Delegasi FIFA Tidak akan Rekomendasi Tim Kecil ke Rapat Exco FIFA

oleh Aning Jati diperbarui 29 Nov 2015, 17:15 WIB
Delegasi FIFA-AFC menegaskan akan merekomendasikan agar Komite Eksekutif FIFA mendukung komite reformasi ad-hoc PSSI. Foto diambil saat kunjungan ke Jakarta, awal November 2015. (Bola.com/Nicklas Hanoatubun)

Bola.com, Jakarta - FIFA, seperti surat yang dikirimkan ke Menpora Imam Nahrawi tertanda 17 November 2015, menegaskan bila laporan kunjungan yang dilakukan delegasi tingkat tinggi FIFA-AFC ke Indonesia pada 2-3 November 2015 akan disampaikan di agenda pertemuan Executive Committee (Exco) FIFA, 2-3 Desember 2015 di Zurich, Swiss.

Dalam surat jawaban FIFA atas komunikasi yang dilakukan pemerintah melalui Kemenpora, selain berterima kasih atas sambutan hangat yang diterima selama kunjungan di Indonesia, FIFA juga menegaskan bila dalam laporan yang akan disampaikan itu, delegasi resmi akan merekomendasikan Komite Eksekutif FIFA mendukung tim ad-hoc PSSI.

Advertisement

"Anggota delegasi tingkat tinggi sangat puas dengan keramahan dan hasil konkret dari musyawarah dan merasa sangat tersanjung dengan penerimaan Presiden RI, Joko Widodo. FIFA dan AFC didorong oleh semua pihak untuk mempromosikan dan mengembangkan sepak bola Indonesia sesuai potensinya yang luar biasa," begitu pernyataan FIFA dalam surat yang ditandatangani pejabat sementara Sekjen FIFA, Markus Kattner.

"Seperti sudah disetujui saat kunjungan lalu, delegasi FIFA-AFC akan menyiapkan laporan komprehensif ke pertemuan Komite Eksekutif FIFA selama dua hari, 2 dan 3 Desember 2015 2015."

"Lebih khusus, delegasi akan merekomendasikan agar Komite Eksekutif FIFA secara resmi mendukung komite reformasi ad-hoc PSSI sesuai diskusi yang digelar di Jakarta," imbuhnya.

FIFA juga menginformasikan bila pihaknya akan kembali menghubungi pemerintah Indonesia melalui Kemenpora begitu laporan sudah dibahas di agenda sidang Komite Eksekutif FIFA.

Dari situs resmi FIFA, persoalan yang menimpa sepak bola Indonesia ini akan dibahas pada agenda ke-13 dalam sidang. Di jadwal acara, poin agenda nomor 13 berbunyi "update status atas kasus yang menimpa anggota asosiasi". 

Ada kemungkinan persoalan status sanksi pembekuan Indonesia ini akan dibahas bersamaan dengan kasus anggota lain yang bermasalah, seperti yang menimpa sepak bola Kuwait dan Maladewa.

Di sisi lain, Menpora Imam Nahrawi menegaskan pemerintah akan tetap berjalan sesuai instruksi Presiden Joko Widodo untuk membentuk Tim Kecil. Imam menjelaskan Tim Kecil akan diumumkan pekan depan dan dipastikan tidak akan diisi perwakilan PSSI. Sebaliknya, pemerintah sejauh ini juga belum bersedia mengirimkan perwakilan di Tim Ad-Hoc PSSI.