Juarai Wimbledon 2015, Serena Rengkuh Serena Slam kedua

oleh Diya Farida diperbarui 11 Jul 2015, 22:04 WIB
JUARA - Serena Williams sukses merengkuh gelar Wimbledon 2015 usai mengalahkan Gabrine Muguruza. ( REUTERS/Suzanne Plunkett)

Bola.com, London - Petenis nomor satu dunia Serena Williams mencatat sejarah baru menyusul kemenangan keenamnya di final turnamen Grand Slam Wimbledon 2015. Mengalahkan finalis debutan Garbine Muguruza, 6-4, 6-4, Sabtu (11/7/2015) malam WIB, Serena resmi merengkuh Serena Slam alias empat titel grand slam secara berurutan, namun bukan di tahun sama.

Sebelum menjuarai Wimbledon 2015, petenis Amerika Serikat (AS) itu sudah lebih dulu menjadi kampiun di AS Terbuka 2014, Australia Terbuka 2015, dan Prancis Terbuka 2015. Jika mampu mengulang suksesnya di AS Terbuka 2015, maka Serena akan merengkuh Calendar Slam pertama sepanjang karirnya. Sejauh ini, baru Steffi Graf yang mampu mengukir prestasi itu.

Advertisement

"Rasanya tidak bisa dipercaya. Saya bahkan tidak tahu kalau saya sudah memenangi pertandingan karena Muguruza memberi perlawanan yang sangat sengit," tutur Serena seusai pertandingan.

"Untuk Muguruza, tolong jangan bersedih. Karena kamu akan segera memegang piala ini. Kamu bermain layaknya seorang juara," lanjutnya.

Meski menang dua set langsung, Serena sempat tampil gugup di awal laga. Unggulan teratas ini bahkan sempat membuat tiga double faults di gim pembuka.

Membuat Muguruza meraih break point saat Serena memegang kendali servis. Namun, Serena tidak tinggal diam.Di gim kedelapan, Serena membalas meraih break point. Ia kemudian menutup set pembuka dengan memenangi break point keduanya pada gim ke-10.

Di set kedua, Serena mengawali pertarungan dengan memenangi gim pertama. Tapi Muguruza langsung membalas di gim berikutnya.

Imbang 1-1 membuat Serena bermain lebih agresif di empat gim selanjutnya. Namun Muguruza menolak patah arang.Memasuki gim ke-7, petenis Spanyol itu bisa memerpanjang nafas setelah memenangi break point. Kembali mendapat momentum sontak membangkitkan semangat tanding Muguruza pada dua gim berikutnya.

Sayang, itulah kesempatan terakhir yang bisa diraih petenis berusia 21 tahun tersebut. Saat memegang kendali serve di gim ke-10, Muguruza justru harus menyerahkan break point sekaligus titel juara Wimbledon 2015 kepada Serena.

Lewat kemenangan ini, Serena Williams kini mengantongi dua Serena Slam. Dia juga tercatat sebagai petenis tertua yang sukses memenangi titel grand slam di open era.

Baca juga:

Djokovic vs Federer di Final Wimbledon 2015

SerenaWilliams : Saya Tidak Perlu Memenangi Wimbledon 2015

[Wimbledon 2015 : Petenis Ini Sebut Maria Sharapova Berlaku Curang](2268578 "Wimbledon 2015 : Petenis Ini Sebut Maria Sharapova Berlaku Curang")