Lahm Ungkap Resep Sukses Bayern Munchen

oleh Muhammad Ivan Rida diperbarui 24 Feb 2016, 10:15 WIB
Kapten Bayern Munchen asal Jerman, Philipp Lahm. (AFP/Christof Stache)

Bola.com, Munchen - Pemain bertahan Bayern Munchen, Philipp Lahm, mengungkapkan kriteria tim bisa sukses bila mampu memproduksi para pemain berbakat. Menurut Lahm, Bayern saat itu termasuk ke dalam tim yang sukses.

Die Roten mempunyai akademi yang melahirkan beberapa pemain terkenal, seperti Thomas Muller, Philipp Lahm, David Alaba, ataupun Holger Badstuber.

Advertisement

Lahm mencatatkan debut untuk Bayern pada 13 November 2002 saat menghadapi RC Lens pada ajang Liga Champions. Sejauh ini, pemain berusia 32 tahun itu mampu membukukan 463 penampilan dengan torehan 14 gol dan 67 assist di semua kompetisi.

Pemain kelahiran Munchen itu merupakan kunci sukses The Bavarians meraih treble winners pada musim 2012-2013. Jika ditotal, Lahm telah mempersembahkan 17 trofi untuk Bayern.

Sementara itu, Lahm dan kawan-kawan akan segera melawat ke Juventus Stadium, Rabu (24/2/2016) dini hari WIB. Dalam enam pertemuan terakhir, Die Bayern terlihat superior dengan memenangkan tiga laga dan kalah dua kali.

"Ketika saya melihat kembali semua pertandingan yang sudah saya jalani sejak tahun 2002, ada satu kriteria utama yang menandai klub bisa sukses dalam jangka panjang. Hal itu adalah pemain besar yang tumbuh dengan klubnya dan namanya selalu dikaitkan dengan keberhasilan," kata Lahm.

"Ketika saya berpikir tentang pertandingan dan kompetisi, saya langsung berpikir tentang beberapa klub dan pemain hebat. Contohnya seperti Barcelona dengan Xavi Hernandez dan Andres Iniesta, lalu Real Madrid dengan Iker Casillas dan Sergio Ramos," sambungnya.

Lahm juga mengomentari perkembangan Paris Saint-Germain dan Manchester City yang dikaitkan membeli prestasi hanya dengan bermodal kekuatan finasial.

"Saya tidak berpikir Anda bisa membeli tim hebat dengan uang, seperti yang dilakukan Paris Saint-Germain atau Manchester City. AC Milan tidak akan pernah menjadi tim yang sama seperti sebelumnya, tanpa Paolo Maldini atau Franco Baresi," lanjutnya.

Sumber: Soccerway