Korea Terbuka 2015 : Tiga Pemain Muda Tak Dibebani Target Muluk

oleh Yus Mei Sawitri diperbarui 14 Sep 2015, 21:41 WIB
TARGET - Jonatan Christie dan para pemain muda lain tak dibebani target berat di Korea Terbuka 2015. (Bola.com/Arief Bagus)

Bola.com, Seoul - Setelah mencatat hasil kurang memuaskan di Jepang Terbuka 2015, para pebulutangkis Indonesia bakal kembali berjibaku di ajang Super Series lainnya. Sebanyak 23 pemain Tanah Air akan ambil bagian pada ajang Korea Terbuka di SK Handball Stadium, 15-20 September 2015.

Di Jepang Terbuka, para pemain Indonesia tak berhasil membawa gelar. Hasil terbaik dibukukan tunggal putra, Tommy Sugiarto, dan ganda putra Angga Pratama/Ricky Karanda Suwardi yang lolos hingga semifinal. Namun, mereka gagal melenggang ke babak final.

Advertisement

Sedangkan para pemain andalan Indonesia, seperti ganda putra Mohammad Ahsan/Hendra Setiawan, ganda campuran Tontowi Ahmad/Liliyana Natsir, dan ganda putri Greysia Polii/Nitya Krishinda Maheswari semuanya kandas di babak perempat final.

Meskipun demikian, tiga pasangan tersebut bakal kembali menjadi tumpuan Indonesia dalam meraih gelar di Korea Terbuka. Sementara pemain lainnya diharapkan mampu mengeluarkan kemampuan terbaik di kejuaraan ini.

Khusus untuk tiga pemain muda tunggal putra, yaitu Ihsan Maulana Mustofa, Jonatan Christie, dan Anthony Sinisuka Ginting, diharapkan mendulang pengalaman dan menambah jam terbang. Tak ada target muluk-muluk. Hal itu disampaikan pelatih tunggal putra, Hendri Saputra.

“Ihsan, Jonatan dan Anthony belum saya targetkan mencapai babak tertentu. Karena mereka juga masih bermain dari kualifikasi. Turnamen ini lebih untuk memperbanyak jam terbang mereka dan mengetahui peta persaingan di level super series,” kata Hendri, seperti dilansir situs resmi PBSI, Senin (14/9/2015). 

“Dari beberapa penampilan mereka masih ada kekurangan. Bukan dilihat dari hasilnya, tapi dari bagaimana mereka bermain di lapangan, mati-mati sendiri masih ada. Tapi kalau dilihat dari hasilnya, ada yang membuat saya cukup puas, seperti Ihsan yang tampil melampaui target (lolos ke perempat final),” imbuh Hendri.

Para pemain Indonesia baru memulai latihan, Selasa (15/9) pada pukul 11.00 waktu setempat. Di hari yang sama, babak kualifikasi turnamen juga dimulai.

“Hari ini tim Indonesia tidak ada latihan dulu. Para atlet diberi kesempatan istirahat dulu. Besok baru mulai latihan,” kata Herry Iman Pierngadi, salah satu tim pelatih Indonesia yang ikut mendampingi ke Korea. 

Baca Juga: 

Wawancara Susi Susanti : Bagi Resep Juara dan Pesan untuk Linda

Lin Dan Juara, Ini Hasil Lengkap Final Jepang Terbuka 2015

Tommy Keok, Indonesia Tanpa Wakil di Final Jepang Terbuka