Arema Bakal Bantu Proses Naturalisasi Esteban Vizcarra

oleh Iwan Setiawan diperbarui 23 Feb 2016, 17:15 WIB
Esteban Vizcarra mencetak gol pertamanya di Arema Cronus, saat berhadapan dengan Sriwijaya FC. Gol Vizcarra tercipta dari aksi tendangan salto yang mengenai pemain belakang SFC dan memantul ke gawang. (Bola.com/Kevin Setiawan)

Bola.com, Denpasar - Rencana gelandang Esteban Vizcarra untuk jadi WNI dibenarkan oleh manajemen Arema Cronus. Sebab, keinginan itu sudah diketahui saat awal bergabung ke tim Singo Edan menjelang Piala Jenderal Sudirman.

Arema kini ikut memperjuangkan agar proses naturalisasi pemain asal Argentina itu terealisasi lebih cepat. Meskipun kondisi sepak bola Tanah Air masih dalam sanksi FIFA, Arema yakin proses naturalisasi Esteban tidak ada masalah.

"Kami siap membantu. Bukan karena faktor untuk keuntungan klub. Tapi sebagai personal. Dia ingin makin dekat dengan keluarga, sebab istrinya orang Indonesia," kata CEO Arema Iwan Budianto.

Advertisement

Hanya, manajemen Arema masih belum tahu kapan proses naturalisasi itu bisa selesai. Hal itu tergantung pada kelengkapan dokumen dan kemauan Esteban untuk mengahafal lagu kebangsaan.

Tapi jika melihat dari kemampuan mantan pemain Pelita Jaya itu berbahasa Indonesia, syarat tersebut bisa dipenuhi olehnya. Namun biasanya proses naturalisasi berjalan cukup lama.

Meski dia sudah delapan tahun tinggal di Indonesia dan memiliki satu anak dengan perempuan asal Bogor, birokrasi Indonesia yang cukup ribet membuat Arema harus bergerak cepat.

Meski demikian, Arema dan Esteban masih sabar menanti. Esteban mengaku sudah nyaman tinggal di Indonesia. Pemain ramah ini juga mengaku tidak bisa jauh dari keluarganya. "Saya tidak bisa jauh dari mereka (keluarga)," jawab Esteban.

Jika nanti dia sudah memegang paspor Indonesia, Esteban Vizcarra juga berpeluang besar masuk skuat timnas dengan catatan sanksi FIFA sudah dicabut.

Namun dia enggan berpikir terlalu jauh. Sebab dia ingin lebih dulu jadi WNI, setelah itu dia melihat situasi sepak bola ke depan seperti apa.