Kejutan! Carolina Marin Langsung Terdepak

oleh Diya Farida diperbarui 03 Jun 2015, 17:50 WIB
TERDEPAK - Carolina Marin gagal memenuhi target juara di Indonesia Terbuka SSP 2015 setelah dikalahkan Yui Hashimoto, 21-10, 15-21, dan 17-21 di babak pertama.(BOLA.COM/AFP/Ben Stansall)

Bola.com, Jakarta - Kejutan kembali terjadi di babak pertama turnamen BCA Indonesia Terbuka Super Series Premier (SSP) 2015. Setelah Lin Dan, kali ini giliran unggulan tiga tunggal putri Carolina Marin yang angkat kaki.

Marin langsung terdepak setelah gagal melewati hadangan wakil Jepang, Yui Hashimoto. Bertemu untuk kali ketiga di Istora Senayan Jakarta, Rabu (3/6), pebulutangkis Spanyol itu tumbang dengan skor 21-10, 15-21, dan 17-21.

Advertisement

Alhasil, selain urung membawanya melangkah jauh, hasil tersebut juga merevisi rekor pertemuan kedua pemain menjadi 2-1. Sebelumnya, Marin selalu sukses mengalahkan Hashimoto.

“Permainan saya hari ini tidak keluar. Saya bermain sangat buruk. Wajar bila saya kalah,” ujarnya seusai bertanding.

Diakui Marin, penyebab permainan dia yang buruk adalah minimnya waktu istirahat dan pemulihan diri. Usai menjuarai Australia Terbuka Super Series 2015 pekan lalu, pemain berusia 21 tahun itu memang langsung ke Jakarta.

Sayang, penampilan di Istora Senayan kali ini menjadi antiklimaks performanya dalam kurun sepekan terakhir. Padahal, sebelum memenangi titel di Negeri Kanguru, Marin mengaku membidik gelar di Indonesia, bukan di Australia.

“Kekalahan ini karena faktor kelelahan. Kaki saya betul-betul sakit untuk dibuat bergerak. Kemarin saya merasa senang bisa juara di Australia, tapi sekarang saya tidak senang lagi,”cetusnya.

Carolina Marin akan kembali ke Istora Senayan saat Indonesia bertindak sebagai tuan rumah Kejuaraan Dunia BWF 2015, Agustus. Juara dunia bertahan itu berharap mendapat hasil lebih baik dalam kunjungan keduanya itu.

Baca juga:

Tolak Diwawancara, Lin Dan Terancam Sanksi

Menang Mudah, Greysia/Nitya Melangkah ke Babak Kedua

Tommy Sugiarto: Jangan Remehkan Saya Lagi!

Berita Terkait