Jelang Arsenal vs Chelsea: Dua Gelandang Brilian Saling Ancam

oleh Nurfahmi Budi diperbarui 24 Jan 2016, 16:25 WIB
Gelandang Arsenal Mesut Ozil (kanan) berebut bola dengan pemain Everton, Brendan Galloway (tengah), pada laga Premier League 2015-2016, di Emirates Stadium, Sabtu (24/10/2015) lalu. Ozil menjadi motor serangan Arsenal saat menjamu Chelsea, Minggu (24/1/2016) malam ini. EPA/Will Oliver

Bola.com, London - Pertempuran Arsenal kontra Chelsea di Emirates Stadium, Minggu (24/10/2016) malam, dalam lanjutan Premier League 2015-2016, bakal menghadirkan perang sengit di setiap lini. Satu yang dianggap menjadi kunci adalah area tengah.

Wilayah sentral tersebut bakal menjadi krusial, karena berperan sebagai pengalir bola, juga jembatan koordinasi antara lini belakang dan depan. Karena itulah, deretan pemain lini tengah kedua tim akan bekerja keras untuk lebih dominan menguasai si kulit bundar dibanding lawan.

Advertisement

Bagi tuan rumah, Manajer Arsenal, Arsene Wenger menganggap, tugas mahaberat tersebut sudah layak diberikan pada gelandang serang, Mesut Ozil. Bahkan, saking pentingnya sosok pesepakbola berkebangsaan Jerman tersebut, sang arsitek menyebutnya layak disandingkan dengan fungsi Dennis Bergkamp pada masa lalu.

"Dia memberikan banyak hal ketika berada di ruang ganti pemain, dan itu membuat para pemain lain termotivasi. Performanya yang bagus, memberi kami tambahan kepercayaan diri untuk menekuk Chelsea. Ini laga sulit, tapi kami percaya bisa membahagiakan fans dengan hasil maksimal," tegas Wenger.

Musim ini, sosok Ozil dianggap tampil sensasional. Pria berusia 27 tahun tersebut mengoleksi tiga gol dan mencetak 16 assist. Karakter mirip Bergkamp itulah yang memberi benefit bagi Arsenal saat harus menang untuk mengembalikan posisi teratas klasemen sementara Premiership, yang sedang dikuasai Leicester City.

"Ozil sosok yang tak tertutup, dan itu memudahkannya untuk berkomunikasi dengan rekan lainnya. Sifat itu membuat dirinya mudah menemukan partner, dan jika benar-benar cocok, permainannya bisa menggila," tukas Wenger.

Sedangkan Ozil mengakui kalau Arsenal mendapat tekanan besar dari fans untuk kembali berada di posisi puncak klasemen. Dia justru melihat lini tengah tuan rumah akan mengalami kesulitan. "Mereka punya beberapa pemain hebat, sebut saja Willian dan yang lain. Mereka disiplin dan kreatif, serta bukan hal mudah untuk meredam setiap variasi mereka," tegas pemain berpostur 183 cm ini.

Ucapan Ozil bukan isapan jempol semata. Di lini tengah Chelsea, meski sedang meredup, masih ada nama Willian, Oscar, Pedro Rodriguez, Eden Hazard sampai Cesc Fabregas. Nama Willian menjadi perhatian lawan.

Statistik mengungkapkan, gelandang asal Brasil tersebut tampil di atas rata-rata. Bermain dalam 21 laga dengan 1630 menit, ia mampu mengemas tiga gol dan tiga assist. Rataan tembakan mencapai 1,6 per gim, dengan level akurasi umpan mencapai 83,4 persen.

Namun Willian mengaku justru memberikan apresiasi pada pemain tengah Arsenal, terutama Ozil. Sistem permainan teratur dengan aliran bola yang mengalir terukur, memberinya alasan kalau Tim Gudang Peluru tersebut layak ada di papan atas.

"Kreasi mereka di lini tengah layak mendapat atensi lebih dari lini pertahanan, dan itu harus kami lakukan jika tak ingin kecewa. Di sisi lain, saya senang karena kami punya kesempatan untuk mendemonstrasikan kemampuan usai hasil kurang bagus dalam beberapa partai terakhir," beber Willian.

Sumber: Sky Sports, Arsenal.com

Saksikan cuplikan pertandingan dari Liga Inggris, Liga Italia, dan Liga Prancis dengan kualitas HD di sini

Inisialisasi Video