Kiper Legendaris Italia Mengaku Takut Meninggal

oleh Deny Adi Prabowo diperbarui 24 Des 2015, 12:15 WIB
Mantan kiper legendaris Italia, Dino Zoff. (AFP/Valery Hache)

Bola.com, Jakarta Kiper legendaris timnas Italia, Dino Zoff, mengaku tak bisa menyembunyikan rasa takutnya meninggal dunia. Perasaan itu didapatkan Zoff setelah masuk rumah sakit akibat infeksi virus.

Dalam beberapa pekan terakhir, Zoff menghabiskan waktunya di rumah sakit. Selama menjalani pengobatan, dia merasakan takut luar biasa dan menceritakan pengalamannya saat berada di rumah sakit.

Advertisement

"Untuk pertama kalinya dalam hidup, saya benar-benar takut. Bahkan, pengalaman ini lebih seram ketika berada di Friuli dan bom dijatuhkan semasa perang dunia pertama. Pada usia dua tahun, Anda tidak mengerti apa yang terjadi di dunia, tetapi pada usia 72 tahun Anda sudah mengerti segalanya," ucap Zoff kepada Calciomercato.com.

"Ketika mengaku takut bukan karena apa yang dihadapi, tetapi lebih kepada bagaimana orang-orang di sekitar saya menanggapi jika saya meninggal. Istri, anak, dan cucu. Saya akan membuat mereka terpukul jika meninggal," lanjutnya.

Semasa aktif berkarier pada periode 1960 sampai 1980-an, Zoff pernah membela Udinese, Napoli dan Juventus. Namun, puncak kariernya terjadi di Piala Dunia 1982. Kala itu, dia membawa Italia menjuarai Piala Dunia dengan menjadi kapten tim pada usia 42 tahun.

"Saya terus melawan takdir. Anda tahu otak manusia dan mentalitas bisa mendatangkan keajaiban. Sisanya pekerjaan dari tim medis yang memusnahkan virus ini sebelum mencapai ke hati. Jika menggerogoti hati, saya tidak akan ada lagi di dunia ini," ujar Zoff.

"Semasa kritis, saya melihat dua figur di ujung tempat tidur saya. Mereka berwajah Gaetano Scirea (mantan pemain timnas Italia dan Juventus) dan Enzo Bearzot (mantan pelatih timnas Italia). Keduanya tersenyum dan saya yakin itu bukan mimpi. Ketika momen tersebut datang, saya berkata kepada mereka, 'Sekarang bukan waktunya saya untuk pergi'," kata Zoff.

Sumber: Football Italia