Raiola: Donnarumma Bakal Sehebat Buffon

oleh Deny Adi Prabowo diperbarui 30 Okt 2015, 22:31 WIB
Penerus - Kiper AC Milan, Gianluigi Donnarumma dipercaya representasinya bakal meenjadi penerus Gianluigi Buffon. (Dok. Inter Milan)

Bola.com, Milan - Gianluigi Donnarumma mencuri perhatian publik sepak bola Italia setelah tampil membela AC Milan pada partai melawan Sassuolo akhir pekan lalu. Dia kini digadang-gadang bakal menjadi penjaga gawang legendaris Rossoneri, selayaknya Gianluigi Buffon di Juventus.

Donnarumma mencuri perhatian saat tampil membela I Rossoneri melawan Sassuolo. Dia menjadi kiper termuda sepanjang sejarah Serie A dengan usia yang baru menginjak 16 tahun delapan bulan. Keputusan pelatih Sinisa Mihajlovic memainkannya membuat heboh jagat sepak bola Italia. Pasalnya,  dua kiper senior Milan, Diego Lopez dan Christian Abbiati tidak dalam kondisi cedera ataupun dalam larangan bermain.

Keputusan Miha untuk memainkan Donnarumma sebagai kiper utama Milan secara tidak langsung merubah tradisi yang sudah diusung Milan dalam beberapa dekade terakhir. Tercatat semenjak tahun 2000, AC Milan lebih mempercayakan posisi kiper utama kepada pemain veteran daripada pemain muda.

Kiper Legendaris Milan, Dida sudah berusia 27 tahun saat pertama kali membela Rossonerri sedangkan Cristian Abbiati baru benar-benar menjadi kiper utama AC Milan pada usia 29 tahun kendati sudah berada di Milan semenjak usia 21 tahun. Dengan ditunjuknya Donnaruma sebagai Kiper Utama AC Milan otomatis merubah tradisi penjaga gawang Rossoneri.

Advertisement

"Bagi publik, Donnarrumma adalah kejutan, tapi tidak bagi kami. Meski pemberitaan menyanjungnya, dia tetap rendah hati dan dia bisa menjadi kiper masa depan," ujar Vincenzo Raiola.

"Saya berharap dia akan menjadi penjaga gawang Milan untuk 20 tahun kemudian, sama halnya dengan yang dilakukan Buffon di Juventus," tutur Raiola. 

Saat ini Donnarumma terikat kontrak bersama Milan hingga 20 Juni 2018. Kendati demikian, Raiola tak menutup kemungkinan kliennya bakal dijual andai performa Rossoneri tak membaik. Hingga pekan ke-10, pasukan Sinisa Mihajlovic menghuni peringkat ke-8 dengan 16 poin.

"Jika klub bisa kembali ke level internasional, saya pikir dia bisa menjadi Buffon-nya Milan. Namun kalau krisis di Milan terus berlanjut, keputusan harus diambil."

"Keputusan itu tak hanya diambil pemain tapi klub juga. Sama halnya dengan transfer Zlatan Ibrahimovic dan Thiago Silva beberapa tahun lalu. Oleh karena itu, jika Anda percaya punya pemain bagus maka Anda bisa berupaya untuk menjualnya," demikian Raiola.

Sumber: Milan News

 

Berita Terkait