Dua Teman Javier Pastore Jadi Korban Teror Paris

oleh Zulfirdaus Harahap diperbarui 17 Nov 2015, 18:53 WIB
Gelandang Paris Saint-Germain berduka karena dua orang temannya menjadi korban teror yang terjadi di Paris, Prancis, Jumat (13/11/2015). (AFP)

Bola.com, Buenos Aires - Teror Paris menyisakan duka tersendiri bagi gelandang Paris Saint-Germain, Javier Pastore. Pasalnya, dua orang temannya turut menjadi korban dalam serangan tersebut.

Sedikitnya 129 orang menjadi korban dalam serangan teror yang terjadi di Paris, Prancis, Jumat (13/11/2015) malam waktu setempat. Aksi keji itu diketahui terjadi di enam wilayah di kota mode tersebut.

Advertisement

Salah satunya terjadi di gedung pertunjukan Bataclan. Dua pelaku aksi teror melepaskan tembakan yang membabi buta ke arah penonton yang sedang menyaksikan konster band rock asal California, Eagles of Death Metal.

Dua teman Pastore yang sedang menonton konser tersebut diketahui turut menjadi korban. Pastore yang sedang membela timnas Argentina saat kejadian berlangsung mengaku tak takut kembali ke Paris.

Pastore akan berlaku profesional karena masih memiliki kontrak dengan PSG hingga 30 Juni 2019. Pemain 26 tahun itu berharap agar aksi itu tak akan lagi terulang di belahan bumi manapun.

"Saya mempunyai dua orang teman yang meninggal dalam aksi teror itu di Paris, Prancis. Mereka tinggal sekitar tiga blok dari rumah saya dan pergi menonton konser tersebut," kata Pastore kepada Teleocho seperti diansir The Daily Mail, Selasa (17/11/2015).

"Akan tetapi, aksi tersebut tak mempengaruhi saya dan saya harus kembali. Saya bekerja di sana dan punya tanggung jawab. Ini harus tetap berlanjut," ucap Pastore.

Seluruh dunia ramai-ramai mengutuk aksi teror Paris. Sejumlah ungkapan simpati pun berdatangan sebagai bentuk tanda solidaritas seluruh dunia.

Federasi Sepak Bola Uni Eropa, UEFA, pun merekomendasikan agar seluruh pemain yang terlibat dalam laga persahabatan menggunakan ban hitam di lengan.

Sumber: The Daily Mail