Alamak, Martapura Tinggal Punya Satu Kiper

oleh Gatot Susetyo diperbarui 18 Jun 2015, 21:00 WIB
TINGGAL SATU - Ali Budi Rahardjo menjadi satu-satunya kiper Martapura yang tersisa. (Bola.com/Robby Firly)

Bola.com, Martapura - Di tengah konflik sepak bola nasional, manajemen Martapura FC tetap mempertahankan skuatnya. Padahal pengurus menerapkan kebijakan nilai kontrak dan gaji tinggal 25 lima persen. Empat pemain sejak awal telah mengundurkan dari karena tak mau menerima kebijakan tersebut.

Teranyar, dua kiper pun menyingkir jadi anak asuh Frans Sinatra. Eks penjaga gawang PSM, AM Guntur dicoret. Satu lainnya, Deny Sapriyanto mengundurkan diri karena cedera lutut. Praktis klub berjuluk Laskar Adam itu tinggal menyisakan satu kiper yakni Ali Budi Rahardjo.

Advertisement

"Kami salut dengan loyalitas pemain yang tersisa di tim ini. Meski kondisi sepak bola kita sulit, mereka tetap memilih bertahan di Martapura FC. Mereka mau menerima keputusan manajemen yang juga mengalami persoalan dengan pembayaran gaji mereka. Kami masih punya dana, tapi tanpa pemasukan dari sponsor dan penonton, kami jelas kelabakan," ungkap M. Hilman, Ketum Martapura FC.

Kiper yang tersisa, lanjut M. Hilman, memang putra daerah sehingga tetap dipertahankan. "Guntur tak menunjukan kemajuan sejak kami rekrut. Denis tak bisa latihan rutin karena cedera yang tak kunjung sembuh. Lebih baik mereka dipulangkan. Dalam situasi seperti ini, kami tetap berusaha memberikan yang terbaik untuk pemain. Termasuk tiket pesawat saat mereka pulang kampung karena tim ini nanti diliburkan," tutur M. Hilman.

Baca juga :

Bungkam Persis, PSIR Jaga Peluang Tembus Semifinal

Menjamu Persijap Jepara, Persis Solo Kehilangan Saddam Husain

Menpora Tertarik Saksikan Piala Polda Jateng