Terhenti di Perempat Final, Anthony : Ini Pengalaman Berharga

oleh Diya Farida diperbarui 05 Jun 2015, 23:59 WIB
BERHARGA - Pebulutangkis tunggal putra muda nasional, Anthony Ginting, nilai perjalanannya di Indonesia Terbuka SSP 2015 sebagai pengalaman berharga.(Bola.com/PBSI)

Bola.com, Jakarta - Laju pebulutangkis tunggal putra nasional Anthony Ginting terhenti di perempat final Indonesia Terbuka Super Series Premier (SSP) 2015. Anthony, yang merupakan pemain debutan, belum mampu melewati hadangan unggulan delapan asal Jepang, Kento Momota.

Alhasil, setelah bertarung tiga gim selama 66 menit di Istora Senayan Jakarta, Jumat (5/6), Anthony kalah 21-13, 16-21, dan 15-21.

Advertisement

“Pertandingan lawan Kento tadi cukup memuaskan buat saya. Meski kalah, saya bisa mengeluarkan semua kemampuan saya. Sayang, di gim ketiga, saya terlanjur tertinggal jauh. Mau mengejar lagi, sudah sulit,” papar Anthony seusai pertandingan.

Kendati gagal melanjutkan langkahnya ke semifinal, Anthony menilai hasilnya di Indonesia Terbuka SSP 2015 sebagai pengalaman berharga. Dia pun berharap bisa mendulang prestasi lebih baik lagi di gelaran tahun depan.

“Harus saya akui, level saya belum sampai di turnamen ini. Masih harus tunggu satu atau dua tahun lagi,” ujar pemain berusia 18 tahun itu.

“Tapi, ini pengalaman sangat berharga karena yang main di sini, bukan sembarang pemain, melainkan pemain-pemain top dunia,” lanjutnya.

Dari sudut pandang sang lawan, Kento tak menyanggah bila Anthony Ginting memunyai potensi bagus di masa depan. Sebagai Juara Dunia Junior 2012, Kento mengaku sempat kaget dengan gaya main lawannya.

“Pertandingan tadi berjalan luar biasa. Bukan cuma adu fisik saja, tapi juga adu mental. Tapi, kali ini saya menang, karena saya unggul pengalaman ketimbang Anthony. Sementara dari segi permainan, Anthony punya kecepatan dan refleks yang bagus,” tukas Kento Momota.

Baca juga:

Jan O Jorgensen Makin Dekat Pertahankan Gelar

Rekor Ahsan / Hendra Masih Sempurna

Ciamik, Tontowi / Liliyana Lolos ke Semifinal