El Clasico, Minggu mendatang.

Hasil tersebut sekaligus mengakhiri 11 kemenangan beruntun Barcelona.

Namun, Raphinha menilai kekalahan itu bukan sesuatu yang mengejutkan karena mereka menghadapi juara Eropa dua musim terakhir di kandangnya sendiri.

"Kami tahu hal seperti ini bisa terjadi pada suatu saat, yakni mengalami kekalahan pertama. Bagaimanapun, kami bermain melawan juara Eropa dua kali di kandang mereka," ujar Raphinha kepada TNT Sports.

Pemain asal Brasil itu menilai pertandingan melawan PSG berlangsung seimbang. Barcelona tetap berusaha memainkan gaya sepak bola mereka meski akhirnya gagal membawa pulang hasil positif.

"Pada akhirnya, ini hanya kehilangan tiga poin. Tidak perlu dibesar-besarkan karena masih banyak pertandingan ke depan," katanya.

Yuk gabung channel whatsapp Bola.com untuk mendapatkan berita-berita terbaru tentang Timnas Indonesia, BRI Liga 1, Liga Champions, Liga Inggris, Liga Italia, Liga Spanyol, bola voli, MotoGP, hingga bulutangkis. Klik di sini (JOIN)

Rekor di Spanyol

Barcelona kini unggul enam poin atas Real Madrid di puncak klasemen LaLiga.

Raphinha menyadari pekan ini menjadi tantangan tersendiri karena ia dan rekan satu tim harus menghadapi sejumlah pertandingan besar, tetapi ia optimistis Barcelona mampu menjaga rekor tak terkalahkan di kompetisi domestik.

Dalam duel kontra PSG di Parc des Princes, Raphinha kembali menjadi starter setelah pulih dari cedera paha yang dialaminya saat jeda internasional. Namun, ia hanya bermain selama 60 menit.

Raphinha mengaku sedikit kecewa ketika ditarik keluar karena merasa masih sanggup melanjutkan pertandingan.

Menuju Level Terbaik

Meski demikian, ia memahami keputusan tersebut sebagai bagian dari rencana untuk memulihkan kondisi fisiknya secara bertahap.

"Saya masih berusaha memulihkan kondisi fisik ke level terbaik. Bermain dengan menit yang lebih sedikit memang sudah menjadi bagian dari rencana. Namun, setelah pertandingan seperti ini selesai, Anda pasti ingin segera bermain lagi," tuturnya.

Selain menatap El Clasico, Raphinha menilai Barcelona berpeluang kembali bertemu PSG di final Liga Champions musim ini. Ia menyebut kedua tim sama-sama memiliki ambisi untuk meraih gelar juara Eropa.

"Hal itu bisa saja terjadi. Mengapa tidak? Mereka adalah juara bertahan Eropa dua kali, sementara kami juga memiliki ambisi untuk menjadi juara," ujar Raphinha.

 

Sumber: ESPN

Persaingan Terkini

Video Populer

Foto Populer