Gagal Juarai PJS Bukan Hasil Buruk untuk Semen Padang

oleh Arya Sikumbang diperbarui 25 Jan 2016, 17:45 WIB
Target Semen Padang hanyalah mencapai babak 8 besar sehingga pencapaian Vendry Mofu dkk. hingga final justru di luar dugaan manajemen klub. (Bola.com/Vitalis Yogi Trisna)

Bola.com, Jakarta - Semen Padang memang gagal menjadi juara Piala Jenderal Sudirman. Di laga final, Minggu (24/1/2016) malam, tim Kabau Sirah dikalahkan Mitra Kukar 1-2.

Meski tak bisa jadi juara, hal itu bukan dianggap kegagalan lantaran sejak awal Semen Padang tidak menargetkan jadi juara. Tim kebanggaan urang awak ini hanya mematok lolos hingga fase 8 besar.

Target itu dianggap paling realistis karena masa persiapan yang dianggap kurang maksimal. Di saat tim lain sudah pemanasan dengan sebelumnya tampil di Piala Presiden, Semen Padang memilih absen dan justru harus mengumpulkan sederet pemain yang diliburkan berikut yang dipinjamkan kepada klub lain.

Hal ini yang lantas membuat Semen Padang dianggap bak pelengkap di Piala Jenderal Sudirman. Namun, Hengki Ardiles cs. mengubah anggapan itu dengan tampil makin solid di setiap pertandingan yang dilakoni hingga akhirnya menembus final.

Advertisement

Direktur PT Kabau Sirah Semen Padang (KKSP) selaku pengelola klub, Asdian, mengungkapkan manajemen tidak kecewa dengan pencapaian tim. Tampil sebagai runner-up menurut manajemen sudah merupakan prestasi luar biasa karena persiapan tim jelang turnamen yang terbilang singkat.

"Tim tidak gagal, mereka sudah melampaui target. Misi kami hanya lolos hingga 8 besar, tapi kenyataannya malah sampai final. Saya rasa apa yang diberikan tim sudah sangat luar biasa," ujar Asdian, Senin (25/1), di Hotel Kartika Chandra, Jakarta.

Kendati begitu, Asdian, yang juga Kabiro Humas PT Semen Padang itu menyebutkan manajemen dibantu pelatih tetap akan melakukan evaluasi terhadap seluruh pemain termasuk pilar asing.

"Evaluasi tentu ada, apalagi ini momen kami membangun sebuah tim untuk kompetisi jangka panjang. Namun, evaluasi dilakukan setelah pemain berkumpul kembali," tambahnya.

Setelah Piala Jenderal Sudirman tuntas, seluruh pemain Semen Padang diliburkan. Sejak Senin (25/1/2016) siang, beberapa pemain asal Sumatra Barat kembali ke tanah minang. Sementara pemain lain termasuk pemain asing memutuskan kembali ke kampung halaman masing-masing. 

Jadwal kapan pemain berkumpul lagi untuk persiapan turnamen selanjutnya akan disampaikan beberapa hari mendatang. Agenda terdekat Semen Padang adalah Piala Wali Kota Padang, 26 Februari-6 Maret 2016.