Pahlawan Semen Padang di Semifinal Diminta Santai saat Final PJS

oleh Arya Sikumbang diperbarui 20 Jan 2016, 13:45 WIB
Pelatih kiper Semen Padang mengaku tidak memberikan bekal khusus kepada Jandia Eka Putra dkk. jelang final Piala Jenderal Sudirman. (Bola.com/Reza Bachtiar)

Bola.com, Padang - Pelatih kiper Semen Padang, Zulkarnain Zakaria, menyebut tidak ada latihan khusus yang diberikan kepada tiga penjaga gawang jelang melakoni final Piala Jenderal Sudirman (PJS) menghadapi Mitra Kukar, Minggu (24/1/2016) di Stadion Gelora Bung Karno (GBK), Jakarta.

Ijul, sapaan akrab mantan penjaga gawang Kabau Sirah itu, mengatakan baginya Jandia Eka Putra sebagai kiper utama sudah mengetahui langkah dan keputusan apa yang akan diambil dalam menghalau setiap serangan yang mengancam gawangnya.

"Saya rasa Jandia sudah punya modal berupa pengalaman setidaknya selama PJS. Saya tekankan, kiper yang baik  itu mampu membuat tenang pemain lain dan tidak ceroboh. Jandia telah membuktikan itu pada laga sebelumnya," ujar Zulkarnain Zakaria pada sesi latihan terakhir di Stadion Agus Salim, Padang, Rabu (20/1/2016).

Advertisement

Terkait adanya kemungkinan pertandingan harus diakhiri dengan drama adu penalti, Ijul berharap Jandia tampil maksimal seperti yang diperlihatkan pada leg kedua semifinal yang berlangsung di Stadion Haji Agus Salim, Padang, Sabtu (16/1/2016). Saat itu Jandia mampu menepis dua tendangan eksekutor tim Pesut Etam, Ponaryo Astaman dan Jajang Maulana.

Terpisah, Jandia mengatakan seluruh pemain saat ini berada pada kondisi puncak dan siap menjuarai turnamen garapan Mahaka Sports and Entertainment itu.

"Kalau ditanya kesiapan saya, tentu sudah siap. Sekarang bagaimana dipertandingan nanti koordinasi, terutama lini belakang dengan penjaga gawang, bisa berjalan baik. Jika pertandingan nanti harus diakhiri dengan drama penalti, mudah-mudahan saya bisa ulangi keberhasilan pada semifinal lalu," bebernya.

Semen Padang direncanakan Kamis (21/1/2016) sekitar jam 09:00 WIB bertolak ke Jakarta. Seluruh pemain bakal dibawa Nilmaizar pada laga puncak itu, termasuk dua pemain yang absen karena kartu merah di laga sebelumya, Hendra Adi Bayauw dan Satrio Syam.