Bukti Andik Vermansah Raja Crossing Selangor FA di Piala Malaysia

oleh Pramuaji diperbarui 23 Des 2015, 19:45 WIB
Andik Vermansah menguasai 68 persen total umpan silang Selangor FA yang dibuat sepanjang Piala Malaysia. (Labbola)

Bola.com, Jakarta - Sabtu, 12 Desember 2015 adalah hari bersejarah bagi Andik Vermansah. Andik memenangi gelar prestisius. Pada musim keduanya berseragam Selangor FA, pemain kelahiran Jember berhasil membawa timnya menjuarai Piala Malaysia 2015.

Di babak final yang berlangsung di Stadium Shah Alam, Andik dan Selangor FA berhasil menumpaskan Kedah FA dengan skor 2-0. Hasil tersebut membawa Selangor FA menjuarai turnamen tertua di Malaysia untuk ke-33 kali, terbanyak dalam sejarah sepak bola Malaysia.

Lalu, bagaimana performa Andik di turnamen Piala Malaysia 2015? Berikut ulasan dari Labbola.

Raja crossing (umpan silang)

Di antara pemain-pemain Selangor FA lainnya, Andik punya catatan jumlah rata-rata umpan silang sukses per pertandingan terbanyak. Jika dirata-rata, Andik mencatat 2.17 umpan silang sukses di tiap pertandingan. Angka tersebut berkontribusi sebanyak 68% dari total jumlah umpan silang sukses Selangor FA sepanjang turnamen.

Selain angka rata-rata per pertandingan tertinggi, Andik juga menjadi pemain Selangor FA dengan akurasi umpan silang tertinggi. Persentase akurasi crossing Andik ada di angka 34%, unggul jauh dari rekan-rekannya sesama pemain yang bermain di sektor sayap seperti Raimi Nor (15%), Azrif Nasrulhaq (14%) dan Ahmad Hazwan Bakri (13%).

Advertisement

Kreator serangan ulung

Selama bermain di Malaysia, gaya bermain dan tingkat kedewasaan Andik banyak berubah. Ketika mengenakan seragam Tim Nasional Indonesia U-21 dan U-23, Andik sering hanya mengandalkan kecepatannya. Kini, ia bermain lebih menggunakan intelegensianya. Jika dulu Andik kerap berlama-lama menguasai bola, kini ia lebih sering mengoper bola ke rekannya dan bermain lebih sabar.

Perubahan gaya bermain Andik tercermin dari catatan jumlah peluang yang ia ciptakan. Pemain bertubuh mungil ini tercatat menciptakan sebanyak 1.17 peluang di tiap pertandingan. Di skuat Selangor FA, angka tersebut hanya kalah dari pemain impor asal Brazil, Guilherme de Paula, yang punya catatan 1.83 kali menciptakan peluang per pertandingan.

Kontribusi gol menurun

Di Piala Malaysia 2015, Selangor FA bermain sebanyak 11 kali sejak babak Penyisihan Grup hingga partai puncak. Dalam 11 pertandingan tersebut, tim dengan warna kebesaran kuning-merah ini mencetak 13 gol.

Dari 13 gol yang dicetak Selangor FA, Andik hanya sekali mencatatkan namanya di papan skor. Satu-satunya gol Andik dicetak ke gawang T-Team di matchday ke-5 babak Penyisihan Grup. Gol yang dicetak di menit ke-18 tersebut punya keunikan sendiri. Karena Andik yang terkenal dengan tubuh mungilnya berhasil mencetak gol dengan sundulan kepala.

Di ajang Liga Super Malaysia 2015, Andik tercatat mencetak 6 gol dari 22 pertandingan. Angka tersebut sebetulnya masuk kategori baik bagi pemain dengan posisi dan peran seperti Andik. Sayangnya, Andik gagal mempertahankan produktivitasnya di liga domestik saat turun di turnamen.

Dengan catatan statistik yang cukup impresif tersebut, tidak heran jika Andik dihadiahi perpanjangan durasi kontrak selama 2 tahun oleh para petinggi Selangor FA. Di tengah ketidapastian situasi persepakbolaan Tanah Air, kisah sukses Andik Vermansah tentu menjadi angin segar bagi para pencinta sepak bola Indonesia. Patut ditunggu aksi-aksi Andik dengan seragam Selangor FA di musim 2016.

Maju terus, Andik!